Analisis Pengaruh Jarak Dilatasi Pada Bangunan Bentuk L Terhadap Risiko Pounding Dengan Metode Linear Time History Analysis
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.4808Keywords:
: Linear Time History Analysis, Displacement, Time History, PoundingAbstract
Struktur bangunan dengan konfigurasi denah yang tidak beraturan, seperti berbentuk T, L, U, dan H, cenderung memiliki respons dinamik yang kompleks ketika mengalami beban gempa. Ketidakberaturan tersebut dapat meningkatkan konsentrasi gaya dan deformasi, sehingga berpotensi menimbulkan kerusakan struktural. Salah satu upaya untuk mengurangi pengaruh ketidakberaturan adalah dengan menerapkan konsep dilatasi bangunan, yaitu memisahkan massa bangunan menjadi beberapa segmen yang lebih sederhana. Namun, penerapan dilatasi juga menimbulkan risiko terjadinya pounding atau benturan antar bangunan akibat perbedaan respons dinamik selama gempa. Penelitian ini membahas analisis respons struktur gedung bertingkat dengan denah berbentuk L yang menerapkan konsep bangunan dilatasi, khususnya terhadap potensi terjadinya pounding. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menentukan nilai perpindahan (displacement) relatif antar bangunan yang berdekatan ketika struktur dikenai beban gempa dinamis. Metode analisis yang digunakan adalah Linear Time History Analysis dengan mempertimbangkan tiga rekaman gempa nyata, yaitu Imperial Valley-06, Iwate_off, dan Vina Del Mar Centro. Ketiga data gempa tersebut terlebih dahulu disesuaikan (matching) terhadap spektrum respons rencana agar sesuai dengan kondisi seismik lokasi studi. Hasil analisis menunjukkan bahwa struktur gedung yang dikenai ketiga beban gempa dinamis mengalami perpindahan yang cukup signifikan sehingga menyebabkan terjadinya benturan antar segmen bangunan dilatasi. Hal ini mengindikasikan bahwa jarak pemisah antar bangunan belum mampu mengakomodasi respons dinamik yang terjadi. Penelitian ini memberikan gambaran mengenai pentingnya evaluasi displacement dan potensi pounding pada bangunan berdilatasi. Penelitian lanjutan disarankan menggunakan Nonlinear Time History Analysis untuk memperoleh gambaran respons inelastis struktur yang lebih mendekati kondisi aktual.
Downloads
References
D. Chaitanya and K. Jagarapu, “SEISMIC POUNDING OF THE ADJACENT BUILDINGS WITH DIFFERENT HEIGHTS,” 2015. [Online]. Available: https://www.researchgate.net/publication/306106945
Nurhafizh Muhammad Fiqri, “KAJIAN PENGARUH VARIASI DILATASI PADA BANGUNAN ASIMETRIS VERTIKAL,” 2025.
Y. Pinanggih and D. Yogaswara, “Analisis Dilatasi pada Beton Bertulang Studi Kasus Rumah Sakit Limbangan.” doi: https://doi.org/10.33364/konstruksi/v.21-1.1240.
Nugroho Fajar, “EVALUASI KINERJA BANGUNAN RENCANA GEDUNG HOTEL A.N.S DENGAN DILATASI (MODEL B2) DI DAERAH RAWAN GEMPA,” Jurnal Momentum, vol. Vol.17 No.2., Aug. 2015.
A. Durachman and W. Hasyim, “ANALISIS JARAK DILATASI STRUKTUR BANGUNAN MENGGUNAKAN SISTEM DILATASI DUA KOLOM,” vol. 8, no. 1, 2022, doi: https://doi.org/10.31943/jri.v8i1.161.
Borekci Muzaffer, Dag Birkan, and Eroglu Abdulhamit, “Seismic behaviour of reinforced concrete buildings: Impact of inter-story pounding with adjacent structures on one and both sides,” Elsevier, 2024, doi: https://doi.org/10.1016/j.istruc.2024.107815.
N. B. Wirawan and S. Apriwelni, “Structural Failure Analysis of Building E ITERA Due to The Pounding Effect with Non-Linear Time History,” JURNAL SAINTIS, vol. 20, no. 01, pp. 35–46, Apr. 2020, doi: 10.25299/saintis.2020.vol20(01).4832.
R. P. Dhakal, A. Carr, and D. K. Bull, “Building Pounding State of the Art: Identifying Structures Vulnerable to Pounding Damage,” Apr. 2010. [Online]. Available: https://www.researchgate.net/publication/46118013
M. D. J. Sumajouw, S. E. Wallah, and R. S. Windah, “OPTIMASI JARAK ANTAR DUA BANGUNAN GEDUNG BERTINGKAT YANG BERSEBELAHAN DENGAN MEMPERHITUNGKAN PENGARUH GEMPA,” 2012.
Hermawan Dwi, Masril, and Bastian Elfania, “ANALISIS PENGARUH DILATASI BANGUNAN GEDUNG TINGGI MENGGUNAKAN ETABS PADA BANGUNAN BERDENAH T,” Jurnal Ensiklopediaku, Oct. 2022, doi: https://doi.org/10.33559/err.v2i1.1433.
E. Purnomo, E. Purwanto, and A. Supriyadi, “ANALISIS KINERJA STRUKTUR PADA GEDUNG BERTINGKAT DENGAN ANALISIS DINAMIK RESPON SPEKTRUM MENGGUNAKAN SOFTWARE ETABS (STUDI KASUS : BANGUNAN HOTEL DI SEMARANG),” 2014. doi: https://doi.org/10.20961/mateksi.v2i4.37351.
T. CAHAYA, M. Islam, Y. Afrizal, A. S. Wahyuni, and A. Gunawan, “ANALISIS STRUKTUR DENGAN DINDING PENGISI DAN TANPA DINDING PENGISI PADA GEDUNG BERTINGKAT TERHADAP PERILAKU DINAMIK DENGAN METODE TIME HISTORY,” Inersia: Jurnal Teknik Sipil, vol. 15, no. 1, pp. 77–84, Apr. 2023, doi: 10.33369/ijts.15.1.77-84.
E. Yunia Handayani, Priyono Pujo, and A. Surya Manggala, “Study of Redesign of Upper Structures With Dilatation And Without Dilatation Of Irregular Building Plans U Shape,” 2023. [Online]. Available: http://jurnal.unmuhjember.ac.id/index.php/JST
“SNI 1726 2019 Tata cara perencanaan ketahanan gempa untuk gedung dan non gedung”.
S. Permana, P. M. Sri Rezeki, and M. Alwan Fauzan, “Analisis Jarak Dilatasi SMPN 23 Kota Bogor terhadap Beban Gempa menggunakan Metode Statik Ekivalen,” Jurnal Konstruksi, vol. 23, no. 2, Nov. 2025, doi: 10.33364/konstruksi/v.23-2.2707.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Alvin Alvin, Nurti Kusuma Anggraini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















