Hubungan Pola Makan dengan Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah pada Pasien Diabetes Mellitus di Wilayah Puskesmas Janti Kota Malang
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.4660Keywords:
Pola Makan, Ketidakstabilan Glukosa Darah, Diabetes Mellitus, Gula Darah SewaktuAbstract
Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan gangguan pengaturan kadar glukosa darah dan prevalensinya terus meningkat secara global maupun nasional, termasuk di Kota Malang. Ketidakstabilan kadar glukosa darah pada pasien DM sering dipengaruhi oleh pola makan yang tidak sesuai dengan prinsip diet diabetes, seperti konsumsi energi berlebih, pemilihan jenis makanan yang kurang tepat, serta jadwal makan yang tidak teratur. Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko komplikasi akut maupun kronis apabila tidak ditangani secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pola makan dengan ketidakstabilan kadar glukosa darah pada pasien Diabetes Mellitus di wilayah kerja Puskesmas Janti Kota Malang. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif korelatif dan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 55 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling sesuai kriteria inklusi. Data pola makan dikumpulkan menggunakan instrumen Food Recall 2×24 jam, sedangkan kadar glukosa darah diukur melalui pemeriksaan Gula Darah Sewaktu (GDS). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Somers’ D. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pola makan berlebih sebesar 67,3% dan mengalami ketidakstabilan kadar glukosa darah kategori berat sebesar 60%. Hasil uji Somers’ D menunjukkan adanya hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara pola makan dan ketidakstabilan kadar glukosa darah (Somers’ D = 0,851; p < 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa pola makan berlebih berkontribusi signifikan terhadap ketidakstabilan glukosa darah pada pasien DM. Oleh karena itu, diperlukan edukasi gizi berkelanjutan, penerapan prinsip 3J (jenis, jumlah, dan jadwal), serta pemantauan rutin untuk meningkatkan pengendalian glikemik di tingkat layanan kesehatan primer.
Downloads
References
Almatsier, S. (2014). Prinsip Dasar Ilmu Gizi (Edisi Revisi). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
American Diabetes Association (ADA). (2020). Standards of medical care in diabetes—2020. Diabetes Care, 43(Suppl 1), S1–S212. https://doi.org/10.2337/dc20-S001
American Diabetes Association (ADA). (2023). Medical Nutrition Therapy in Diabetes. Diabetes Care, 46(4), S77–S85.
Djendra, A. A. (2019). Pengaruh pola makan terhadap kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus. Jurnal Ilmu Kesehatan, 11(1), 22–28.
International Diabetes Federation (IDF). (2021). IDF Diabetes Atlas (10th ed.). Brussels: International Diabetes Federation. https://diabetesatlas.org
International Diabetes Federation (IDF). (2025). IDF Diabetes Atlas (11th ed.). Brussels: International Diabetes Federation. Retrieved from https://idf.org/about-diabetes/diabetes-facts-figures
Notoatmodjo, S. (2014). Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
PERKENI (Perkumpulan Endokrinologi Indonesia). (2021). Konsensus Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 di Indonesia. Jakarta: PB PERKENI.
Pratiwi, S. (2022). Hubungan pola makan dengan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus. Jurnal Ilmiah Keperawatan Indonesia, 7(1), 12–18.
Santi, J. S., & Septiani, W. (2021). Hubungan penerapan pola diet dan aktivitas fisik dengan status kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus tipe 2 di RSUD Petala Bumi Pekanbaru Tahun 2020. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(5), 711–718. https://doi.org/10.14710/jkm.v9i5.30816
Silaban, R. (2022). Distribusi dan prevalensi penyakit tidak menular di Provinsi Jawa Timur. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nusantara, 14(2), 55–63.
Simanullang, B. (2021). Factors affecting eating patterns on blood sugar levels in diabetes mellitus patients in UPT Puskesmas Narumonda. Journal La Medihealtico, 2(6), 48–56. https://doi.org/10.37899/journallamedihealtico.v2i6.501
Soebroto, A. (2022). Pentingnya kepatuhan dalam manajemen jangka panjang penderita diabetes mellitus. Jurnal Kesehatan Global, 8(1), 30–36. .
Suprapti, D. (2017). Hubungan pola makan karbohidrat, protein, lemak dengan diabetes mellitus pada lansia. Jurnal Borneo Cendekia, 1(1), 8–19. https://doi.org/10.54411/jbc.v1i1.66
Susanti, D., & Bistara, D. N. (2018). Hubungan pengetahuan dengan pengaturan pola makan pada penderita diabetes mellitus tipe 2. Jurnal Keperawatan Terapan, 4(2), 67–73.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Fitriya Ayu Ramadhani, Hanim Murakhofah, Ratna Roesardhyati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















