Hubungan Persepsi Health Belief Model dengan Kepatuhan Minum Obat Pasien Diabetes Melitus Dipuskesmas Junrejo Kota Batu
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.5932Keywords:
Diabetes Melitus, Health Belief Model, Kepatuhan Minum ObatAbstract
Diabetes melitus merupakan penyakit kronis dengan prevalensi yang terus meningkat dan memerlukan pengelolaan jangka panjang melalui kepatuhan minum obat guna mencegah terjadinya komplikasi serius. Namun, rendahnya kepatuhan pasien masih menjadi tantangan utama dalam pengendalian penyakit ini. Salah satu pendekatan teoritis yang dapat menjelaskan perilaku kepatuhan pasien adalah Health Belief Model (HBM), yang menekankan peran persepsi individu terhadap kerentanan, keparahan penyakit, manfaat, dan hambatan dalam tindakan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara Health Belief Model dengan kepatuhan minum obat pada pasien diabetes melitus. Penelitian menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 40 pasien diabetes melitus yang menjalani pengobatan di Puskesmas Junrejo, Kota Batu, dan dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner Health Belief Model dan Morisky Medication Adherence Scale-8 (MMAS-8) untuk mengukur tingkat kepatuhan minum obat. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki persepsi Health Belief Model kategori tinggi (52%) serta tingkat kepatuhan minum obat yang tinggi (60%). Uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara Health Belief Model dengan kepatuhan minum obat (p = 0,000) dengan kekuatan hubungan yang kuat (r = 0,659). Penelitian ini menyimpulkan bahwa semakin baik persepsi dan keyakinan kesehatan pasien berdasarkan Health Belief Model, maka semakin tinggi tingkat kepatuhan minum obat pada pasien diabetes melitus. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengembangan intervensi edukatif untuk meningkatkan kepatuhan pengobatan pasien diabetes melitus.
Downloads
References
Arifin, D. N. (2020). Pengaruh kepatuhan minum OAD terhadap penurunan kadar glukosa darah pada pasien DMT2 di Klinik Jaya Kusuma. Repository ITSK RS Dr. Soepraoen Malang.
Bibi, R. E., & Purwanti, O. S. (2024). Health belief model dengan kepatuhan minum obat pada pasien diabetes melitus. Holistik Jurnal Kesehatan, 18(6), 749–755. https://doi.org/10.33024/hjk.v18i6.338
Fransiska, R. D., Kusumaningtyas, D., & Gumanti, K. A. (2022). Analisis health belief model dalam perilaku pencegahan COVID-19 pada ibu hamil. Jurnal Kesehatan Vokasional, 7(1), 11. https://doi.org/10.22146/jkesvo.67465
Heryadi. (2023). Penerapan senam kaki diabetik terhadap penurunan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus di Ruang Melati 2 RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten. Jurnal Keperawatan, July, 1–23.
Indana. (2020). Hubungan persepsi sehat berbasis teori health belief model dengan perilaku menjaga kadar glukosa darah pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di Puskesmas Sumbersari. Repository Universitas Jember.
Jelita, H., & Batubara, S. (2025). Hubungan tingkat kepatuhan minum obat dengan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus di Puskesmas Medan. Jurnal Ilmiah Simantek, 3(2), 49–53.
Jiang, L., Liu, S., Li, H., Xie, L., & Jiang, Y. (2021). The role of health beliefs in affecting patients’ chronic diabetic complication screening: A path analysis based on the health belief model. Journal of Clinical Nursing, 30(19–20), 2948–2959. https://doi.org/10.1111/jocn.15802
Khosravizadeh, O., Ahadinezhad, B., Maleki, A., Vosoughi, P., & Najafpour, Z. (2021). Applying the health belief model and behavior of diabetic patients: A systematic review and meta-analysis. Clinical Diabetology, 10(2), 209–220. https://doi.org/10.5603/DK.2021.0020
Melkamu, L., Berhe, R., & Handebo, S. (2021). Does patients’ perception affect self-care practices? The perspective of health belief model. Diabetes, Metabolic Syndrome and Obesity, 14, 2145–2154. https://doi.org/10.2147/DMSO.S306752
Rusmadi, N., Pristianty, L., & Zairina, E. (2021). Validitas dan reliabilitas kuesioner kepatuhan pengobatan pasien lansia dengan hipertensi berdasarkan teori health belief model. Jurnal Sains Farmasi & Klinis, 8(1), 60–68. https://doi.org/10.25077/jsfk.8.1.60-68.2021
Sariyasih, S., Yuwindry, I., & Syamsu, E. (2022). Pendekatan health belief model (HBM) untuk menganalisis kepatuhan pasien diabetes mellitus dalam menggunakan insulin di Kota Banjarmasin. Journal Pharmaceutical Care and Sciences, 3(1), 27–37. https://doi.org/10.33859/jpcs.v3i1.213
Sugiyono. (2024). Metode penelitian kualitatif untuk penelitian yang bersifat eksploratif, interpretif, interaktif, dan konstruktif (3rd ed.). CV Alfabeta.
Von Arx, L. B. W., Gydesen, H., & Skovlund, S. (2016). Treatment beliefs, health behaviors and their association with treatment outcome in type 2 diabetes. BMJ Open Diabetes Research and Care, 4(1). https://doi.org/10.1136/bmjdrc-2015-000166
Wicaksono, R., & Dzikrullah, A. (2023). Pengaruh antara health belief model dan perilaku kepatuhan terhadap protokol kesehatan di Indonesia. Jurnal Wacana, 15(1), 15–26.
Widyastuti, R., Waangsir, F. W., Dafroyati, Y., Hanifah, A. N., Rimba, B. E., & Tabelak, T. V. (2023). Health belief model (HBM) preventive behavior of pregnant women during the COVID-19 pandemic. Jurnal Kebidanan Malahayati, 9(1), 37–45. https://doi.org/10.33024/jkm.v9i1.8898
Yılmaz, M., Aktaş, B., Dereli, F., & Kundakçı, G. (2020). Health beliefs, self-care behaviors and quality of life in adults with type 2 diabetes. Florence Nightingale Journal of Nursing, 28(2), 221–229. https://doi.org/10.5152/FNJN.2020.19102
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nisa’ Alfiansyah, Ratna Roesardhyati, Tien Aminah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















