Pengaruh Beban dan stres terhadap kinerja karyawan UD. Semoga Laris Polewali Mandar

Authors

  • Umar Khalid Burhanuddin Universitas Negeri Makassar
  • Anwar Anwar Universitas Negeri Makassar
  • Zainal Ruma Universitas Negeri Makassar

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.3978

Keywords:

Beban Kerja, Stres Kerja, Kepuasan Kerja, Kinerja Karyawan, PLS

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja dan stres kerja terhadap kinerja karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada UD. Semoga Laris Kabupaten Polewali Mandar. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian terdiri atas 100 responden yang merupakan karyawan dari berbagai divisi. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner berbasis skala Likert dan dianalisis menggunakan teknik Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja dan stres kerja berpengaruh negatif serta signifikan terhadap kinerja karyawan. Selain itu, kedua variabel tersebut juga terbukti berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Di sisi lain, kepuasan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, menunjukkan bahwa tingkat kepuasan yang lebih tinggi mendorong peningkatan produktivitas dan efektivitas kerja. Hasil uji mediasi mengungkapkan bahwa kepuasan kerja secara signifikan memediasi hubungan antara beban kerja dan stres kerja terhadap kinerja karyawan. Temuan ini menegaskan bahwa beban kerja dan stres kerja tidak hanya memberikan dampak langsung pada penurunan kinerja, tetapi juga menurunkannya secara tidak langsung melalui berkurangnya kepuasan kerja. Secara keseluruhan, penelitian ini menekankan pentingnya pengelolaan beban kerja, pengendalian tingkat stres, serta peningkatan kepuasan kerja sebagai strategi kunci dalam optimalisasi kinerja karyawan. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi acuan bagi UD. Semoga Laris dalam merumuskan kebijakan manajemen sumber daya manusia yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

UKM dan K. K., “Kementerian UMKM sebut 65,5 juta UMKM serap 119 juta tenaga kerja,” Antara News, 2025.

A. Nisa, P. Isyanto, P. S. Manajemen, and U. B. Perjuangan, “Work–life balance dan kinerja karyawan,” Jurnal Ilmiah, vol. 21, no. 10, 2025.

G. Lippel, J. Sadłowska-Wrzesińska, K. Piosik, and Ż. Nejman, “Psychosocial context of OSH-remote work of academic teachers in the perspective of sustainable development,” Int. J. Environ. Res. Public Health, vol. 19, no. 22, 2022, doi: 10.3390/ijerph192214783.

Efendi, “The effect of workload on employee performance with OCB and work stress as mediation and leadership support as moderation,” J. Manage. Res., vol. 5, no. 5, pp. 403–420, 2025.

R. A. G. Khammissa, S. Nemutandani, G. Feller, J. Lemmer, and L. Feller, “Burnout phenomenon: neurophysiological factors, clinical features, and aspects of management,” J. Int. Med. Res., vol. 50, no. 9, 2022, doi: 10.1177/03000605221106428

Enterprises, “The impact of workload and job satisfaction on employee intention to leave in the logistics industry,” Research in Management of Technology and Business, vol. 6, no. 1, pp. 164–178, 2025.

M. Abbas, “Innovative safety moderation among workplace environment, workplace health, and employee sustainable performance,” J. Knowl. Econ., Jun. 2024, doi: 10.1007/s13132-024-01923-y.

P. Montuori et al., “Job satisfaction: knowledge, attitudes, and practices analysis in a well-educated population,” Int. J. Environ. Res. Public Health, vol. 19, no. 21, 2022, doi: 10.3390/ijerph192114214.

Ibrahim, “Empowering SME firm performance: the mediating role of emotional intelligence in job satisfaction,” Int. J. Acad. Res. Bus. Soc. Sci., vol. 15, no. 2, pp. 832–849, 2025, doi: 10.6007/ijarbss/v15-i2/24665.

N. A. Nisak, “Pengaruh beban kerja dan kepuasan kerja terhadap kinerja dengan mediasi stres kerja,” J. Kewirausahaan dan Inovasi, vol. 3, no. 4, pp. 1139–1155, 2024, doi: 10.21776/jki.2024.03.4.18

L. Safitri, “Pengaruh beban kerja dan stres kerja terhadap kinerja karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening,” 2022.

W. Nikmah, D. T. Anggarini, and O. Siregar, “Kinerja karyawan yang dipengaruhi oleh beban kerja dan stres kerja melalui kepuasan kerja,” Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi, vol. 4, no. 2, pp. 251–262, 2023, doi: 10.37012/ileka.v4i2.1987.

I. S. Wulandari, Sutrisno, and B. Kurniawan, “Pengaruh beban kerja dan stres kerja melalui variabel mediasi kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan,” J. Ilmiah Manajemen Bisnis dan Ekonomi Kreatif, vol. 1, no. 2, pp. 10–23, 2022, doi: 10.26877/jibeka.v1i2.18.

T. A. Radito and Y. Germana, “Efek mediasi kepuasan kerja dan pengaruh stres kerja terhadap produktivitas kerja,” INVEST: J. Inovasi Bisnis dan Akuntansi, vol. 1, no. 2, pp. 79–90, 2020, doi: 10.55583/invest.v1i2.78.

M. K. Fatihin, S. Nurmayanti, and B. H. Rinuastuti, “Pengaruh beban kerja terhadap kepuasan kerja dengan stres kerja sebagai variabel mediasi,” JIIP – J. Ilm. Ilmu Pendidikan, vol. 5, no. 10, pp. 4034–4039, 2022, doi: 10.54371/jiip.v5i10.940.

Downloads

Published

01-12-2025

How to Cite

[1]
U. K. Burhanuddin, A. Anwar, and Z. Ruma, “Pengaruh Beban dan stres terhadap kinerja karyawan UD. Semoga Laris Polewali Mandar ”, RIGGS, vol. 4, no. 4, pp. 2574–2585, Dec. 2025.

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2