Penyelesaian Penumpukan Pasien Melalui Penambahan Petugas Administrasi Rawat Inap di RSUD dr. Abdul Rivai Berau
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.3525Keywords:
Penumpukan Pasien, Rawat Inap, Waktu Tunggu, Kualitas Layanan Kesehatan, Manajemen Rumah SakitAbstract
Penumpukan pasien pada unit rawat inap merupakan permasalahan yang sering terjadi di berbagai rumah sakit dan dapat berdampak langsung pada mutu pelayanan, waktu tunggu pasien, serta tingkat kepuasan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab serta memberikan solusi praktis terhadap permasalahan penumpukan pasien rawat inap di RSUD Dr. Abdul Rivai Berau. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan selama kegiatan magang, wawancara dengan petugas pendaftaran dan bagian rawat inap, serta analisis menggunakan diagram fishbone untuk mengidentifikasi akar penyebab masalah. Hasil analisis menunjukkan bahwa penumpukan pasien disebabkan oleh empat faktor utama, yaitu aspek manusia, metode, material, dan lingkungan. Dari aspek manusia, keterbatasan jumlah petugas terutama pada shift pagi menyebabkan keterlambatan dalam proses administrasi dan input data pasien. Aspek metode mencakup sistem fingerprint pasien yang masih dilakukan secara manual sehingga memperlambat proses pendaftaran. Dari aspek material, keterbatasan sarana seperti mesin pencetak gelang pasien dan komputer berdampak pada lamanya pelayanan. Sedangkan dari aspek lingkungan, peningkatan jumlah pasien setelah hari libur nasional sering menimbulkan lonjakan mendadak. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan agar manajemen rumah sakit menambah tenaga administrasi, mempercepat digitalisasi sistem pendaftaran, serta meningkatkan sarana prasarana agar pelayanan rawat inap dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan berorientasi pada kepuasan pasien.
Downloads
References
Achadi, A. (2024). Peran Satuan Pengawas Internal Dalam Menciptakan Good Hospital Governance Pada RUmah Sakit Dengan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah. Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI), 8(3), 301-308.
Alvionita, C. V., Agustin, A. P., & Aulia, T. N. (2024). Analisis Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Penumpukan Pasien Pada Pendaftaran Offlinedi Klinik Rawat Inap Al-Aziz. Jurnal Kesehatan Ar Rahma, 2(1), 111-124.
Churniadita, N., Widiyaningsih, C., & Supardjo, S. (2023). Evaluasi Pemenuhan Persyaratan Sertifikat Laik Fungsi Gedung Rumah Sakit Palang Merah Indonesia Tahun 2023. Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI), 7(3), 248-255
Ciawi, Y., Dwipayanti, N. M. U., & Wouters, A. T. (2024). Pengelolaan limbah medis rumah sakit yang berkelanjutan: Eksplorasi strategi ekonomis dan ramah lingkungan. Jurnal Ilmu Lingkungan, 22(2), 365-374.
Effendy, C. A., Paramarta, V., & Purwanda, E. (2024). Peran teknologi informasi, pengelolaan sumber daya manusia, dan sistem informasi rumah sakit dalam meningkatkan kinerja rumah sakit (Kajian literatur). Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran (JRPP), 7(4), 13479-13489.
Himawan, L., Hadimartono, M., & Satibi, S. (2020). Analisis Proses Pengadaan, Penerimaan dan Penyimpanan dengan Pendekatan Lean Hospital di Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2010).
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 340/MENKES/PER/III/2010 tentang Klasifikasi Rumah Sakit. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Istikomah, I., Basori, B., & Budiyanto, C. (2017). The Influences of Problem-Based Learning Model with Fishbone Diagram toStudents’s Critical Thinking Ability. IJIE (Indonesian Journal of Informatics Education), 1(1), 171. https://doi.org/10.20961/ijie.v1i2.11432
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 3 Tahun 2020 tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah SakiT.
Kementerian Kesehatan RI. (2023). Transformasi Digital Layanan Kesehatan Nasional. Jakarta: Kemenkes RI.Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2010). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 340/MENKES/PER/III/2010 tentang Klasifikasi Rumah Sakit. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Istikomah, I., Basori, B., & Budiyanto, C. (2017). The Influences of Problem-Based Learning Model with Fishbone Diagram toStudents’s Critical Thinking Ability. IJIE (Indonesian Journal of Informatics Education), 1(1), 171. https://doi.org/10.20961/ijie.v1i2.11432
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 3 Tahun 2020 tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah SakiT.
Kementerian Kesehatan RI. (2023). Transformasi Digital Layanan Kesehatan Nasional. Jakarta: Kemenkes RI.
Pamboaji, A. G. (2020). Analisis pengelolaan sumber daya unit rekam medis di Rumah Sakit Misi Lebak guna meningkatkan efisensi dan efektivitas pelayanan. Jurnal Kesehatan Vokasional, 5(3), 132-140.
Peraturan Wali Kota Samarinda.(2024) Tentang Peraturan Internal Rumah Sakit Umum Daerah Inche Abdoel Moeis Samarinda.
Presiden Republik Indonesia. (2009). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit. Jakarta: Sekretariat Negara RI
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Intan Nur Azizah, Nurhasanah Nurhasanah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















