Analisis Kesesuaian Praktik Fintech Syariah dengan Prinsip Larangan Gharar dan Maisir
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v4i3.2489Keywords:
Fintech, Aturan Syariah, Kepercayaan MasyarakatAbstract
Penelitian ini dilakukan oleh Andre Sya’Bana dengan judul “Analisis Kesesuai Praktik Fintech Syariah dengan Prinsip Larangan Gharar dan Maisir” di bawah bimbingan Ibu Andi Martina Kamaruddin Lc, M. Si. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui terhadap perusahaan fintech berbasis Syariah yanga tidak mengandung gharar dan maisir dalam suatu perjanjian. Jenis peneltian dalam skripsi ini adalah penelitian kualitatif. Teknik analisis data yang digunakan terdiri dari Studi Pustaka dan Analisi Konten. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan fintech berbasis syariah telah menerapkan aturan syariah yang sesuai dengan Fatwa DSN-MUI dan OJK agar terhidar dari praktik gharar dan maisir yang berpotensi mengurangi kepercayaan masyarakat.
Downloads
References
Dontes Putra; Rozalinda; Ahmad Wira. (2024). Penerapan Prinsip-Prinsip Syariah Pada Fintech: Studi Kasus PT Dana Syariah Indonesia. Jurnal Penelitian Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEKOMBIS) Vol.3, No.1 Februari 2024.
Duha Syariah. (2025). https://duhasyariah.id
Eka Yuda Wibawa, A. (2021). Implementasi Platform Digital Sebagai Media Pembelajaran Daring Di Mi Muhammadiyah Pk Kartasura Pada Masa Pandemi Covid-19. Berajah Journal, 1(2), 76–84. https://doi.org/10.47353/bj.v1i2.15
Iqlima Fahrunisa & Basmah Nafisah. (2023a). Analisis Fatwa DSN-MUI Tentang Murabahah Dan Wakalah Bil Ujroh Dalam Fintech Dana Syariah. LABATILA: Jurnal Ilmu Ekonomi Islam Volume 07, Nomor 01.
Iqlima Fahrunisa & Basmah Nafisah. (2023b). ANALISIS FATWA DSN MUI TENTANG MURABAHAH DAN WAKALAH BIL UJROH DALAM FINTECH DANA SYARIAH. Jurnal Ilmu Ekonomi Islam.
Itoha, T. (2022). Praktik Gharar Dan Maisir Era Modern. Jurnal Kajian Hukum Ekonomi Syariah, 14(2), 171–172.
Lisa, H., & Tembilahan, S. A. (2024). Kerangka Etika Ekonomi Bisnis ; Riba dan Gharar. 2, 82–91.
Muh Rizwan Azzahidi; Nurmu’izzatin Zaharatul Parhi. (2023). Analisis Kepatuhan Akad Baku Peer To Peer Lending Syariah Terhadap Fatwa DSN MUI Nomor 117 DSN-MUI/Ii/2018 (Studi Kasus Pada Pt. Qazwa Mitra Hasanah). MANAZHIM Jurnal Manajemen Dan Ilmu Pendidikan.
Muhammad Rifqi Hidayat & Parman Komarudin. (2021). Analisis Kepatuhan Peer To Peer Lending Syariah Terhadap Fatwa Dewan Syariah Nasional Nomor 117 Tahun 2018 (Studi Kasus pada Qazwa). At-Taradhi: Jurnal Studi Ekonomi.
OJK. (2024). https://www.ojk.go.id
Ordanini, A., Miceli, L., Pizzeti, M., & Parasuraman, A. (2011). Crowd-funding: transforming customers into investors through innovative service platforms. Journal of Service Management. 22(4), 443–470.
Prasetyo, R. B. (2023). Pengaruh E-Commerce dalam Dunia Bisnis. JMEB Jurnal Manajemen Ekonomi & Bisnis, 1(01), 1–11. https://doi.org/10.59561/jmeb.v1i01.92
Puspita, R. (2024). Pengaruh pemahaman syariah terhadap pilihan penggunaan fintech di kalangan milenial. Islamic Economic Journal, 6(1), 57–69.
Qazwa. (2023). https://qazwa.id
Riris Nisantika, Si Ngurah Ardhya, & Muhamad Jodi Setianto. (2022). Tinjauan Yuridis Tentang Pencantuman Klausula Eksonerasi Dalam Perjanjian Pinjam Meminjam Pada Financial Technology Berbasis Peer To Peer Lending. Jurnal Komunitas Yustisia, 5(3), 162–177. https://doi.org/10.23887/jatayu.v5i3.51896
Rudiansyah. (2020). Telaah Gharar , Riba , dan Maisir dalam Perspektif Transaksi Ekonomi Islam. (2)1, 98–113.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan (kuantitatif, kualitatif, kombinasi, R&D dan penelitian pendidikan). In 67 (p. 18).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Andre Sya'Bana, Andi Martina Kamaruddin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















