Kajian Efektifitas Jaringan Irigasi Terhadap Lingkungan
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v4i2.1897Keywords:
Irigasi, Efektivitas, Lingkungan, Kemiringan SaluranAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas jaringan irigasi serta hubungannya dengan kondisi lingkungan, khususnya di Kelurahan Kakaskasen, Kota Tomohon. Metode yang digunakan meliputi pengukuran debit masuk dan keluar untuk menghitung efisiensi saluran, serta pengumpulan data primer melalui kuesioner skala Likert untuk menilai dampak positif dan negatif terhadap lingkungan. Hasil menunjukkan bahwa saluran irigasi di Kalutay dan Pasiwuren memiliki efisiensi rata-rata sebesar 83,3%, yang memenuhi standar KP-03 (1986) untuk saluran tersier (≥80%). Sementara itu, efektivitas jaringan irigasi yang diukur menggunakan indeks luas areal (IA) menunjukkan nilai rata-rata 90%, tergolong kategori efektif. Skor indeks persepsi masyarakat terhadap dampak irigasi terhadap kelembapan tanah, vegetasi, dan kekeringan menunjukkan interpretasi "sangat setuju", dengan rata-rata indeks 78,6%. Studi ini juga menemukan bahwa kemiringan saluran mempengaruhi kecepatan aliran dan dapat berdampak pada lingkungan melalui erosi dan sedimentasi. Oleh karena itu, perencanaan saluran dengan mempertimbangkan kondisi topografi sangat penting untuk mencapai keberlanjutan irigasi.
Downloads
References
Allen, R.G., Pereira, L.S., Raes, D., & Smith, M. (1998). Crop Evapotranspiration – Guidelines for Computing Crop Water Requirements. FAO Irrigation and Drainage Paper No. 56.
Anonim. 1986. Standard Perencanaan Irigasi Departemen Pekerjaan Umum Republik Indonesia. Kriteria Perencanaan (KP) 01 Bagian Jaringan Irigasi. Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Direktorat Irigasi Rawa.
Direktorat Pengelolaan air irigasi. 2010. Pedoman Teknis Pemberdayaan Perkumpulan Petani Pengguna Air. DPAI Direktorat Jenderal Prasarana Dan Sarana Pertanian Kementrian Pertanian. Jakarta.
Direktorat Pengelolaan air irigasi. 2014. Analisa Kekeringan Untuk Pengelolaan Sumber Daya Air. Kementerian Pekerjaan Umum Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Air. Bandung.
Direktorat Jenderal Sumber Daya Air. (2013). Standar Perencanaan Irigasi. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.
Dirjen Pengairan, Bina Program PSA 010. (1985). Kebutuhan Air Irigasi. Jakarta.
Dracup, John A., KiiSeong Lee, and Edwin G. Paulson. 1980. "On the Definition of Droughts." Water Resources Research 16 (2) : 297. doi:10.1029/WR016i002p00297. http://www .agu .org/pubs/ crossref/1980/WR016i002p00297 .shtml.
FAO. (2017). Irrigation in the Middle East Region in Figures – FAO Water Reports 34 Rome: FAO.
Gleick, P.H. (2000). The World’s Water: The Biennial Report on Freshwater Resources. Island Press.
Gunawan Suratmo, Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Yogyakarta: GajahMada Universitas Press, 2002).
Kartasapoetra, A. G. 1990. Kerusakan Tanah Pertanian dan Usaha Untuk Merehabilitasinya. Bina Aksara. Jakarta.
Kementerian PUPR. (2020). Petunjuk Teknis Pengelolaan Irigasi Partisipatif. Jakarta: Dirjen SDA.
Mohamad Bagus Ansori, Edijatno, Soekibat Soesanto. 2018. Modul Kuliah Irigasi dan Bangunan Air. Laboratorium Keairan dan Teknik Pantai Departemen Teknik Sipil : Fakultas Teknik Sipil, Lingkungan, dan Kebumian Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
Niemeyer, S. 2008. "New drought indices." Water Management {80): 267-274.
Postel, S. (1999). Pillar of Sand: Can the Irrigation Miracle Last? W.W. Norton & Company.
Rahayu Effendi, Hana Salsabila, and Abdul Malik. 2018. Pemahaman Tentang Lingkungan Berkelanjutan. Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Diponegoro. Modul 18, no 2. 77.
Ridwan. 2008. Metode dan Teknik Menyusun Tesis, Jakarta
Sutanto, R. (2002). Teknologi Irigasi dan Drainase. Yogyakarta: UGM Press.
Sugiyono.(2011). Metode Penelitian Pendidikan. Alfabeta, Bandung.
Tilman, D., Cassman, K.G., Matson, P.A., Naylor, R., & Polasky, S. (2002). Agricultural sustainability and intensive production practices. Nature, 418, 671–677.
Undang-Undang Republik Indonesia No. 7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air.
Wilhite, D A, 2010. Quantification of Agricultural Drought for Effective Drought Mitigation, inAgricultural Drought Indices, Proceedings of an Expert Meeting 2-4 June, 2010, Murcia, Spain, WMO, Geneva.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Meylita Untu, Arthur H. Thambas, Cindy J. Supit

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















