Implementasi Teknik Pengambilan Gambar Oleh Director Of Photography Pada Produksi Video Feature “Silent Struggler: Searching For A Shoulder”
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v4i2.1447Keywords:
Director of Photography, Implementasi, Pengambilan Gambar, Silent Struggler, Video FeatureAbstract
Director of Photography (DoP) berperan penting dalam membentuk gaya visual yang mendukung kekuatan narasi melalui pengambilan gambar yang tepat. Tujuan utama dari implementasi teknik ini adalah membangun narasi visual yang selaras secara emosional dan isi cerita, melalui pemanfaatan jenis shot, camera angle, pergerakan kamera, dan framing yang terarah. Dalam karya video feature Silent Struggler: Searching for a Shoulder, isu kesehatan mental dan pentingnya dukungan sosial disampaikan dengan pendekatan visual yang menekankan ekspresi emosional dan nuansa personal. Pemilihan jenis shot difokuskan untuk memperlihatkan ekspresi dan interaksi subjek, sedangkan penggunaan berbagai camera angle seperti eye level, high angle, low angle, dan frog eye membantu membentuk persepsi penonton terhadap kondisi psikologis yang ditampilkan. DoP juga bertanggung jawab dalam mengarahkan pergerakan kamera dan menyusun framing agar sesuai dengan konteks dan kebutuhan tiap adegan. Melalui kolaborasi dengan tim produksi lainnya, DoP memastikan elemen visual tidak hanya mendukung alur cerita, tetapi juga memperkuat pengalaman emosional penonton.
Downloads
References
Agni, A. (2023). Kelas Titik Nol Indonesian Cinematographers: Indonesia Rasa + Ilmu pasti = Relativitas. Indonesian Cinematographers Society (I.C.S.).
Al-Najdi, S., Mansoor, A., Al Hayk, O., Al-Hashimi, N., Ali, K., & Daud, A. (2025). Silent struggles: A qualitative study exploring mental health challenges of undergraduate healthcare students. BMC Medical Education, 25(1), 157.
Assegaff Dja’far Husin. (1983). Jurnalistik Masa Kini. Pengantar ke Praktek Kewartawanan. Cetakan Pertama. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Ayawaila, Gerzon R. (2008). Dokumenter dari ide sampai produksi. Jakarta: Fakultas Film dan Televisi, IKJ (FFTV-IKJ).
Bordwell, D., & Thompson, K. (2010). Film Art: An Introduction (10th ed.).
McGraw‑Hill.
Chew-Graham, C. A., Rogers, A., & Yassin, N. (2003). I wouldn’t want it on my CV or their records. Medical students’ experiences of help-seeking for mental health problems. United States National Library of Medicine.
Dhany, A. U., & Manesah, D. (2024). Penerapan Teknik Objektive Camera Angle Dalam Membangkitkan Dramatis Film Pulang. Abstrak: Jurnal Kajian Ilmu seni, Media dan Desain, 1(1), 15-26.
Dayunanta, L. (2021). Director Of Photography Dalam Karya Film Fiksi" Genta" Dengan Penguatan Karakter Melalui Sudut Pandang Aspek Framing. Doctoral dissertation, Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Yogyakarta.
Falahunaufal, M. (2020). Peran Director Of Photography Dalam Video Clip “Snackers–Semua Pergi Dan Hilang”. Doctoral dissertation, Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Yogyakarta.
Freeman, M. (2014). The Photographer's Eye: Graphic Guide: Composition and Design for Better Digital Photos. Routledge.
Munirah, F. (2015). Analisis Isi Deskriptif Rubrik “Xp Re Si” Harian Kaltim Post Periode Maret-April 2013. EJurnal Ilmu Komunikasi, 3(1), 186-197
Hadi, A. J., Cahyono, D., Mahendika, D., & Amak, K. L. (2023). Membangun Komunitas yang Lebih Sehat: Meningkatkan Akses ke Layanan Kesehatan, Nutrisi, Kebugaran Terhadap Kesehatan Mental. Jurnal Pengabdian West Science, 2(05), 345-353.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (n.d). Artikel feature. Festival Literasi Siswa Indonesia. Pusat Prestasi Nasional.
Langford, M., Bruce, A., Fox, A., & Smith, R. S. (2024). Langford's basic photography: the guide for serious photographers. Routledge.
Mascelli, A. S. C Joseph. (1987). Camera Angle dalam Sinematografi. Jakarta: Yayasan Citra.
Neighbors’ Consejo. (2023). The silent struggle: Breaking the stigma and addressing depression. Mental Health Dictionary.
Nuramalina. (2021). Teknik pengambilan gambar dalam produksi feature berita televisi. Jurnal Visi Komunikasi, 20(2), 213–230.
Patterson, F. (1999). Photography and the art of seeing (Revised ed.). Key Porter Books.
Pratista Himawan. (2008). Memahami Film. Yogyakarta: Homerian Pustaka
Pratiwi, H., Syafrin, N., & Syarah, M. M. (2021). FEATURE HUMAN INTEREST PADA PORTAL BERITA ISLAM HIDAYATULLAH. COM. Global Komunika: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 4(1), 62-77.
Saputra, E. P., & Manesah, D. (2025). Analisis Teknik Camera Movement pada Film The Big 4 Karya Timo Tjahjanto. Imajinasi: Jurnal Ilmu Pengetahuan, Seni, dan Teknologi, 2(1), 39-47.
Sheldon, E., Ezaydi, N., Desoysa, L., Young, J., Simmonds-Buckley, M., Hind, P. D., & Burton, P. C. (2024). Barriers to help-seeking, accessing and providing mental health support for medical students: a mixed methods study using the candidacy framework. BMC Health Services Research, 24(1), 738.
Thompson, R., & Bowen, C. J. (2009). Grammar of the shot. Focal Press.
Townsend, A. K., Clark, A. B., McGowan, K. J., Buckles, E. L., Miller, A. D., & Lovette, I. J. (2009). Disease-mediated inbreeding depression in a large, open population of cooperative crows. Proceedings of the Royal Society B: Biological Sciences, 276(1664), 2057-2064.
Zuvanny, A. S. (2021). Penerapan Teknik Camera Movement dan Dutch Angle dalam Film Ora Elok. Universitas Potesni Utama.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dhea Ananta Kinanti, Dian Wardiana Sjuchro, Teddy Kurnia Wirakusumah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















