Strategi Pengembangan Wisata Kilapong Hills Di KotaTomohon Dengan Menggunakan Analisis SWOT
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v4i2.1150Keywords:
Strategi, Kilapong Hills, KualitatifAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor internal dan eksternal yang memengaruhi pengembangan destinasi wisata Kilapong Hills, serta merumuskan strategi pengembangannya berdasarkan analisis SWOT. Kilapong Hills menawarkan keindahan panorama perbukitan, gunung dan danau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Studi ini menemukan bahwa faktor internal yang menjadi kekuatan Kilapong Hills adalah potensi alam yang menarik dan lokasi yang strategis, sedangkan kelemahannya terletak pada keterbatasan infrastruktur dan fasilitas pendukung. Dari sisi eksternal, terdapat peluang dari meningkatnya minat wisatawan terhadap wisata alam dan dukungan pemerintah, namun juga terdapat ancaman seperti persaingan dengan destinasi lain dan risiko kerusakan lingkungan. Berdasarkan analisis SWOT, strategi yang disarankan adalah memanfaatkan kekuatan untuk menangkap peluang (S-O), seperti peningkatan promosi digital, pengembangan fasilitas, serta penguatan peran masyarakat lokal. Penelitian ini dapat menjadi dasar dalam pengembangan Kilapong Hills sebagai destinasi wisata yang berkelanjutan dan berbasis potensi lokal.
Downloads
References
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. (2023). Laporan Tahunan Pariwisata Indonesia 2023.
UNWTO. (2022). World Tourism Barometer 2022. United Nations World Tourism Organization.
Pelealu, R. (2024). Dispar Tomohon Beber Data Kunjungan Wisatawan, Kesejahteraan Masyarakat Meningkat. Portal Berita Cakrawala. https://cakrawala.web.id/dispar-tomohon-beber-data-kunjungan-wisatawan-kesejahteraan-masyarakat-meningkat/
Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik Pariwisata Indonesia 2023. BPS.
Rondonuwu, C. N., Sudiro, A., Rochman, F., & Rofiq, A. (2023). Determinan Niat Berkunjung ke Pantai Dengan Kredibilitas Sumber Sebagai Variabel Moderasi (Studi Pada Wisatawan Domestik di Sulawesi Utara). Universitas Brawijaya.
Ardiansya, A. (2017). Strategi Pemasaran Kopi Siap Saji (Studi Kasus Kedai Kopi “Teori” Di Kota Makasar). Universitas Muhammadiyah Makassar.
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Hermanto, R. T., Ruauw, E., Kaunang, R., Sosial, J., Fakultas, E. P., Universitas, P., & Ratulangi, S. (2020). ANALISIS NILAI TAMBAH KOPRA ASAP DAN KOPRA JEMUR (STUDI KASUS DI DESA BUYAT KECAMATAN KOTABUNAN KABUPATEN BO-LAANG MONGONDOW TIMUR) Value Added Analysis of Copra and Sun Dried Copra in Buyat Village Kotabunan Sub District East Bolaang Mongondow Regency. Journal of Agribusiness and Rural Development (Jurnal Agribisnis Dan Pengembangan Pedesaan), 1(4), 436–447.
Samana, A., Jocom, S. G., & Ngangi, C. R. (2023). KONSTRUKSI SOSIAL USAHATANI JAGUNG HIBRIDA KELOMPOK TANI MAWALI DI DESA MATUNGKAS KECAMATAN DIMEMBE KABUPATEN MINAHASA UTARA. Journal of Agribusiness and Rural Development (Jurnal Agribisnis Dan Pengembangan Pedesaan), 5(4), 47–56.
Damanik, A. S., Pangemanan, P. A., & Lolowang, T. F. (2024). Strategi Pengembangan Usahatani Sayuran Organik Pada Kelompok Tani Syalom Di Kelurahan Rurukan Kota Tomohon. Journal of Agribusiness and Rural Development (Jurnal Agribisnis Dan Pengembangan Pedesaan), 6(2), 97–106.
Gunn, C. A., & Var, T. (2002). Tourism Planning: Basics, Concepts, Cases (4th ed.). Routledge.
Cooper, C., Fletcher, J., Fyall, A., Gilbert, D., & Wanhill, S. (2008). Tour- ism Principles and Practice (Harlow (ed.); 4th ed.). Pearson Education Limited.
Wibowo, A., & Putra, I. N. G. (2019). Pengembangan Agrowisata dalam Meningkatkan Daya Tarik Wisatawan di Daerah Tujuan Wisata. Jurnal Kepariwisataan: Destinasi, Hospitalitas Dan Perjalanan, 3(2), 78–88.
Tosun, C. (2000). Limits to community participation in the tourism development process in developing countries. Tourism Management, 21(6), 613–633. https://doi.org/10.1016/S0261-5177(00)00009-1
Sung, H. H. (2004). Classification of adventure travelers: Behavior, decision making, and target markets. Journal of Travel Research, 42(4), 343–356. https://doi.org/10.1177/0047287504263028
Arida, N., & Purnomo, W. (2021). Keunikan Atraksi Wisata sebagai Strategi Daya Saing Destinasi. Jurnal Kepariwisataan Indonesia, 15(2), 135–144.
Govers, R., & Go, F. M. (2009). Place Branding: Glocal, Virtual and Physical Identities, Constructed, Imagined and Experienced. Palgrave Macmillan.
Hanafiah, M. H., Jamaluddin, M. R., & Zulkifly, M. I. (2013). Tourism destination competitiveness and tourism performance. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 1(44), 116–126.
Utomo, A. P., & Irawan, A. (2020). Peran Pemerintah dalam Pengembangan Desa Wisata: Studi Kasus di Kabupaten Sleman. Jurnal Kawistara, 10(1), 27–39.
Supriyadi, Fauzan, Aisyul Hana, U., & Rahman, A. (2021). Optimalisasi Pariwisata Syariah Dalam Upaya Peningkatan Ekonomi Lokal Masyarakat Madura. Greenomika, 3(2), 56–66. https://doi.org/10.55732/unu.gnk.2021.03.2.2
Weaver, D. B. (2001). Ecotourism. John Wiley & Sons Australia, Ltd.
Widiyanto, M., & Abdha, M. F. E. (2024). The Role of Brand Equity in Mediating the Influence of Social Media Communication on Museum Revisit Intention in Jakarta. Greenomika, 6(1), 67–75. https://doi.org/10.55732/unu.gnk.2024.06.1.7
Rachmawati, F., & Fitriana, R. (2020). Strategi digital marketing destinasi wisata berbasis media sosial. Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis Dan Akuntansi (EMBA), 8(1), 90–100.
Damanik, J., & Weber, H. F. (2006). Perencanaan Ekowisata: Dari Teori ke Aplikasi. Penerbit Andi.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (2022). Laporan Kinerja Pariwisata Daerah Provinsi Sulawesi Utara.
Maramis, V. E. (2020). Pengembangan Pariwisata Berbasis Alam di Sulawesi Utara: Peluang dan Tantangan. Jurnal Pariwisata Pesona, 5(1), 35–44.
Sulaiman, I., & Anggraini, R. (2021). Peran Festival Wisata dalam Meningkatkan Daya Tarik Destinasi dan Ekonomi Kreatif Lokal. Jurnal Pariwisata Pesona Indonesia, 3(2), 112–121.
Porter, M. E. (1985). Competitive Advantage: Creating and Sustaining Superior Performance. Free Press.
Saputra, D., & Widiastuti, R. (2021). Dampak Cuaca Ekstrem terhadap Kunjungan Wisatawan pada Destinasi Wisata Alam. Jurnal Kepariwisataan Indonesia, 15(1), 57–66.
Middleton, V. T. C., & Clarke, J. (2001). Marketing in Travel and Tourism (3rd ed.). Butterworth-Heinemann.
Rahayu, D. A., & Setyawan, A. (2020). Dampak Ketidakstabilan Ekonomi terhadap Perilaku Konsumen Wisata di Indonesia. Jurnal Analisis Pariwisata, 6(1), 45–54.
Rahayu, H. A., Istikhomah, I., Fatmawati, N., Usami, R. W., Dari, F. U., & Habib, M. A. F. (2022). Analisis Pengembangan Potensi Desa Wisata Melalui Optimalisasi Asset Based Community Development Di Desa Mojokambang. Greenomika, 4(1), 31–43. https://doi.org/10.55732/unu.gnk.2022.04.1.4
Prabowo, H., & Wijayanti, T. (2022). Dampak Ketidakstabilan Bahan Baku terhadap Layanan Destinasi Wisata Alam. Jurnal Manajemen Pariwisata, 6(1), 102–110.
Setiawan, & Hadi. (2021). NO. Analisis Daya Dukung Lingkungan Destinasi Wisata Alam”.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Christy Natalia Rondonuwu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















