Konflik Penambangan Nikel di Raja Ampat: Analisis Etika Lingkungan dan Rekayasa Pertambangan untuk Konservasi Berkelanjutan

Authors

  • Hendra Sani Universitas Pejuang Republik Indonesia
  • Syamsuddin Syamsuddin Universitas Pejuang Republik Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v4i2.1041

Keywords:

Raja Ampat, penambangan nikel, rekayasa lingkungan tambang, etika profesi, mitigasi dampak, pulau kecil

Abstract

Penelitian ini mengkaji isu penambangan nikel di Kepulauan Raja Ampat, menganalisisnya dari perspektif rekayasa lingkungan tambang dan etika profesi. Raja Ampat, yang diakui secara global sebagai pusat keanekaragaman hayati laut dan Geopark UNESCO, menyajikan tantangan kompleks antara potensi ekstraksi sumber daya mineral dan imperatif pelestarian ekosistem yang rapuh. Kajian ini menyoroti ketidaksesuaian fundamental antara metode penambangan terbuka dengan karakteristik ekologis pulau kecil, serta implikasi etis dari operasi yang berpotensi menyebabkan kerusakan ireversibel. Temuan menunjukkan bahwa kerugian ekologis yang diperkirakan, yang secara teknis sulit atau tidak mungkin direklamasi, jauh melampaui keuntungan ekonomi jangka pendek. Hal ini diperparah oleh celah dalam implementasi regulasi dan klaim mitigasi perusahaan yang tidak konsisten dengan realitas lapangan. Disimpulkan bahwa perlindungan permanen Raja Ampat dari aktivitas penambangan adalah keharusan teknis dan etis, dengan rekomendasi kebijakan yang berfokus pada penguatan penegakan hukum dan prioritas konservasi demi keberlanjutan ekologi dan kesejahteraan masyarakat

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agincourt Resources. (2020, Maret 30). Cara mengatasi pencemaran lingkungan di pertambangan. https://agincourtresources.com/id/2020/03/30/cara-mengatasi-pencemaran-lingkungan-di-pertambangan/

Badruzaman, I. (2025, Juni 11). Raja Ampat, warisan dunia dari timur Indonesia yang sarat prestasi dan wajib kita jaga bersama. Viva.co.id. https://banyumas.viva.co.id/wisata/3494-raja-ampat-warisan-dunia-dari-timur-indonesia-yang-sarat-prestasi-dan-wajib-kita-jaga-bersama

Begini aturan penambangan di pulau-pulau kecil. (2025, Juni 9). Tempo.co. https://www.tempo.co/politik/begini-aturan-penambangan-di-pulau-pulau-kecil-1673629

Cabut IUP, pulihkan alam: Langkah menuju keadilan ekologis di Raja Ampat. (n.d.). ANTARA News Sulawesi Tenggara. https://sultra.antaranews.com/berita/508969/cabut-iup-pulihkan-alam-langkah-menuju-keadilan-ekologis-di-raja-ampat

CNN Indonesia. (2025a, Juni 11). 8 keistimewaan Raja Ampat, surga terakhir dunia yang harus selamat. CNN Indonesia. https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20250611062234-269-1238378/8-keistimewaan-raja-ampat-surga-terakhir-dunia-yang-harus-selamat

CNN Indonesia. (2025b, Juni 12). Ahli UGM: Kerugian tambang Raja Ampat lampaui kasus PT Timah Rp271 T. CNN Indonesia. https://www.cnnindonesia.com/nasional/20250611191556-12-1238743/ahli-ugm-kerugian-tambang-raja-ampat-lampaui-kasus-pt-timah-rp271-t

CNN Indonesia. (2025c, Juni 12). Raja Ampat dikenal sebagai kawasan dengan keanekaragaman hayati laut tertinggi di dunia. CNN Indonesia. https://www.cnnindonesia.com/nasional/20250611191556-12-1238743/ahli-ugm-kerugian-tambang-raja-ampat-lampaui-kasus-pt-timah-rp271-t

CNN Indonesia. (2025d, Juni 12). Ahli UGM: Kerugian tambang Raja Ampat lampaui kasus PT Timah Rp271 T. CNN Indonesia. https://www.cnnindonesia.com/nasional/20250611191556-12-1238743/ahli-ugm-kerugian-tambang-raja-ampat-lampaui-kasus-pt-timah-rp271-t

Kontroversi izin tambang nikel di Raja Ampat. (2025, Juni 13). Tempo.co. https://www.tempo.co/politik/kontroversi-izin-tambang-nikel-di-raja-ampat-1685748

Environment-Indonesia. (n.d.). AMDAL untuk proyek pertambangan: Prosedur dan contoh dokumennya. https://environment-indonesia.com/amdal-untuk-proyek-pertambangan-prosedur-dan-contoh-dokumennya/

Geosinindo. (n.d.). Dampak limbah pertambangan, begini cara menanganinya. https://www.geosinindo.co.id/post/dampak-limbah-pertambangan-begini-cara-menanganinya

ICCTF. (n.d.). Factsheet pemanfaatan kawasan konservasi perairan oleh masyarakat secara berkelanjutan di Raja Ampat. https://www.icctf.or.id/portfolio-item/factsheet-pemanfaatan-kawasan-konservasi-perairan-oleh-masyarakat-secara-berkelanjutan-di-raja-ampat/

Indonesia. (1990). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. https://peraturan.bpk.go.id/Download/35455/UU%20Nomor%205%20Tahun%201990.pdf

Indonesia. (2024). Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2024 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. https://jdih.maritim.go.id/uu-no-32-tahun-2024

Iskandar, I. (n.d.). Menelusuri daya dukung lingkungan: Mengapa Raja Ampat tak layak jadi wilayah tambang. Kompasiana. https://www.kompasiana.com/pentears/684a8cf834777c58306b6c94/menulusuri-daya-dukung-lingkungan-mengapa-raja-ampat-tak-layak-jadi-wilayah-tambang

Konservasi Indonesia. (2025, Juni 11). Raja Ampat protected, not mined, Indonesian Conservation welcomes government decision. https://konservasi-id.org/en/raja-ampat-dilindungi-bukan-ditambang-konservasi-indonesia-sambut-keputusan-pemerintah/

LindungiHutan. (n.d.). Etika lingkungan: Pengertian, jenis, prinsip, tujuan, dan contoh penerapannya. https://lindungihutan.com/blog/memahami-etika-lingkungan-dan-prinsipnya/

Maulana, Y. (2025, Juni 12). Potret satelit Raja Ampat yang dikeruk tambang nikel. DetikJabar. https://www.detik.com/jabar/berita/d-7960252/potret-satelit-raja-ampat-yang-dikeruk-tambang-nikel

Muazam, A. R., & Maulana, I. (2025, Juni 11). Cabut 4 izin tambang nikel Raja Ampat dan ancaman hukum, bagaimana pulau lain?. Mongabay. https://mongabay.co.id/2025/06/11/cabut-4-izin-tambang-nikel-raja-ampat-dan-ancaman-hukum-bagaimana-pulau-lain/

Naimah, F. (2020). Tinjauan etika lingkungan hak asasi alam terhadap aktivitas penambangan pasir ilegal di Kabupaten Lumajang. https://etd.repository.ugm.ac.id/penelitian/detail/184490

Paat, Y. P. (2025, Juni 11). KKP: Kegiatan pertambangan tidak boleh dilakukan di pulau-pulau kecil. Suara Surabaya. https://www.suarasurabaya.net/kelanakota/2025/kkp-kegiatan-pertambangan-tidak-boleh-dilakukan-di-pulau-pulau-kecil/

Polemik tambang nikel Raja Ampat, pemerintah ubah aturan pemanfaatan pulau kecil. (2025, Juni 11). Suara.com. https://www.suara.com/bisnis/2025/06/11/161801/polemik-tambang-nikel-raja-ampat-pemerintah-ubah-aturan-pemanfaatan-pulau-kecil

Pustaka Arsip Kamparkab. (n.d.). Pembahasan tentang prinsip-prinsip etika lingkungan hidup. https://pustakaarsip.kamparkab.go.id/artikel-detail/1298/prinsipprinsip--etika-lingkungan-hidup

Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. (2025, Juni 10). Empat izin tambang dicabut, pemerintah tegaskan komitmen jaga kawasan konservasi Raja Ampat. https://setkab.go.id/empat-izin-tambang-dicabut-pemerintah-tegaskan-komitmen-jaga-kawasan-konservasi-raja-ampat/

Situmeang, Y. T. (2024, Desember 2). Etika pertambangan: Tanggung jawab terhadap lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Pinter Hukum. https://pinterhukum.or.id/etika-pertambangan-tanggung-jawab-terhadap-lingkungan-dan-kesejahteraan-masyarakat/

Syahrul, L. O. M., Hidayat, L. O. M. N., & Hidayat, L. O. M. N. (2018). Dampak penambangan pasir terhadap lingkungan pesisir di Desa Wawatu Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan. Jurnal Sipil, 1(1). https://ejournal.lppmunidayan.ac.id/index.php/sipil/article/view/1433

Tambang nikel Pulau Gag Raja Ampat. (n.d.). Tempo.co. https://www.tempo.co/hukum/tambang-nikel-pulau-gag-raja-ampat-1683639

The Sea People. (2023, Februari). Kawasan Konservasi Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (KKP3K) Raja Ampat. https://theseapeople.org/wp-content/uploads/2023/02/Final-RPZ-KKP-Kep-R4.pdf

WALHI. (2025, Juni 11). Pencabutan 4 izin usaha pertambangan (IUP) di Raja Ampat adalah tindakan yang terlambat dan setengah hati. https://www.walhi.or.id/pencabutan-4-izin-usaha-pertambangan-iup-di-raja-ampat-adalah-tindakan-yang-terlambat-dan-setengah-hati

Downloads

Published

19-06-2025

How to Cite

[1]
H. Sani and S. Syamsuddin, “Konflik Penambangan Nikel di Raja Ampat: Analisis Etika Lingkungan dan Rekayasa Pertambangan untuk Konservasi Berkelanjutan”, RIGGS, vol. 4, no. 2, pp. 3453–3461, Jun. 2025.

Issue

Section

Articles