Integrasi Akad Mudlarabh Bil Muzaraah Dalam Pengelolaan Hasil Pertanian: Model Kolaborasi Tiga Pilar Untuk Kesejahteraan Petani Berkelanjutan Petani Berkelanjutan

Authors

  • Suwardi Suwardi Universitas Jember
  • Muhammad Erfan Muktasim Billah Universitas Jember
  • Mahfudz Sidiq Universitas Jember

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i2.8761

Keywords:

Mudlarabah bil Muzaraah, Bagi Hasil Pertanian, Akad Syariah, Kesejahteraan Petani, Ketahanan Pangan

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan model integrasi kerjasama mudlarabah bil muzaraah sebagai media pengembangan hukum ekonomi Islam dalam pengelolaan hasil pertanian yang mencerminkan rasa keadilan, keterbukaan (transparansi), dan keberkelanjutan. Hal ini tidak sama dengan kajian sebelumnya yang pada umumnya membahas muzaraah secara terpisah atau terbatas pada praktik lama mengenai bagi hasil dua pihak, penelitian ini bermaksud menghadirkan terobosan baru berupa model kolaborasi tiga pilar yang saling menghadirkan peran pemerintah/lembaga keuangan syariah (sebagai penyedia modal), pemilik lahan, dan petani penggarap dalam satu  kerjasama terpadu. Penelitian ini menggunaka pendekatan kualitatif, dengan melakukan kajian terhadap aturan-aturan kerjasama dalam hukum ekonomi Islam, ditunjang dengan buku yang relevan, serta artikel-artikel yang terkait dalam memecahkan masalah ekonomi Islam. Penelitian ini menemukan kesimpulan sementara bahwa akad muzaraah dengan cara klasil menghadapi empat kelemahan: yaitu ketidakjelasan bentuk akad lisan, unsur gharar (ketidakpastian), kecenderungan risiko yang timpang, dan kepatuhan terhadap syariah yang rendah. Bentuk Kerjasama dengan model mudlarabah bil muzaraah yang menjadi usulan berpotensi mengatasi kelemahan tersebut melalui standardisasi akad tertulis, mekanisme bagi hasil multi-tier, dan skema antisipasi terjadinya risiko yang terintegrasi. Melalui model ini, pendapatan petani penggarap diproyeksikan akan naik 34% dan potensi wanprestasi dalam kontrak bisa berkurang hingga 60 %. Tidak sekedar mempermudah akses pembiayaan syariah di bidang pertanian, penelitian ini juga bisa menjadi referensi penting bagi pengebangan hukum ekonomi Islam (muamalah) dan jalan keluar dalam upaya pengentasan kemiskinan serta memperkuat ketahanan pangan secara nasional.

 

References

Al-Sistani, A. H. (N.D.). Chapter Sixteen: Sharecropping (Muzāraʿah). In Islamic Laws.

Allisa, L. N. (2025). Pengaruh Pengungkapan Bagi Hasil Muzara'ah Dan Mukhabarah Terhadap Tingkat Kesejahteraan Penggarap Perspektif Maqashid Syariah Di Desa Linggamekar Kuningan. Bachelor Thesis, UIN Syekh Nurjati Cirebon.

Bahroini, M. R. (2022). Tinjauan Hukum Islam Terhadap Praktek Perjanjian Kerjasama Pertanian Garam (Studi Kasus Di Desa Tloghoharum Kecamatan Wedarijaksa Kabupaten Pati). Undergraduate Thesis, IAIN Kudus.

Darwis, A. (2025). Tinjauan Akad Muzara'ah Pada Sistem Bagi Hasil Pertanian (Studi Kasus Di Desa Labuhan Ratu, Kecamatan Labuhan Ratu, Kabupaten Lampung Timur). Undergraduate Thesis, IAIN Metro.

DSN-MUI. (2012). Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia No. 85/DSN-MUI/XII/2012 Tentang Akad Muzara'ah.

Khoiriyah, R. (2025). Penerapan Akad Bagi Hasil Pada Kerjasama Pengelolaan Ladang Pertanian Desa Pontang Kecamatan Ambulu Kabupaten Jember Dalam Perspektif Islam. Undergraduate Thesis, UIN Kiai Haji Achmad Shiddiq Jember.

Mahboob, M. N., Mansor, F., & Madun, A. B. (2025). Reviving Agricultural Finance Via Islamic Contracts: Promoting Risk Management, Economic Empowerment, And Social Justice. Journal Of Islamic Thought And Civilization, 15(1), 1–25.

Majid, R. (2021). Designing Salam-Muzara'ah Linked Waqf To Financing Agricultural Sector. Journal Of Islamic Monetary Economics And Finance, 7(3), 503–526.

Miftahurrahmi. (2020). Pelaksanaan Akad Mukhabarah Pada Kerjasama Usaha Pertanian Padi Ditinjau Menurut Fiqih Muamalah. Skripsi, UIN Sultan Syarif Kasim Riau.

Muhammad, N. S., & Akbar, M. A. (2021). Muzara'ah Sharecropping: Islamic And Western Perspectives Of Agricultural Contracts For Sustainable Development. In Proceedings Of The 3rd International Conference On Islamic Economics And Finance. IIUM Press.

Nurlela Kadir. (2025). Optimalisasi Model Pemenuhan Zakat Pertanian Berbasis Muzara'ah Yang Berkelanjutan. Filantropi: Jurnal Manajemen Zakat Dan Wakaf, 4(1).

Rahma, T. I. F. (2024). Assessment Of The Impact Of Agricultural Collaboration Practices On The Income Of Farmers Through Muzara'ah And Mukhabarah Contracts. Journal Of Islamic Economics And Finance, 11(1).

Ramdhani, G., Putri, W. A., Safira, A. N. A., Putri, D. A. E., Maulida, A. R., Mukkaromah, L., & Kurniawan, T. (2025). Akad Muzara'ah Dan Musaqah Dalam Perspektif Fiqh Muamalah Serta Implementasinya Di Bidang Pertanian Dan Perkebunan. SYARIAH: Jurnal Ilmu Hukum, 3(2), 37–46.

Rivaldi, M., Razak, A., & Jihad, A. A. (2025). Analysis Of The Practice Of Rice Sharing Cooperation From The Perspective Of Akad Muzara'ah. Al-Mudharabah: Jurnal Ekonomi Dan Keuangan Syariah, 6(2).

S. & N. A. (2024). Settlement Of Default Of Muzara'ah Contract Of Rice Farmers In Sigama Village, Padang Bolak District, Padang Lawas Utara Regency DSN-MUI Perspective No. 85/DSN-MUI/XII/2012. El-Ghiroh: Jurnal Studi Keislaman, 22(2).

Susanti, D. O., Sari, N. K., Adonara, F. F., Tektoka, R. I., & Putri, A. S. (2025). Cooperation Based On The Mudharabah Bil Mukhabarah Contract As An Effort To Maintain Food Security. Jurnal Magister Hukum Udayana (Udayana Master Law Journal), 14(2), 466–481.

Downloads

Published

12-05-2026

How to Cite

Suwardi, S., Billah, M. E. M., & Sidiq, M. (2026). Integrasi Akad Mudlarabh Bil Muzaraah Dalam Pengelolaan Hasil Pertanian: Model Kolaborasi Tiga Pilar Untuk Kesejahteraan Petani Berkelanjutan Petani Berkelanjutan. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology, 4(2), 358–364. https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i2.8761