Peran Pendidikan Pancasila Terhadap Karakter Generasi Z Di Era Digital
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i2.10487Keywords:
Pendidikan Pancasila, Karakter, Generasi Z, Era Digital, Literasi DigitalAbstract
Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan yang signifikan terhadap pola kehidupan Generasi Z, terutama dalam cara berkomunikasi, memperoleh informasi, dan membangun identitas diri. Di satu sisi, kemajuan teknologi memberikan berbagai kemudahan dalam akses informasi dan proses pembelajaran, namun di sisi lain juga memunculkan berbagai permasalahan seperti penyebaran hoaks, cyberbullying, menurunnya interaksi sosial, serta degradasi nilai moral. Kondisi tersebut menuntut adanya penguatan pendidikan karakter yang mampu membentengi generasi muda dari dampak negatif era digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pendidikan Pancasila dalam membentuk karakter Generasi Z di era digital. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah berupa jurnal, buku, dan artikel yang relevan dengan topik penelitian. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk memberikan gambaran komprehensif mengenai implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan digital Generasi Z. Hasil kajian menunjukkan bahwa Pendidikan Pancasila berperan penting sebagai landasan moral dan etika digital melalui internalisasi nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial. Nilai-nilai tersebut dapat menjadi pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan ruang digital, seperti penyalahgunaan media sosial, intoleransi, dan rendahnya literasi digital. Selain itu, efektivitas pendidikan karakter berbasis Pancasila memerlukan strategi pembelajaran yang inovatif, kontekstual, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Keberhasilan pembentukan karakter juga dipengaruhi oleh sinergi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat. Dengan demikian, Pendidikan Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai mata pelajaran formal, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam membentuk Generasi Z yang berkarakter, berintegritas, serta mampu menghadapi tantangan era digital secara bijaksana.
References
Arifin, Z., & Setiawan, A. (2023). Pendidikan karakter berbasis budaya lokal dalam menghadapi tantangan globalisasi. Jurnal Pendidikan Karakter, 14(1), 45–58.
Budimansyah, D. (2021). Penguatan Pendidikan Karakter. Bandung: UPI Press.
Dewi, D. A., & Furnamasari, Y. F. (2021). Peranan Pendidikan Pancasila dalam membentuk karakter generasi muda di era globalisasi. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(3), 7497–7504.
Haryati, S. (2022). Pendidikan karakter di era digital: Tantangan dan strategi implementasi. Jurnal Pendidikan Karakter, 13(2), 201–214.
Hidayatullah, S., Waris, A., Devianti, R. C., Sari, S. R., Wibowo, I. A., & Made, P. (2020). Perilaku generasi Z dalam menggunakan media sosial dan implikasinya terhadap pendidikan karakter. Jurnal Pendidikan Humaniora, 8(2), 112–120.
Kaelan. (2020). Pendidikan Pancasila. Yogyakarta: Paradigma.
Komalasari, K., & Saripudin, D. (2020). Pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Pancasila pada generasi digital. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 17(1), 1–12.
Kurnia, N., & Astuti, S. I. (2022). Literasi digital masyarakat Indonesia dalam menghadapi disinformasi di media sosial. Jurnal Komunikasi Indonesia, 11(2), 85–97.
Mulyasa, E. (2022). Manajemen Pendidikan Karakter. Jakarta: Bumi Aksara.
Nasrullah, R. (2021). Media Sosial: Perspektif Komunikasi, Budaya, dan Sosioteknologi (Cetakan ke-8). Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
Nugroho, A. (2022). Efektivitas project-based learning dalam internalisasi nilai-nilai Pancasila pada peserta didik. Jurnal Civic Hukum, 7(1), 55–67.
Prasetyo, B., & Trisyanti, U. (2018). Revolusi industri 4.0 dan tantangan perubahan sosial. Prosiding SEMATEKSOS 3 “Strategi Pembangunan Nasional Menghadapi Revolusi Industri 4.0”, 22–27.
Prastowo, A. (2021). Metode Penelitian Kualitatif dalam Perspektif Rancangan Penelitian. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Putri, R. A., Wijayanti, D., & Suryani, N. (2023). Karakteristik generasi Z dalam era transformasi digital dan implikasinya terhadap pendidikan. Jurnal Pendidikan Indonesia, 12(1), 34–47.
Rahayu, A., & Nugraha, D. (2023). Etika digital sebagai fondasi pembentukan karakter generasi Z. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 13(1), 50–63.
Rahmawati, F., & Harmanto. (2022). Implementasi nilai-nilai Pancasila dalam pembentukan karakter peserta didik di era digital. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 7(2), 145–156.
Sapriya. (2021). Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di Era Digital. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Setiawan, D. (2020). Dampak teknologi digital terhadap perubahan perilaku sosial remaja Indonesia. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 9(1), 101–110.
Somantri, M. (2022). Reaktualisasi Pendidikan Pancasila dalam menghadapi tantangan generasi digital. Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan, 7(2), 89–101.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Suriadi, A., Firman, F., & Ahmad, R. (2021). Integrasi literasi digital dan pendidikan karakter dalam pembelajaran abad ke-21. Jurnal Pendidikan Indonesia, 10(3), 430–442.
Sutrisno. (2023). Inovasi pembelajaran Pendidikan Pancasila berbasis teknologi untuk generasi Z. Jurnal Teknologi Pendidikan, 25(1), 67–80.
Syarif, M., & Hasanah, U. (2022). Peran keluarga dalam pembentukan karakter generasi Z di era media sosial. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 4728–4740.
Wahyuni, S. (2023). Pengaruh media sosial terhadap pembentukan identitas diri remaja di Indonesia. Jurnal Komunikasi dan Media, 5(2), 120–133.
Winarno. (2020). Paradigma Baru Pendidikan Kewarganegaraan: Panduan Kuliah di Perguruan Tinggi. Jakarta: Bumi Aksara.
Yuniarto, P. R. (2021). Globalisasi, identitas budaya, dan tantangan generasi muda Indonesia. Jurnal Masyarakat dan Budaya, 23(1), 15–29.
Zed, M. (2018). Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Zubaedi. (2021). Desain Pendidikan Karakter: Konsepsi dan Aplikasinya dalam Lembaga Pendidikan. Jakarta: Kencana.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.













