Pengaruh Jumlah UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Kota Bengkulu

Authors

  • Nadia Selviyanti Universitas Prof. Dr. Hazairin
  • Asad Asad Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH, Bengkulu
  • Ariel Siswantoro Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH, Bengkulu

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.9978

Keywords:

UMKM, Pertumbuhan Ekonomi, Penyerapan Tenaga Kerja, Regresi Linear Berganda

Abstract

Penyerapan tenaga kerja merupakan salah satu indikator keberhasilan pembangunan ekonomi daerah yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pertumbuhan ekonomi. Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah belum konsistennya peningkatan penyerapan tenaga kerja meskipun jumlah UMKM terus bertambah dan pertumbuhan ekonomi secara umum menunjukkan tren positif di Kota Bengkulu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah UMKM dan pertumbuhan ekonomi terhadap penyerapan tenaga kerja di Kota Bengkulu, baik secara parsial maupun simultan, selama periode 2015 hingga 2025. Penelitian dilaksanakan di Kota Bengkulu dengan menggunakan pendekatan kuantitatif berbasis data sekunder tahunan yang bersumber dari Badan Pusat Statistik Kota Bengkulu dan Dinas Koperasi dan UKM Kota Bengkulu. Populasi sekaligus sampel penelitian adalah seluruh data tahunan jumlah UMKM, pertumbuhan ekonomi yang diproksikan melalui laju PDRB atas dasar harga konstan, dan penyerapan tenaga kerja selama 11 tahun pengamatan, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi dan dianalisis menggunakan metode regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS versi 30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial jumlah UMKM berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja, yang ditunjukkan oleh koefisien regresi sebesar 2,064 dengan nilai t-hitung 5,722 dan signifikansi 0,000 lebih kecil dari 0,05. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi tidak berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja dengan nilai t-hitung 1,714 dan signifikansi 0,125 lebih besar dari 0,05. Secara simultan, jumlah UMKM dan pertumbuhan ekonomi berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja dengan nilai F-hitung sebesar 16,458 dan signifikansi 0,001. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,804 menunjukkan bahwa 80,4 persen variasi penyerapan tenaga kerja mampu dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Dengan demikian, pengembangan UMKM terbukti menjadi strategi utama dalam mendorong penyerapan tenaga kerja di Kota Bengkulu.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2020). Economic development (13th ed.). Pearson Education.

Tambunan, T. (2019). UMKM di Indonesia: Perkembangan, kendala, dan tantangan. Ghalia Indonesia.

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia. (2024). Statistik UMKM Indonesia. Kemenkop UKM RI.

Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2020). Economic development (13th ed.). Pearson Education. (Edisi khusus pertumbuhan ekonomi regional)

Blanchard, O. (2017). Macroeconomics (7th ed.). Pearson.

Badan Pusat Statistik Kota Bengkulu. (2026). Kota Bengkulu dalam angka 2026. BPS Kota Bengkulu.

Rahmawati, D. (2021). Pengaruh jumlah UMKM terhadap penyerapan tenaga kerja di Provinsi Jawa Tengah. Universitas Negeri Semarang.

Lestari, S. (2022). Faktor-faktor yang memengaruhi penyerapan tenaga kerja di Kota Medan. Universitas Sumatera Utara.

Nugroho, A. (2023). Peran UMKM dalam meningkatkan kesempatan kerja. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan.

Prasetyo, B. (2024). Analisis pertumbuhan ekonomi terhadap penyerapan tenaga kerja. Jurnal Ekonomi Daerah.

Siregar, M. (2020). Analisis pengaruh PDRB terhadap pertumbuhan UMKM di Indonesia. Universitas Indonesia.

Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Ghozali, I. (2021). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 26. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Putri, A., & Rahman, A. (2023). Pengaruh pertumbuhan ekonomi dan UMKM terhadap penyerapan tenaga kerja. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 15(2), 45–58.

Mankiw, N. G. (2021). Principles of economics (9th ed.). Cengage Learning.

Arsyad, L. (2020). Ekonomi pembangunan. UPP STIM YKPN.

Gujarati, D. N., & Porter, D. C. (2012). Dasar-dasar ekonometrika. Salemba Empat.

Badan Pusat Statistik Kota Bengkulu. (2026). Indikator ketenagakerjaan Kota Bengkulu tahun 2015–2025. BPS Kota Bengkulu.

Dinas Koperasi dan UKM Kota Bengkulu. (2026). Data jumlah UMKM Kota Bengkulu tahun 2015–2025. Dinas Koperasi dan UKM Kota Bengkulu.

Suwito, H. (2024). Dampak pertumbuhan ekonomi sektor jasa terhadap ketenagakerjaan di Kota Bengkulu. Jurnal Pembangunan Daerah, 6(1), 12–24.

Santoso, B., & Lestari, A. (2024). Analisis kapasitas penyerapan tenaga kerja pada sektor mikro. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 16(1), 78–90.

Sukirno, S. (2016). Makroekonomi teori pengantar. RajaGrafindo Persada.

Wulandari, R. (2019). Analisis perkembangan UMKM dan dampaknya terhadap ekonomi regional. Universitas Airlangga.

Downloads

Published

09-07-2026

How to Cite

[1]
N. Selviyanti, A. Asad, and A. Siswantoro, “Pengaruh Jumlah UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Kota Bengkulu”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 13798–13805, Jul. 2026.

Issue

Section

Articles