Pengaruh Fear of Missing Out (FOMO), Persepsi Imbal Hasil, dan Financial Self-Efficacy terhadap Keputusan Investasi Saham pada Mahasiswa di Kabupaten Brebes

Authors

  • Savitri Zulfa Masfufah Universitas Muhadi Setiabudi
  • Roni Roni Universitas Muhadi Setiabudi
  • Anisa Sains Kharisma Universitas Muhadi Setiabudi
  • Hilda Kumala Wulandari Universitas Muhadi Setiabudi
  • Dumadi Dumadi Universitas Muhadi Setiabudi

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.9927

Keywords:

FOMO, Persepsi Imbal Hasil, Financial Self-Efficacy, Keputusan Investasi Saham, Mahasiswa

Abstract

Fenomena ketimpangan antara inklusi keuangan yang masif dan tingkat literasi finansial yang rendah akibat lonjakan investor baru dalam dinamika pasar modal saat ini ditempatkan sebagai pijakan krusial yang menginisiasi arah penelitian ini. Penelitian ini diarahkan untuk mengevaluasi peran fear of missing out (FOMO), persepsi imbal hasil, serta financial self-efficacy terhadap keputusan investasi saham pada mahasiswa di Kabupaten Brebes. Pendekatan kuantitatif diterapkan melalui pengadopsian kerangka Theory of Planned Behavior (TPB) sebagai pijakan teoritis yang relevan. Purposive sampling diterapkan guna menjaring 114 responden sebagai sampel penelitian. Data yang diperoleh kemudian diolah dengan mengoperasikan metode Partial Least Square (PLS) berbasis variance. Hasil bootstrapping mengonfirmasi variabel FOMO, persepsi imbal hasil, dan financial self-efficacy memberikan kontribusi positif terhadap keputusan investasi saham, baik dalam pengujian secara parsial maupun simultan. Posisi ketiga variabel tersebut sebagai faktor determinan yang mengakselerasi pengambilan keputusan investasi pada investor muda ditegaskan melalui temuan ini. Urgensi literasi keuangan yang terencana dan berkelanjutan direkomendasikan oleh hasil studi guna mengendalikan bias akibat dominasi financial self-efficacy dan persepsi imbal hasil, sekaligus dipergunakan untuk memitigasi dampak negatif dari tekanan emosional FOMO dalam setiap keputusan investasi saham yang diambil. Melalui temuan ini diharapkan dapat memperkaya pemahaman terkait aspek psikologis dan literasi keuangan secara lebih mendalam, sehingga mampu mendukung terbentuknya perilaku investasi yang lebih bijak dan rasional di kalangan generasi muda Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] N. R. Saputra and D. K. Wardani, “Pengaruh Motivasi Investasi , Social Media Influencer Tiktok dan Fomo sebagai Varibel Mediasi terhadap Minat Membeli Produk Saham di Pasar Modal pada Mahasiswa Fkip UNS,” J. Pendidik. Ekon. (JUPE), 13(3), vol. 13, no. 3, pp. 285–293, 2025.

[2] Saryadi and F. E. Yudiana, “Factors Influencing Sharia Mutual Fund Investment Decisions in Indonesia: What Is Fomo’s Role?,” Iqtishadia J. Kaji. Ekon. dan Bisnis Islam, vol. 18, no. 1, pp. 217–246, 2025, doi: 10.21043/iqtishadia.v18i1.30467.

[3] P. Wulandari, M. Gunawan, A. Sholeha, D. Harini, and A. Yulianto, “Pengaruh Edukasi Investasi, Manfaat Investasi, terhadap Minat Berinvestasi di Pasar Modal pada Mahasiswa,” Era Akad. J. Ilm. Multidisiplin Mhs., vol. 1, no. 1, pp. 63–74, 2024.

[4] M. Ghibran, H. K. Wulandari, Roni, and Nasiruddin, “Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Investasi di Pasar Modal (Studi Empiris pada Mahasiswa di Kabupaten Brebes),” J. Manaj. dan Akunt., vol. 5, no. 1, pp. 376–390, 2025, doi: : https://doi.org/10.56910/gemilang.v5i4.2751.

[5] C. Sunarko and S. Sutrisno, “The Effect of Financial Literacy, Financial Self-Efficacy, Financial Technology Literacy, and Risk Perception on Stock Investment Decisions: Millennials Preferences,” Asian Manag. Bus. Rev., vol. 5, no. 1, pp. 19–34, 2025, doi: 10.20885/ambr.vol5.iss1.art2.

[6] L. Ayudiastuti, “Analisis Pengaruh Keputusan Investasi Mahasiswa,” J. Ilmu Manaj., vol. 9, no. 3, pp. 1138–1149, 2021, doi: 10.26740/jim.v9n3.p1138-1149.

[7] W. Ramashar, S. H. Sandri, and R. Hidayat, “Faktor Psikologi dan Keputusan Investasi Mahasiswa di Pasar Modal,” J. Ris. Akunt. dan Keuang., vol. 10, no. 1, pp. 93–102, 2022, doi: 10.17509/ jrak. v10i1.36709.

[8] I. Ajzen, The Theory of Planned Behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 1991.

[9] A. K. Przybylski, K. Murayama, C. R. DeHaan, and V. Gladwell, “Motivational, Emotional, and Behavioral Correlates Of Fear Of Missing Out,” Comput. Human Behav., vol. 29, no. 4, pp. 1841–1848, 2013, doi: https://doi.org/10.1016/j.chb.2013.02.014.

[10] S. A. Syakuran, S. R. Zahira, A. R. L. Putri, K. Syakira, and N. M. Putri, “Analisis Perilaku Investasi Mahasiswa: Tinjauan Pump and Dump dan FOMO,” J. Akad. Akunt. Indones. Padang, vol. 5, no. 1, pp. 50–57, 2025.

[11] J. Chen, “Understanding Expected Return : A Guide to Investment Profitability,” Investopedia.

[12] R. Aliyah, V. A. Dabariba, R. Aldiansyah, and M. I. Harahap, “Persepsi Resiko dan Return terhadap Minat Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara untuk Berinvestasi Saham,” Cap. Curr. Res. Pract. Econ. Sharia Financ., vol. 3, no. 4, pp. 69–74, 2026.

[13] S. Cahyatullah and D. Hambali, “Pengaruh Financial Self Efficacy dan Mental Accounting terhadap Perilaku Keuangan Generasi-Z di Kabupaten Sumbawa,” Pendas J. Ilm. Pendidik. Dasar, vol. 09, no. 4, pp. 231–251, 2024.

[14] N. F. Azizah, Dumadi, and A. S. Kharisma, “Pentingnya Perencanaan Keuangan bagi Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Desa Tiwulandu, Brebes,” J. Pengabdi. Masy. Sains dan Teknol., vol. 1, no. 3, pp. 53–59, 2022.

[15] E. Tandelilin, Pasar Modal: Manajemen Portofolio dan Investasi. Daerah Istimewa Yogyakarta: Kanisius, 2017.

[16] B. I. U. Maulida and L. Effendy, “Pengaruh Influencer Marketing, Motivasi Diri, dan Pengetahuan Investasi terhadap Pengambilan Keputusan Investasi Saham (Studi Kasus Mahasiswa Universitas Mataram),” J. Sos. Ekon. Dan Hum., vol. 10, no. 2, pp. 317–327, 2024, doi: 10.29303/jseh.v10i2.516.

[17] S. B. Butar, “Peran Mediasi Motivasi Berprestasi pada Pengaruh Pelatihan dan Literasi Digital terhadap Kompetensi Digital Guru Ekonomi Di SMA Se-Kota Bandung,” Universitas Pendidikan Indonesia, 2024.

[18] A. S. Kharisma, “Intensi Penggunaan Financial Technology pada Perbankan Syariah terhadap Inklusi Keuangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Umkm) di Jawa Tengah,” Universeitas Jendral Soedirman, 2021.

[19] M. R. Y. Putra and P. Fauzi, “Pengaruh Stabilitas Finansial, Literasi Keuangan dan Fear of Missing Out (Fomo) terhadap Keputusan Investasi Pasar Modal di Kalangan Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsoed,” Lingk. Ekon., vol. 4, no. 1, pp. 22–38, 2025.

[20] E. Mufahamah, Rahyono, and F. Febriani, “Pengaruh Kualitas Pelatihan Pasar Modal, Persepsi Return, Persepsi Resiko, Persepsi Harga dan Modal Minimal Investasi terhadap Minat Investasi Mahasiswa Perguruan Tinggi Swasta Bandar Lampung,” EKOMA J. Ekon., vol. 4, no. 1, pp. 411–421, 2024.

[21] I. R. Johan and S. A. Azariani, “Persepsi Risiko, Financial Self-Efficacy dan Minat Investasi Emas pada Generasi Z,” J. Ilmu Kel. dan Konsum., vol. 18, no. 1, pp. 26–37, 2025.

[22] A. Goeyana and M. A. E. Marlina, “Financial Literacy and Risk Perception: the Key To Understanding the Relationship Between Fomo and Investment Decisions,” J. Apl. Akunt., vol. 9, no. 1, pp. 46–59, 2024, doi: 10.29303/jaa.v9i1.433.

Downloads

Published

16-06-2026

How to Cite

[1]
S. Z. Masfufah, R. Roni, A. S. Kharisma, H. K. Wulandari, and D. Dumadi, “Pengaruh Fear of Missing Out (FOMO), Persepsi Imbal Hasil, dan Financial Self-Efficacy terhadap Keputusan Investasi Saham pada Mahasiswa di Kabupaten Brebes”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 8718–8727, Jun. 2026.

Issue

Section

Articles