Optimalisasi Implementasi Corporate Social Responsibility (CSR) Pada Perusahaan Pertambangan: Antara Formalitas dan Tanggung Jawab Nyata Terhadap Nilai Perusahaan

Authors

  • Hilma Harmen Universitas Negeri Medan
  • Dinni Ria Anggita Universitas Negeri Medan
  • Muhammad Afdal Universitas Negeri Medan
  • Okta Vianie Situmorang Universitas Negeri Medan
  • Rotua Julianti Simare Mare Universitas Negeri Medan
  • Shella Anjelika Br Tampubolon Universitas Negeri Medan
  • Yulan Hutabarat Universitas Negeri Medan

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.9879

Keywords:

Corporate Social Responsibility (CSR), Perusahaan Pertambangan, Stakeholder, Pemberdayaan Masyarakat, Keberlanjutan Perusahaan

Abstract

Corporate Social Responsibility (CSR) Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan akibat aktivitas operasionalnya. Pada perusahaan pertambangan, pelaksanaan CSR sangat penting karena kegiatan pertambangan berdampak pada aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan di sekitar wilayah operasional. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan pelaksanaan CSR pada PT Aneka Tambang Tbk UBPN Sulawesi Tenggara agar program yang dijalankan tidak sekadar memenuhi kewajiban administratif, tetapi mampu memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat serta lingkungan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur melalui pengumpulan data dari jurnal ilmiah, buku, dan penelitian terdahulu. Analisis didasarkan pada teori stakeholder dan konsep Triple Bottom Line yang menekankan keseimbangan antara aspek profit, people, dan planet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program CSR telah dilaksanakan pada bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. Namun, implementasinya masih menghadapi kendala, seperti penyaluran bantuan yang belum optimal, rendahnya partisipasi masyarakat, serta belum maksimalnya dampak program terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar tambang. Selain itu, CSR masih sering dipandang sebagai pemenuhan kewajiban regulasi sehingga manfaatnya belum sepenuhnya berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan optimalisasi CSR melalui penyusunan program berdasarkan kebutuhan masyarakat, peningkatan transparansi perusahaan, pelibatan stakeholder dalam pengambilan keputusan, serta penguatan program pelestarian lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat, mengurangi dampak negatif pertambangan, dan memperkuat keberlanjutan perusahaan dalam jangka panjang.

Downloads

Download data is not yet available.

References

1. Bansal, P., & DesJardine, M. R. (2014). Business sustainability: It is about time. Strategic Organization, 12(1), 70–78.

2. Buallay, A. (2019). Is sustainability reporting (ESG) associated with performance? Evidence from the European . banking sector. Management of Environmental Quality: An International Journal, 30(1), 98–115. ISSN 1477-7835, E-ISSN 1758-6119.

3. Carroll, A. B. (1991). The pyramid of Corporate Social Responsibility: Toward the moral management of organizational stakeholders. Business Horizons, 34(4), 39–48. ISSN 0007-6813, E-ISSN 1873-6068.

4. Carroll, A. B. (2015). Corporate Social Responsibility: The centerpiece of competing and complementary frameworks. Organizational Dynamics, 44(2), 87–96.

5. Crane, A., Matten, D., & Spence, L. J. (2019). Corporate Social Responsibility: Readings and Cases in a Global Context. London: Routledge.

6. Elkington, J. (2018). 25 years ago I coined the phrase “Triple Bottom Line.” Here’s why it’s time to rethink it. Harvard Business Review, 25, 2–5.

7. Freeman, R. E., Harrison, J. S., & Wicks, A. C. (2010). Stakeholder Theory: The State of the Art. Cambridge: Cambridge University Press.

8. Hamann, R., & Kapelus, P. (2017). Corporate Social Responsibility in mining in Southern Africa. Journal of Cleaner Production, 84, 1–8.

9. Hilson, G. (2017). Corporate Social Responsibility in the extractive industries: Experiences from developing countries. Resources Policy, 54, 1–9. ISSN 0301-4207, E-ISSN 1873-7641.

10. Hörisch, J., Freeman, R. E., & Schaltegger, S. (2014). Applying stakeholder theory in sustainability management. Organization and Environment, 27(4), 328–346.

11. Jamali, D., Karam, C., Yin, J., & Soundararajan, V. (2017). CSR logics in developing countries. Journal of Business Ethics, 143(1), 1–14.

12. Jenkins, H., & Yakovleva, N. (2016). Corporate Social Responsibility in the mining industry. Resources Policy, 31(3), 271–284.

13. Latapí Agudelo, M. A., Jóhannsdóttir, L., & Davídsdóttir, B. (2019). A literature review of the history and evolution of Corporate Social Responsibility. International Journal of Corporate Social Responsibility, 4(1), 1–23. ISSN 2366-0066, E-ISSN 2366-0074.

14. Lozano, R. (2015). A holistic perspective on corporate sustainability drivers. Corporate Social Responsibility and Environmental Management, 22(1), 32–44.

15. Matuszak, Ł., & Różańska, E. (2017). CSR disclosure in Polish-listed companies. Sustainability, 9(11), 1–20.

16. Mustofa, A., & Suaidah, Y. M. (2020). Pengaruh pengungkapan Corporate Social Responsibility terhadap nilai perusahaan pada perusahaan pertambangan. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 9(2), 112–120. ISSN 2301-4717.

17. Ningtyas, C. P., Kambolong, M., & Makmur, M. (2022). Implementasi Corporate Social Responsibility pada PT Aneka Tambang Tbk. UBPN Sulawesi Tenggara. Journal Publicuho, 5(4), 1091–1112.

18. Parmar, B. L., Freeman, R. E., Harrison, J. S., Wicks, A. C., Purnell, L., & De Colle, S. (2010). Stakeholder theory: The state of the art. Academy of Management Annals, 4(1), 403–445.

19. Pratiwi, D. (2022). Implementasi Corporate Social Responsibility sebagai strategi reputasi perusahaan. Jurnal Manajemen dan Bisnis Indonesia, 8(1), 45–56.

20. Rahmawati, N. (2023). Pemberdayaan masyarakat melalui Corporate Social Responsibility pada sektor pertambangan. Jurnal Pembangunan Sosial, 5(1), 55–67.

21. Sari, R. (2020). Corporate Social Responsibility dan pembangunan ekonomi masyarakat pada perusahaan pertambangan di Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 21(2), 87–96.

22. Savitz, A. W., & Weber, K. (2013). The Triple Bottom Line: How Today’s Best-Run Companies Are Achieving Economic, Social and Environmental Success. San Francisco: Jossey-Bass.

23. Schaltegger, S., & Burritt, R. (2018). Business cases and corporate engagement with sustainability. Accounting, Auditing & Accountability Journal, 31(6), 1–15.

24. Slaper, T. F., & Hall, T. J. (2011). The Triple Bottom Line: What is it and how does it work? Indiana Business Review, 86(1), 4–8.

25. Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339.

26. Yusuf, M. (2021). Sustainability dan efektivitas Corporate Social Responsibility pada sektor pertambangan. Jurnal Ilmu Lingkungan, 19(3), 210–221.

Downloads

Published

09-07-2026

How to Cite

[1]
H. Harmen, “Optimalisasi Implementasi Corporate Social Responsibility (CSR) Pada Perusahaan Pertambangan: Antara Formalitas dan Tanggung Jawab Nyata Terhadap Nilai Perusahaan”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 13743–13750, Jul. 2026.

Issue

Section

Articles