Pengaruh Penataan Kawasan dan Fasilitas Pendukung Terhadap Kepuasan Pelaku UMKM di Kawasan Balai Buntar Kota Bengkulu

Authors

  • Alisya Salsabila Universitas Prof. Dr. Hazairin SH
  • Ellya Revolina Universitas Prof. Dr. Hazairin., SH
  • Ariel Siswantoro Universitas Prof. Dr. Hazairin., SH

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.9839

Keywords:

Penataan Kawasan, Fasilitas Pendukung, Kepuasan Pelaku UMKM, Balai Buntar, UMKM

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penataan kawasan dan fasilitas pendukung terhadap kepuasan pelaku UMKM di Kawasan Balai Buntar Kota Bengkulu, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh transformasi Kawasan Balai Buntar dari ruang olahraga menjadi pusat kuliner dan aktivitas UMKM yang memerlukan evaluasi kebijakan penataan kawasan secara empiris. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sifat asosiatif kausal. Populasi penelitian adalah seluruh pelaku UMKM yang aktif berjualan di Kawasan Balai Buntar sebanyak 100 orang, dengan sampel sebanyak 50 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert 1-5, observasi terstruktur, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, penataan kawasan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelaku UMKM (t-hitung = 2,671; Sig. = 0,010) dan fasilitas pendukung berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelaku UMKM (t-hitung = 5,433; Sig. = 0,000). Secara simultan, penataan kawasan dan fasilitas pendukung bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelaku UMKM (F-hitung = 71,208; Sig. = 0,000). Nilai R Square sebesar 0,752 menunjukkan bahwa 75,2% variasi kepuasan pelaku UMKM dapat dijelaskan oleh kedua variabel independen, sedangkan sisanya 24,8% dijelaskan oleh variabel lain di luar penelitian. Kesimpulannya, penataan kawasan dan fasilitas pendukung baik secara parsial maupun simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelaku UMKM di Kawasan Balai Buntar Kota Bengkulu, dengan fasilitas pendukung merupakan faktor yang paling dominan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alwasi, M. R. Y. (2024). Pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen pada UMKM. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia, 13(1), 71–80.

Andriani, R., & Febrina, A. (2023). Pengaruh fasilitas dan lokasi usaha terhadap kepuasan konsumen pada UMKM. Jurnal Manajemen Bisnis, 11(2), 120–129.

Badan Pusat Statistik (BPS). (2024). Perkembangan indikator ekonomi makro Indonesia tahun 2024. Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id

Bigné, J. E., Mattila, A. S., & Andreu, L. (2007). The movie experience: A revised approach to determinants of satisfaction. Journal of Business Research, 60(4), 454-460. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2006.04.006

Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Bengkulu. (2026). Data pelaku UMKM terdaftar di Kawasan Balai Buntar. Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Bengkulu.

Fanggidae, F. O., et al. (2024). Strategi penataan pedagang ikan segar kaki lima di Kota Kupang: Implikasi terhadap estetika dan keberlanjutan usaha. Jurnal Inovasi Kebijakan, 8(1), 1-13.

Farida, D., Ramadhan, E., Khairunnisa, F. S., Ubaidilah, M. I., Amalia, T. M. P., & Setyaningrum, R. P. (2025). Pengaruh environment karyawan dan kepuasaan pelanggan terhadap total quality management pada UMKM di Cikarang. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia, 3(1), 93-102. https://doi.org/10.61132/jepi.v3i1.1068

Ghozali, I. (2018). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 25 (9th ed.). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Hidayat, T., et al. (2020). Dampak relokasi dan penataan kawasan terhadap keluhan pedagang kaki lima. Jurnal Kebijakan Publik, 15(3), 78-89.

Irfan. (2026). Penataan ruang publik terpadu di Kawasan Balai Buntar Kota Bengkulu. Bengkulu Post, 10 April 2026.

Mu'ti, K. (2022). Pengaruh lokasi dan fasilitas terhadap kepuasan konsumen. Jurnal Administrasi dan Bisnis, 9(1), 55–64.

Nugraha, S. M. (2013). Pengaruh fasilitas kawasan terhadap kepuasan pengunjung. Jurnal Manajemen Pariwisata, 5(1), 21–30.

Oliver, R. L. (1980). A cognitive model of the antecedents and consequences of satisfaction decisions. Journal of Marketing Research, 17(4), 460-469. https://doi.org/10.2307/3150499

Oliver, R. L. (1993). Cognitive, affective, and attribute bases of the satisfaction response. Journal of Consumer Research, 20(3), 418-430. https://doi.org/10.1086/209358

Pane, A. M. (2018). Pengaruh fasilitas dan lokasi terhadap kepuasan pelanggan. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 7(2), 88–96.

Prasetyo, A., & Huda, N. (2023). Lingkungan usaha dan produktivitas UMKM di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 23(1), 45-58.

Rahma, D. A., & Widyastuti, D. T. (2024). Penilaian livabilitas kawasan Pasar Wage Purwokerto. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 9(7). https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v9i7

Rakyat Bengkulu. (2026, April 10). Penataan kawasan Balai Buntar sebagai pusat kuliner terpadu. Rakyat Bengkulu Online. https://rakyatbengkulu.disway.id/. Diakses 18 Mei 2026.

Ramadhan, A. R. (2023). Pengaruh pemilihan lokasi, ketersediaan fasilitas dan kedekatan konsumen terhadap keberhasilan usaha mikro kecil. Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan, 11(2), 101-110.

Republik Indonesia. (2008). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Lembaran Negara RI Tahun 2008, No. 93. Sekretariat Negara.

Rosita. (2019). Pengaruh lokasi dan fasilitas terhadap kepuasan konsumen. Jurnal Administrasi Bisnis, 6(1), 14–22.

Sari, D. P., & Wijaya, A. (2024). Pengaruh lingkungan bisnis terhadap kinerja UMKM. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 12(2), 45-60.

Sari, R., & Nugroho, A. (2021). Kebijakan penataan kawasan UMKM berbasis ruang publik perkotaan. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, 32(2), 112-125.

Sari, R. N. (2021). Pengaruh aksesibilitas dan fasilitas terhadap kepuasan pengunjung kawasan wisata. Jurnal Pariwisata Nusantara, 4(2), 67–75.

Sasoko, dkk. (2024). Dampak relokasi dan penataan kawasan terhadap keluhan pedagang. Jurnal Kebijakan Publik, 16(1), 22-35.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Togatorop, & Dewantara. (2024). Kebijakan penataan kawasan UMKM berbasis ruang publik perkotaan. Jurnal Perencanaan Wilayah, 15(2), 45-58.

Triliana, T., & Asih, E. C. M. (2019). The development of the computer-based instructional media with the interactive tutorial model. Journal of Physics: Conference Series, 1157(3), 032118. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1157/3/032118

Wahyudi. (2019). Manajemen strategik: Pengantar proses berpikir strategik. Binarupa Aksara.

Downloads

Published

09-06-2026

How to Cite

[1]
A. Salsabila, E. Revolina, and A. Siswantoro, “Pengaruh Penataan Kawasan dan Fasilitas Pendukung Terhadap Kepuasan Pelaku UMKM di Kawasan Balai Buntar Kota Bengkulu”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 7456–7464, Jun. 2026.

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.