Studi Pendahuluan Pariwisata Wellness Spiritual Berbasis Kearifan Lokal di Ubud, Bali

Authors

  • I Gusti Bagus Angga Wiguna Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional
  • I Made Hadi Purnantara Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional
  • I Wayan Eka Sudarmawan Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.9814

Keywords:

Pariwisata Wellness, Wisata Spiritual, Kearifan Lokal, Ubud, Bali

Abstract

Meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan, kesejahteraan, dan pencarian pengalaman yang bermakna telah mendorong pertumbuhan pariwisata wellness sebagai salah satu segmen yang berkembang pesat dalam industri pariwisata global. Dalam perkembangannya, wellness tourism tidak hanya berfokus pada kesehatan fisik, tetapi juga terintegrasi dengan aspek spiritualitas yang memberikan pengalaman transformasional bagi wisatawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi karakteristik dan potensi pengembangan pariwisata wellness spiritual berbasis kearifan lokal di Ubud, Bali. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif sebagai studi pendahuluan untuk memahami integrasi antara wellness dan spiritualitas dalam konteks pariwisata budaya. Data dikumpulkan melalui studi literatur, observasi lapangan, dan wawancara semi-terstruktur dengan informan terpilih yang terdiri atas praktisi wellness dan pelaku pariwisata lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pariwisata wellness spiritual di Ubud memiliki karakteristik pengalaman yang bersifat holistik dengan mengintegrasikan aspek fisik, mental, dan spiritual. Aktivitas utama yang ditemukan meliputi yoga retreat, meditasi, spa tradisional Bali, serta berbagai praktik healing berbasis nilai budaya lokal. Kearifan lokal berperan penting dalam membentuk autentisitas pengalaman wisata melalui tradisi, ritual, dan sistem kepercayaan masyarakat. Selain itu, integrasi antara wellness dan spiritualitas memperkuat posisi Ubud sebagai destinasi wisata budaya yang unik. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan kajian pariwisata wellness spiritual melalui integrasi aspek wellness, spiritualitas, dan kearifan lokal dalam kerangka pariwisata budaya berbasis destinasi. Temuan penelitian diharapkan dapat menjadi referensi awal bagi pemangku kepentingan dalam merancang strategi pengembangan pariwisata wellness spiritual yang berkelanjutan dan berbasis budaya lokal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] N. S. Arida, S. Nugroho, N. W. P. Rusadi, and I. G. G. Saputra, "Typology of wellness tourism based on traditional healing in Bali," Journal of Applied Sciences in Travel and Hospitality, vol. 8, no. 2, pp. 199–210, 2024, doi: 10.31940/jasth.v8i2.199-210.

[2] M. Budiasih, "Pariwisata spiritual di Bali," Jurnal Pariwisata Budaya: Jurnal Ilmiah Pariwisata Agama dan Budaya, vol. 2, no. 1, pp. 70–80, 2021, doi: 10.25078/pariwisata.v2i1.49.

[3] D. Kiskenda, A. Trimandala, and W. Wiradinata, "Wellness tourism: Profil dan karakteristik spa di kawasan wisata Ubud, Gianyar," Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata, vol. 7, no. 2, 2023, doi: 10.23887/jmpp.v7i2.82789.

[4] D. Putra and I. W. P. Aditya, "Ubud dalam perspektif pariwisata spiritual: Studi klasterisasi pariwisata spiritual di kawasan wisata Ubud," Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata, vol. 6, no. 2, 2023, doi: 10.23887/jmpp.v6i2.72743.

[5] H. Susanti, "Wellness tourism sebagai bentuk adaptasi terhadap dinamika pariwisata Bali di era new normal," Jurnal Sosiologi USK (Media Pemikiran & Aplikasi), vol. 16, no. 1, pp. 1–11, 2022, doi: 10.24815/jsu.v16i1.24744.

[6] P. H. Susanti, G. A. Suputra, W. Premayani, and I. A. Indriani, "Health and spirituality dalam pengembangan wellness tourism berbasis masyarakat di Desa Wisata Kenderan Kabupaten Gianyar," Journal of Tourism Destination and Attraction, vol. 11, no. 1, 2023, doi: 10.35814/tourism.v11i1.4320.

[7] I. G. B. R. Utama and M. Nyandra, "Health and wellness tourism industry: Types and development potentials in Bali, Indonesia," International Journal of Social Science and Education Research Studies, 2021. http://ijssers.org/index.php/ijssers/article/view/4

[8] I. P. Y. P. Wijaya and I. B. T. Prianthara, "Wellness tourism in Bali: Is it possible?" International Journal of Science and Society, vol. 6, no. 2, 2023, doi: 10.54783/ijsoc.v6i2.1106.

[9] Global Wellness Institute, The Global Wellness Economy: Looking Beyond COVID. Miami, FL, USA: Global Wellness Institute, Dec. 2021. https://globalwellnessinstitute.org/industry-research/the-global-wellness-economy-looking-beyond-covid/. [Accessed: 12-Mar-2026].

[10] Global Wellness Institute, "What is Wellness Tourism?" Global Wellness Institute, 2024. https://globalwellnessinstitute.org/what-is-wellness/what-is-wellness-tourism/. [Accessed: 12-Mar-2026].

[11] M. Smith and C. Kelly, "Journeys of the self: The rise of holistic tourism," Tourism Recreation Research, vol. 31, no. 1, pp. 15–24, 2006, doi: 10.1080/02508281.2006.11081243.

[12] P. I. A. Putri et al., "Pull and push factors for tourists to choose wellness tourism in Bali," Warmadewa Medical Journal, vol. 9, no. 1, 2024.

[13] I. B. T. P. Sanjaya et al., "Priority of development strategies for wellness tourism in Bali," Tourism Research Journal, vol. 8, no. 2, 2024.

[14] M. R. Demir, "Wellness tourism research: A bibliometric study," Academica Turistica, vol. 15, no. 1, pp. 53–63, 2022.

[15] I. N. Darma Putra and M. Hitchcock, "The Bali bombings: Tourism crisis management and conflict avoidance," Current Issues in Tourism, vol. 9, no. 6, pp. 513–528, 2006, doi: 10.2167/cit294.0.

[16] G. Prayag, S. Hosany, B. Muskat, and G. Del Chiappa, "Understanding the relationships between tourists' emotional experiences, perceived overall image, satisfaction, and intention to recommend," Journal of Travel Research, vol. 56, no. 1, pp. 41–54, 2017, doi: 10.1177/0047287515620567.

Downloads

Published

15-06-2026

How to Cite

[1]
I. G. B. A. Wiguna, I. M. H. Purnantara, and I. W. E. Sudarmawan, “Studi Pendahuluan Pariwisata Wellness Spiritual Berbasis Kearifan Lokal di Ubud, Bali”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 8478–8485, Jun. 2026.

Issue

Section

Articles