Pengaruh Jumlah Penduduk Miskin, Rata-Rata Lama Sekolah dan Sanitasi Layak terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Indonesia Tahun 2018-2025

Authors

  • Bonaraja Purba Universitas Negeri Medan
  • Wandira Anzani Universitas Negeri Medan
  • Shabilla Aisyah Universitas Negeri Medan
  • Dwi Anggriani Universitas Negeri Medan

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.9768

Keywords:

Indeks Pembangunan Manusia, Jumlah Penduduk Miskin, Rata-Rata Lama Sekolah, Sanitasi Layak

Abstract

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) merupakan instrumen multidimensional yang mengukur capaian suatu negara pada dimensi kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Jumlah Penduduk Miskin, Rata-Rata Lama Sekolah, dan Sanitasi Layak terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Indonesia tahun 2018–2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data time series yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan bantuan aplikasi EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel Jumlah Penduduk Miskin berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap IPM dengan nilai probabilitas sebesar 0,5209. Variabel Rata-Rata Lama Sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap IPM dengan nilai probabilitas sebesar 0,0008, yang menunjukkan bahwa peningkatan pendidikan mampu meningkatkan kualitas pembangunan manusia. Temuan ini mengimplikasikan bahwa percepatan peningkatan rata-rata lama sekolah melalui perluasan akses pendidikan menengah dan program beasiswa merupakan kebijakan paling strategis untuk mendorong IPM Indonesia ke level yang lebih tinggi dan merata. Sementara itu, variabel Sanitasi Layak berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap IPM dengan nilai probabilitas sebesar 0,2526. Secara simultan, ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap IPM dengan nilai Prob(F-statistic) sebesar 0,000079. Nilai Adjusted R-Squared sebesar 0,9886 menunjukkan bahwa 98% variasi IPM dapat dijelaskan oleh variabel dalam penelitian ini, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan menjadi faktor yang paling dominan dalam meningkatkan pembangunan manusia di Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alkire, S., & Deneulin, S. (2009). The human development and capability approach. Earthscan.

Arofah, K., & Rohimah, S. (2019). Analisis jalur pengaruh rata-rata lama sekolah terhadap indeks pembangunan manusia melalui pengeluaran riil per kapita di Nusa Tenggara Timur. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan.

Badan Pusat Statistik (BPS). (2024). Indeks Pembangunan Manusia 2024. BPS Republik Indonesia.

Badan Pusat Statistik (BPS). (2025). Statistik Indonesia 2025 (Data kemiskinan dan IPM). BPS Republik Indonesia.

Badan Pusat Statistik. (2024). Indeks Pembangunan Manusia 2023. BPS-Statistics Indonesia. https://www.bps.go.id/publication/2024/01/31/indeks-pembangunan-manusia-2023.html

Becker, G. S. (1964). Human Capital: A Theoretical and Empirical Analysis, with Special Reference to Education. University of Chicago Press.

Chambers, R. (1995). Poverty and livelihoods: Whose reality counts? Environment and Urbanization, 7(1), 173–204.

Chrisna, A. (2023). Hubungan akses infrastruktur dasar (listrik, air minum, dan sanitasi) dengan modal manusia di Indonesia. Jurnal Pembangunan Manusia.

Fatristya, et al. (2025). Pengaruh sanitasi layak, air minum, dan kemiskinan terhadap kualitas pembangunan manusia. Jurnal Ekonomi Pembangunan.

Hadi, S. (2019). Hubungan rata-rata lama sekolah dengan tingkat kemiskinan dan implikasinya terhadap indeks pembangunan manusia. Jurnal Ilmu Ekonomi.

Meilinna, et al. (2023). Pengaruh rata-rata lama sekolah terhadap indeks pembangunan manusia di kota-kota Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Ekonomi dan Bisnis.

Mirza, A. (2012). Analisis pengaruh kemiskinan terhadap indeks pembangunan manusia di Indonesia. Penerbit Universitas Indonesia.

Purwaningsih, Y. (2021). Pengaruh akses sanitasi terhadap indeks pembangunan manusia di Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Kesehatan dan Pembangunan.

Raffi, M. (2025). Analisis rata-rata lama sekolah, tingkat pengangguran terhadap indeks pembangunan manusia di Kota Surabaya. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 17(1), 135–139.

Regina, et al. (2025). Analisis faktor-faktor yang memengaruhi indeks pembangunan manusia di Provinsi Sumatera Utara periode 2010-2023. Jurnal Ilmiah Ekonomi.

Risqina, et al. (2024). Pengaruh akses sanitasi memadai terhadap indeks pembangunan manusia antar provinsi di Indonesia. Jurnal Pembangunan dan Kebijakan.

Samudro, B. (2006). Sanitasi lingkungan dan kesehatan masyarakat. Penerbit Universitas Diponegoro.

Saputra, R. (2023). Pengaruh jumlah penduduk miskin terhadap indeks pembangunan manusia di Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan.

Schultz, T. W. (1961). Investment in human capital. American Economic Review, 51(1), 1–17.

Sen, A. (1999). Development as freedom. Oxford University Press.

Simanjuntak, J. V., Muchtar, M., & Sihombing, P. R. (2024). Pengaruh sanitasi, air minum, dan dana alokasi khusus (DAK) fisik reguler terhadap indeks pembangunan manusia. Journal of Law, Administration, and Social Science, 4(2), 317–327.

Sinambela, et al. (2024). Pengaruh penduduk miskin terhadap indeks pembangunan manusia di Provinsi Sumatera Utara. Jurnal Ekonomi Regional.

Suryahadi, A., Al Izzati, R., & Suryadarma, D. (2020). The impact of COVID-19 emergence on poverty in Indonesia. Bulletin of Indonesian Economic Studies.

Umiyati, et al. (2017). Analisis pengaruh jumlah penduduk miskin terhadap indeks pembangunan manusia di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Studi Pembangunan.

UNDP. (2022). Human Development Report 2021/2022: Uncertain Times, Unsettled Lives. United Nations Development Programme.

United Nations Development Programme (UNDP). (1990). Human development report 1990. Oxford University Press.

World Health Organization (WHO). (2009). Guidelines for the safe use of wastewater, excreta and greywater. WHO Press.

World Health Organization. (2019). Sanitation. WHO Fact Sheet. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/sanitation

Downloads

Published

19-06-2026

How to Cite

[1]
B. Purba, W. Anzani, S. Aisyah, and D. Anggriani, “Pengaruh Jumlah Penduduk Miskin, Rata-Rata Lama Sekolah dan Sanitasi Layak terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Indonesia Tahun 2018-2025”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 9393–9399, Jun. 2026.

Issue

Section

Articles