Pengaruh Pijat Oksitosin terhadap Produksi Asi pada Ibu Nifas: Literature Review
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.9628Keywords:
Pijat Oksitosin, Produksi ASI, Ibu Nifas, Literature ReviewAbstract
Air Susu Ibu (ASI) merupakan nutrisi esensial bagi bayi baru lahir dan menjadi satu-satunya makanan yang direkomendasikan selama enam bulan pertama kehidupan. Namun, cakupan ASI eksklusif di Indonesia masih di bawah target nasional, salah satunya akibat persepsi produksi ASI yang tidak mencukupi pada ibu nifas. Pijat oksitosin merupakan intervensi nonfarmakologis yang dapat merangsang pelepasan hormon oksitosin sehingga memperlancar refleks pengeluaran ASI. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pijat oksitosin terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu nifas berdasarkan bukti ilmiah terkini. Metode yang digunakan adalah literature review terhadap artikel yang dipublikasikan dalam 10 tahun terakhir (2016–2026) melalui basis data Google Scholar, PubMed, dan Portal Garuda. Kata kunci yang digunakan meliputi pijat oksitosin, produksi ASI, dan ibu menyusui. Kriteria inklusi mencakup artikel full-text dengan desain kuantitatif, eksperimental, atau quasi-eksperimental yang relevan. Setelah melalui proses seleksi, diperoleh 10 artikel yang memenuhi syarat. Hasil telaah menunjukkan bahwa seluruh artikel melaporkan pengaruh signifikan pijat oksitosin terhadap peningkatan produksi ASI (p<0,05). Peningkatan terlihat pada volume ASI perah, frekuensi menyusui, dan indikator kecukupan ASI pada bayi. Mekanisme kerjanya melibatkan stimulasi saraf paravertebral yang memicu pelepasan oksitosin dari neurohipofisis disertai efek relaksasi. Faktor pendukung keberhasilan meliputi ketepatan teknik, waktu pemberian, dukungan keluarga, dan integrasi dengan inisiasi menyusu dini. Dapat disimpulkan bahwa pijat oksitosin efektif sebagai intervensi nonfarmakologis dalam meningkatkan produksi ASI dan direkomendasikan untuk diintegrasikan ke dalam asuhan kebidanan postpartum berbasis bukti.
Downloads
References
JNPK-KR, Asuhan Persalinan Normal Asuhan Esensial Bagi Ibu Bersalin dan Bayi Baru Lahir Serta Penatalaksanaan Komplikasi Segera Pasca Persalinan dan Nifas, 2017.
F. N. K. Dewi, “Tingkat pengetahuan ibu nifas tentang perawatan payudara di wilayah kerja Puskesmas Jetak Kab. Semarang,” Journal of Holistics and Health Sciences, vol. 5, no. 1, pp. 103–110, 2023, doi: 10.35473/jhhs.v5i1.262.
S. Putri Rizkiyah Salam, M. K. M. Janur Putri Wayanshakty, S. Siti Nur Hanifah, S. Revina Fiandany Erynda, and S. T. Noni Fidya Ayu Anandasari, Nifas Perawatan Pasca Melahirkan. PT Bukuloka Literasi Bangsa, 2025.
Kementerian Kesehatan RI, “Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Masa Sebelum Hamil, Masa Hamil, Persalinan, Dan Masa Sesudah Melahirkan, Pelayanan Kontrasepsi, Dan Pelayanan Kesehatan Seksual,” Kemenkes RI, 2021.
K. Khotimah et al., “Analisis manfaat pemberian ASI eksklusif bagi ibu menyusui dan perkembangan anak,” PAUDIA: Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini, vol. 13, no. 2, pp. 254–266, 2024, doi: 10.26877/paudia.v13i2.505.
K. A. Kusmayadi, “Penatalaksanaan Pijat Oksitosin Untuk Meningkatkan Produksi Asi,” Jurnal BIMTAS: Jurnal Kebidanan Umtas, vol. 7, no. 1, pp. 24–30, 2023, doi: 10.35568/bimtas.v7i1.3827.
D. Setyoningsih, “Efektivitas Pijat Oksitosin dalam Meningkatkan Produksi ASI pada Ibu Nifas: Literature Review,” in Prosiding Seminar Nasional & Call for Paper STIE AAS, vol. 8, no. 1, Dec. 2025.
V. S. Putri, R. Sanjaya, K. Komalasari, and I. Primadevi, “Pengaruh pijat oksitosin pada ibu nifas untuk meningkatkan produksi ASI,” Jurnal Kesehatan Amanah, vol. 9, no. 1, pp. 11–20, 2025.
I. M. Dewi, A. Wulandari, and P. P. Basuki, “Pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu post partum,” Jurnal Keperawatan, vol. 14, no. 1, pp. 53–60, 2022.
S. Marantika, R. Choirunissa, and R. Kundaryanti, “Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Kelancaran Produksi Asi Pada Ibu Post Partum,” Jurnal Kebidanan, 2023.
K. Evitaloka and P. D. Anggraini, “PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS di TPMB WILDA SITINDAON,” Jurnal Keperawatan dan Kebidanan, vol. 18, no. 1, pp. 52–66, 2026.
R. N. Sipayung and M. T. D. Hasibuan, “PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI PADA IBU POST PARTUM DI RSIA MURNI TEGUH ROSIVA MEDAN,” Indonesian Trust Nursing Journal, vol. 4, no. 1, pp. 31–41, 2026.
I. Farida and J. J. Kristiarini, “Efektivitas Pijat Oksitosin Antenatal Dan Postnatal Terhadap Produksi ASI,” INVOLUSI: Jurnal Ilmu Kebidanan, vol. 16, no. 1, pp. 39–49, 2026.
S. Suciana, Y. Maidelwita, and E. Aprianti, “PERUBAHAN RERATA PRODUKSI ASI SEBELUM DAN SESUDAH PIJAT OKSITOSIN PADA IBU NIFAS,” JUBIDA-Jurnal Kebidanan, vol. 4, no. 1, pp. 23–27, 2025.
T. Rahmawati and Y. N. Khayati, “Penerapan Pijat Oksitosin untuk Meningkatkan Produksi ASI pada Ibu Nifas,” in Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo, vol. 4, no. 2, pp. 1636–1644, Dec. 2025.
I. Supiati, N. G. A. P. Aswitami, N. P. Y. S. Lestari, and N. M. E. Adhiestiani, “Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Produksi ASI Ibu Nifas,” Jurnal Kesehatan, 2025.
World Health Organization, Guideline: counselling of women to improve breastfeeding practices. Geneva: WHO, 2018.
G. Gimpl and F. Fahrenholz, “The oxytocin receptor system: structure, function, and regulation,” Physiol. Rev., vol. 81, no. 2, pp. 629–683, Apr. 2001.
A. Pratiwi, S. Handayani, and D. Lestari, “Systematic Review: Pengaruh Pijat Oksitosin terhadap Produksi ASI pada Ibu Menyusui,” Jurnal Kebidanan Indonesia, vol. 11, no. 1, pp. 45–55, 2022.
Kementerian Kesehatan RI, Laporan Nasional Riskesdas 2018. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, 2019.
E. Rahayu, “Pengaruh Perawatan Payudara terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas,” Jurnal Kesehatan Masyarakat, vol. 6, no. 3, pp. 201–207, 2021.
D. Wulandari and S. Handayani, “Dukungan Suami dalam Keberhasilan Menyusui: Literature Review,” Jurnal Ilmu Keperawatan, vol. 8, no. 2, pp. 112–120, 2020.
S. Ningsih, “Hubungan Inisiasi Menyusu Dini dengan Kelancaran Produksi ASI,” Jurnal Kesehatan Reproduksi, vol. 9, no. 1, pp. 33–38, 2020.
R. J. W. Heffner and D. L. Schust, “Endocrinology of lactation,” Obstet. Gynecol. Clin. North Am., vol. 31, no. 4, pp. 943–961, 2004.
M. C. Neville, “Anatomy and physiology of lactation,” Pediatr. Clin. North Am., vol. 48, no. 1, pp. 13–34, Feb. 2001
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nyoman Ayu Nia Sanda Sari, Made Widhi Gunapria Darmapatni, Ni Nyoman Suindri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















