Pengaruh Pelatihan Teknis dan Soft Skill terhadap Kinerja Karyawan: Peran Moderating Motivasi Kerja pada Karyawan Puti Minang Bandar Lampung
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.9618Keywords:
Pelatihan Teknis, Soft Skill, Kinerja Karyawan, Motivasi Kerja, Variabel ModerasiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan teknis dan pelatihan soft skill terhadap kinerja karyawan dengan motivasi kerja sebagai variabel moderasi pada karyawan Puti Minang Bandar Lampung. Penelitian dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan sumber daya manusia dalam meningkatkan daya saing perusahaan di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat. Kinerja karyawan yang optimal menjadi faktor penting dalam pencapaian tujuan perusahaan sehingga diperlukan program pelatihan yang efektif dan didukung oleh motivasi kerja yang tinggi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 80 karyawan sebagai responden penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda untuk menguji pengaruh langsung antarvariabel serta uji moderasi guna mengetahui peran motivasi kerja dalam hubungan antara pelatihan dan kinerja karyawan. Seluruh data diolah secara sistematis untuk menghasilkan temuan yang valid dan reliabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan teknis dan pelatihan soft skill berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Karyawan yang mendapatkan pelatihan yang memadai cenderung memiliki kompetensi yang lebih baik, produktivitas yang lebih tinggi, serta kemampuan menyelesaikan pekerjaan secara lebih efektif. Selain itu, motivasi kerja terbukti mampu memperkuat pengaruh pelatihan soft skill terhadap kinerja karyawan. Namun, motivasi kerja tidak terbukti memoderasi secara signifikan hubungan antara pelatihan teknis dan kinerja karyawan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelatihan yang efektif dan motivasi kerja merupakan faktor penting dalam meningkatkan kinerja karyawan. Oleh karena itu, perusahaan disarankan untuk mengembangkan program pelatihan secara berkelanjutan serta menciptakan lingkungan kerja yang dapat meningkatkan motivasi guna mencapai kinerja yang optimal.
Downloads
References
Armstrong Michael. (2020). Armstrong’s Handbook of Human Resource Management Practice (15th ed.). Kogan Page.
Atmaja, I. W. E. S. (2017). Analisis dampak pelatihan kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan PT FIFGROUP Cabang Lampung. Jurnal Manajemen Magister, 3(1).
Chin Wynne W.. (1998). The partial least squares approach to structural equation modeling. Dalam George A. Marcoulides (Ed.), Modern Methods for Business Research. Lawrence Erlbaum Associates.
Claudia M. Ringle, Sven Wende, & Alexander Becker. (2015). SmartPLS 3. Boenningstedt: SmartPLS GmbH.
David Gefen, Detmar Straub, & Marie-Claude Boudreau. (2000). Structural equation modeling and regression: Guidelines for research practice. Communications of the Association for Information Systems, 4(1), 1–70.
Fornell Claes, & David F. Larcker. (1981). Evaluating structural equation models with unobservable variables and measurement error. Journal of Marketing Research, 18(1), 39–50.
Ginanjar, G. (2025). Peran soft skill dan self motivation terhadap kinerja SDM melalui komitmen sebagai variabel mediasi pada tim operasional Cilangkap Divisi Distribusi Uang Bank Indonesia (Tesis). Universitas Islam Sultan Agung, Semarang.
Imam Ghozali. (2021). Partial Least Squares: Konsep, Teknik, dan Aplikasi Menggunakan SmartPLS. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Jerald Greenberg, & Robert A. Baron. (2017). Behavior in Organizations (10th ed.). Pearson.
Joe F. Hair Jr., William C. Black, Barry J. Babin, & Rolph E. Anderson. (2019). Multivariate Data Analysis (8th ed.). Cengage Learning.
John P. Campbell. (1990). Modeling the performance prediction problem in industrial and organizational psychology. Dalam Marvin D. Dunnette & Leaetta M. Hough (Eds.), Handbook of Industrial and Organizational Psychology. Consulting Psychologists Press.
Jörg Henseler. (2017). Bridging design and behavioral research with variance-based structural equation modeling. Journal of Advertising, 46(1), 178–192.
Joseph F. Hair Jr., G. Tomas M. Hult, Christian M. Ringle, & Marko Sarstedt. (2017). A Primer on Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) (2nd ed.). Sage Publications.
Joseph F. Hair Jr., Marko Sarstedt, Christian M. Ringle, & Siegfried P. Gudergan. (2021). Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) Using R: A Workbook. Springer.
Lestari, I., Rosita, S., & Elliyana, D. (2025). Peran moderasi motivasi dalam pengaruh stres kerja terhadap kinerja pegawai (Studi kasus pada Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi). MANDAR: Management Development and Applied Research Journal, 7(2).
Mulyadi, I. (2025). Pengaruh pelatihan kompetensi dan sertifikasi kompetensi terhadap kinerja karyawan di PT Mulya Darma Rekayasa dengan motivasi kerja sebagai variabel moderasi (Tesis). Universitas Islam Sultan Agung, Semarang.
Raymond A. Noe. (2017). Employee Training and Development (7th ed.). McGraw-Hill.
Robert L. Mathis, & John H. Jackson. (2011). Human Resource Management. South-Western Cengage Learning.
Sedarmayanti. (2017). Manajemen Sumber Daya Manusia: Reformasi Birokrasi dan Manajemen Pegawai Negeri Sipil. Refika Aditama.
Siswanti, Y. (2018). Pengaruh kepemimpinan terhadap kinerja karyawan dengan motivasi sebagai variabel moderasi (Tesis). Universitas Lampung.
Victor H. Vroom. (1964). Work and Motivation. Wiley.
---
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Naila Melani, Alvin Ramadika, Arif Taufiqur. R, Febrianty Febrianty, Reza Hardian Pratama

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















