Pacaran di Kalangan Mahasiswa: Pergeseran Nilai Syariat di Dalam Interaksi Sosial pada Era Modern
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.9586Keywords:
Pacaran di Kalangan Mahasiswa, Nilai Syariat, Interaksi Sosial, Era ModernAbstract
Penelitian ini bertujuan mengkaji konsep pacaran dalam perspektif Islam serta pengaruh lingkungan sosial dan budaya Fear of Missing Out (FOMO) terhadap cara pandang mahasiswa mengenai pacaran. Fenomena pacaran di kalangan mahasiswa mengalami pergeseran makna akibat perkembangan teknologi, media sosial, dan tekanan pergaulan. Meskipun Islam melarang hubungan yang mendekati zina, praktik pacaran tetap dianggap lumrah oleh sebagian mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara terhadap mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia dan Universitas Nusa Putra pada April 2026. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan sosial dan budaya FOMO memengaruhi keputusan mahasiswa untuk berpacaran. Sebagian besar informan mengetahui larangan pacaran dalam Islam, tetapi tetap melakukan rekonstruksi makna, seperti menganggap pacaran sebagai proses saling mengenal, dukungan emosional, atau hubungan yang aman selama membatasi kontak fisik. Temuan penelitian juga menunjukkan adanya mafsadah multidimensional, antara lain penurunan fokus akademik, gangguan mental berupa overthinking, kecemburuan, ketergantungan emosional, hingga perilaku destruktif yang melanggar batas syariat, termasuk hubungan seksual pranikah. Berdasarkan Teori Sekularisasi dan Maqasid al-Syariah, modernisasi telah mereduksi otoritas agama dalam ruang sosial kampus, sehingga perlindungan agama (hifzh al-din) dan keturunan (hifzh al-nasl) cenderung terabaikan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kontrol diri, lingkungan pertemanan positif, serta literasi digital berbasis nilai moral keagamaan. Selain itu, kampus perlu menghadirkan ruang dialog keagamaan yang relevan dengan realitas mahasiswa agar pemahaman syariat tidak berhenti pada pengetahuan, tetapi diwujudkan dalam perilaku nyata. Penelitian ini diharapkan menjadi refleksi bagi mahasiswa dan referensi bagi institusi pendidikan dalam membina karakter, etika pergaulan, dan relasi yang sehat.
Downloads
References
Syah, L., & Sastrawati, N. (2020). Tinjauan hukum Islam terhadap fenomena pacaran di kalangan mahasiswa. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mazhab, 1(3), 435–451.
Nurfatin, S., & Sulistiani, W. (2025). Analisis fenomenologi tentang perilaku berpacaran pada mahasiswa. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(1), 88–98.
UIN Alauddin Makassar
Sridevi, N. (2023, 21 Mei). Normalisasi pacaran pada zaman sekarang. Diakses pada 7 April 2026.
Fathia, A., & Herawati, E. (2023). Pengalaman dan makna pacaran pada mahasiswa: Studi fenomenologi. Umbara: Indonesian Journal of Anthropology, 8(1), 29–38.
Hasanah, M., Thayyibah, A., & Khairi, M. (2023). Hakikat modern, modernitas dan modernisasi serta sejarah modernisasi di dunia Barat. Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, 1(2), 309–318.
Marzuki, Al Abdu, T., Berutu, L. A. K., Septiawan, W., Ramadhan, F., Septian, F. D., & Matondang, Z. (2024). Teori sekularisasi. Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora, 4(1), 1000–1009.
Fatihin, M. K., Haris, Y. S., & Hatta, J. (2024). Analisis fenomena berpacaran perspektif Surah Al-Isra ayat 32 dan Al-Hujurat ayat 13. Ulumul Qur’an: Jurnal Kajian Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, 4(2), 207–230.
Jasser Auda. (2008). Maqasid Al-Shariah as Philosophy of Islamic Law: A Systems Approach. London: International Institute of Islamic Thought.
Fitriani. (2023). Pengaruh pacaran terhadap perilaku mahasiswa. Universitas Islam Indonesia.
Universitas Sriwijaya. (2021). RAMA Repository. Universitas Sriwijaya.
Junaidi, A. (2022). Pendidikan karakter dalam perspektif sosial. Sepakat: Jurnal Pastoral Kateketik, 8(2).
Burhan Bungin. (2021). Sosiologi komunikasi dan interaksi sosial. Jakarta: Kencana.
Fauzi, M. (2019). Sekularisasi dalam kehidupan remaja muslim. At-Turas: Jurnal Studi Keislaman, 6(1).
Rahmawati, D. (2018). Fenomena hubungan sosial remaja dalam perspektif Islam. ULUM: Jurnal Keislaman, 2(1).
Siregar, N. (2024). Pengaruh budaya modern terhadap perilaku pacaran remaja. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(3).
Pratiwi, S. (2024). Interaksi sosial dan perkembangan remaja di era digital. Educational Review, 5(1).
Wijaya, A. (2023). Hubungan komunikasi interpersonal dan perilaku sosial mahasiswa. Warta: Jurnal Ilmu Komunikasi, 12(2).
Fuad Nashori. (2025). Regulasi diri dan fear of missing out (FoMO) pada mahasiswa.
Hidayati, N. (2022). Perilaku sosial remaja dalam lingkungan pergaulan modern.
Saputra, R. (2019). Persepsi mahasiswa terhadap pacaran dalam perspektif Islam. Universitas Raden Intan Lampung.
Khoirunnisa, A. (2023). Dinamika sosial mahasiswa dalam hubungan interpersonal. Sinda: Jurnal Kajian Sosial dan Budaya, 5(1).
Karim, A. (2024). Hubungan sosial remaja dan pengaruh lingkungan pergaulan. Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman, 12(1).
Nurhasanah, E. (2024). Interaksi sosial mahasiswa di lingkungan kampus. Umbara: Indonesian Journal of Anthropology, 9(1).
Putra, D. (2024). Pengaruh media sosial terhadap perilaku sosial mahasiswa. Sosmaniora: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 3(2).
Mohammad, Z., & Mesra, R. (2025). Aplikasi kencan online sebagai platform pembentukan identitas sosial: Studi kasus di kalangan remaja dan dewasa muda Kota Surakarta. Jurnal Masyarakat Digital, 1(3), 137–144.
Al-Fiyah, T. (2025). Fenomena fear of missing out (FOMO) pada milenial perspektif kebutuhan Islam. AT-TIJARY: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam, 1(1), 31–41.
Widiatanti, Prihantoro, A. P., Farabiyah, S. A., & Senghore, M. B. (2022). Perilaku dan kenakalan pada remaja pergaulan di perguruan tinggi. Prosiding Seminar Nasional Ilmu Ilmu Sosial (SNIIS), 39–48.
Kasingku, J. D., & Warouw, W. N. (2025). Berpacaran dan pengaruhnya terhadap prestasi belajar. Innovative: Journal of Social Science Research, 5(1), 247–260. DOI: 10.31004/innovative.v5i1.17479
Fadhilla, N. (2026). Fenomena pacaran di kampus Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Maliki Interdisciplinary Journal (MIJ), 4(1), 295–304.
Fathia, A., & Herawati, E. (2023). Pengalaman dan Makna Pacaran Pada Mahasiswa: Studi Fenomenologi. Indonesian Journal of Anthropology, 8(1), 29–38. DOI: 10.24198/jantrop.v8i1.47211
Hasanah, M., Thayyibah, A., & Khairi, M. (2023). Hakikat Modern, Modernitas dan Modernisasi serta Sejarah Modernisasi di Dunia Barat. Jurnal Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, 1(2), 309–318. DOI: 10.55606/religion.v1i2.87
Marzuki, Al Abdu, T., Berutu, L. A. K., Septiawan, W., Ramadhan, F., Septian, F. D., & Matondang, Z. (2024). Teori Sekularisasi. Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora, 4(1), 1000–1009. DOI: 10.55606/khatulistiwa.v4i1.2701
Fathin, M. K., Haris, Y. S., & Hatta, J. (2024). Analisis Fenomena Berpacaran Perspektif Surah Al-Isrā’ Ayat 32 dan Al-Hujurāt Ayat 13. Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, 4(2), 207–231. DOI: 10.58518/alfurqan.v4i2.3187
Nurfatin, S., & Sulistiani, W. (2025). Analisis Fenomenologi tentang Perilaku Berpacaran Pada Mahasiswa. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(1), 88–98. DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.367
Ghufron Nurhakim, & Triadi Wicaksono. (2026). Pandangan Maqashid Syariah Terhadap Penggunaan Aplikasi Kencan Online Tinder oleh Remaja Muslim di Jember. Usrah: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 7(1). DOI: 10.19105/usrah.v7i1.11862
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Najma Salsabila Zain, Najla Nailah Nahdah, Nazeeya Zhafira Rahadianti, Ratu Ghina Hafizhah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















