Hubungan Pernikahan Dini dengan Komplikasi Kehamilan pada Perempuan Generasi Z
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.9579Keywords:
Pernikahan Dini, Komplikasi Kehamilan, Generasi Z, Usia ProduktifAbstract
Latar Belakang: Pernikahan dini masih menjadi permasalahan kesehatan reproduksi yang signifikan, khususnya pada perempuan generasi Z usia produktif. Pernikahan yang terjadi pada usia kurang dari 19 tahun berpotensi meningkatkan risiko komplikasi kehamilan akibat ketidaksiapan fisik, psikologis, dan sosial. Komplikasi yang dapat terjadi meliputi preeklampsia, anemia, perdarahan, serta abortus. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara kejadian pernikahan dini dengan komplikasi kehamilan pada perempuan generasi Z usia produktif di Puskesmas Wringin. Metode: desain penelitian yang digunakan yaitu korelasional dengan pendekatan Cross Sectional Retrospektif . Populasi penelitian ini berjumlah 651, dengan sampel sebanyak 248 dipilih melalui Teknik Cluster Sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi Square. Hasil: hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kejadian pernikahan dini dengan komplikasi kehamilan dengan nilai p-value <0,001 (p ≤ 0,05) dengan nilai Odds Ratio (OR) sebesar 15,167 yang menunjukkan bahwa responden yang menikah pada usia dini memiliki risiko sekitar 15 kali lebih besar mengalami komplikasi kehamilan dibandingkan dengan responden yang menikah pada usia matang. Diskusi: hasil korelasi yang ditemukan mengidentifikasi semakin tinggi kejadian pernikahan dini, maka semakin tinggi pula risiko terjadinya komplikasi kehamilan pada perempuan generasi Z usia produktif, sehingga diperlukan upaya promotif dan preventif melalui edukasi kesehatan reproduksi, konseling pranikah, serta peningkatan kesadaran masyarakat untuk menunda usia pernikahan.
Downloads
References
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, Pemerintah Republik Indonesia, Jakarta, 2019.
UNICEF, "Towards Ending Child Marriage," United Nations Children's Fund, New York, pp. 1–76, 2021. [Online]. Available: https://data.unicef.org/resources/towards-ending-child-marriage/
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2017. Jakarta: BKKBN, BPS, Kemenkes, dan ICF, 2018.
F. Irsadi, "Analysis of the impact of early marriage from the perspective of maternal and child health in developing countries," IJGAM, vol. 1, no. 1, pp. 1–13, 2025.
K. N. Fadhilla and N. Puspitasari, "Faktor-faktor yang mempengaruhi komplikasi kehamilan: Literature review," Prepotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, vol. 8, no. 2, pp. 3494–3500, 2024. doi: 10.31004/prepotif.v8i2.30061
R. Kamil and Laksmi, "Generasi Z, Pustakawan, dan Vita Activa Kepustakawanan," BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi, vol. 9008, no. 105, pp. 25–34, 2023. doi: 10.55981/baca.2023.1119
S. L. Taher, "Hubungan antara budaya, pengetahuan dan sosial ekonomi dengan pernikahan dini," Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya, vol. 50, pp. 100–110, 2022.
R. Widyastuti et al., "Determinants of mothers and components of antenatal care services with fetal outcome in Indonesia (Analysis of Secondary Data of Riskesdas 2018)," Jurnal Kebidanan Malahayati, vol. 8, no. 4, pp. 717–726, 2022. doi: 10.33024/jkm.v8i4.7715
WHO, "Managing Complications in Pregnancy and Childbirth (MCPC): A Guide for Midwives and Doctors," World Health Organization, Geneva, pp. 1–8, 2022. [Online]. Available: https://www.who.int/maternal_child_adolescent/documents/mcpc-2017-brief.pdf
J. Lubis and S. F. Yusuf, "Hubungan pernikahan usia dini dengan gangguan kehamilan di wilayah kerja Puskesmas Pijorkoling," Jidan (Jurnal Ilmiah Kebidanan), vol. 1, no. 2, pp. 123–126, 2021. doi: 10.51771/jdn.v1i2.162
F. Hajrah, D. Parwati, M. Rismaida, I. Fadhilah, and A. Nur, "Hubungan pernikahan dini dan status gizi dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Binanga Kabupaten Mamuju," Mando Care Jurnal, vol. 4, no. 1, pp. 97–106, 2025. doi: 10.55110/mcj.v4i1.224
D. E. Orem, Nursing: Concepts of Practice, 6th ed. St. Louis, MO: Mosby, 2001.
I. K. Astawa, I. N. Meirejeki, and P. T. Virginiya, "Metodologi penelitian pendekatan praktis dalam penelitian untuk mahasiswa D4/S1 terapan," Jurnal Ilmiah Pariwisata Agama dan Budaya, vol. 5, no. 2, 2021.
F. O. Fotaleno and D. S. Batubara, "Fenomena kesulitan Generasi Z dalam mendapatkan pekerjaan ditinjau perspektif teori kesenjangan generasi," Syntax Admiration, vol. 5, no. 8, pp. 3204–3205, 2024.
C. R. Muharrina et al., "Kesehatan reproduksi," Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan, vol. 5, no. 1, pp. 26–29, 2023.
M. Teguh, T. N. Wulan, D. Savira, and J. Erwin, "Metodologi penelitian pendidikan: Teknik pengumpulan data kuantitatif dan kualitatif," Jurnal Pendidikan dan Penelitian, vol. 2, no. 6, pp. 784–808, 2023.
D. Frantius, Nahadi, and H. Firman, "Ethical aspects of implementing experimental research design in science education," Jurnal Pendidikan Intelektual, 2024.
D. Kurniawan, "Penyelesaian masalah etik dan legal dalam penelitian keperawatan," Jurnal Keperawatan, pp. 408–414, 2021.
S. L. Taher, "Hubungan antara budaya, pengetahuan dan sosial ekonomi dengan pernikahan dini," vol. 50, pp. 100–110, 2022.
M. Fitria, A. D. Laksono, I. M. Syahri, R. D. Wulandari, R. Matahari, and Y. Astuti, "Education role in early marriage prevention: Evidence from Indonesia's rural areas," Jurnal Kesehatan Masyarakat, 2024.
N. A. Maulinda and T. Rusdyanti, "Hubungan usia, paritas ibu bersalin dengan kejadian persalinan postterm," Jurnal Berkala Epidemiologi, vol. 6, pp. 27–34, 2021. doi: 10.20473/jbe.v6i12018
R. A. Tarigan, A. Rosanti, and N. Roza, "Faktor-faktor penyebab pernikahan usia dini perempuan pada masyarakat hinterland di Kota Batam," Jubida, vol. 2, no. 1, pp. 1–10, 2023. doi: 10.58794/jubida.v2i1.134
W. S. Asdam, D. Prayoga, Z. Amani, and S. F. Ningtiyas, "Pencegahan peningkatan tren fenomena pernikahan dini di kalangan remaja melalui sosialisasi serentak," Community Development Journal, vol. 4, no. 4, pp. 8832–8839, 2023.
F. Fatimah, "Pengaruh komplikasi kehamilan terhadap kematian neonatal dini di Indonesia: Analisis data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2017," Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia, vol. 8, no. 1, 2024. doi: 10.7454/epidkes.v8i1.1105
D. Qomarasari and L. Pratiwi, "Hubungan umur kehamilan, paritas, status KEK, dan tingkat pendidikan ibu dengan kejadian anemia pada ibu hamil," Jurnal Kebidanan, vol. 14, no. 2, pp. 86–92, 2023.
S. Fan and A. Koski, "The health consequences of child marriage: A systematic review of the evidence," BMC Public Health, vol. 22, no. 1, pp. 1–17, 2022. doi: 10.1186/s12889-022-12707-x
A. Pintam, R. Yastirin, and S. Sahara, "Dampak kehamilan ibu pada kehamilan remaja," Jurnal Profesi Bidan Indonesia, vol. 4, pp. 18–20, 2024.
N. Bharali, "Association of age at marriage, early childbearing, use of contraceptive methods and reproductive health consequences among Mishing tribal women of Assam, Northeast," Journal of Health Research, vol. 20, no. 3, 2021.
N. putu Trismayanti, N. luh putu Sri Erawati, and L. ade Widya Ningtyas, "Hubungan usia ibu, usia kehamilan dan anemia dalam kehamilan dengan kejadian asfiksia neonatorum," Maternity and Neonatal: Jurnal Kebidanan, vol. 12, pp. 164–172, 2024.
C. Wongkar and W. S. Ilmiah, "Hubungan tingkat pendidikan dengan pengetahuan ibu hamil tentang bahaya kehamilan di UPTD Puskesmas Ongkaw," Jurnal Kesehatan Aeromedika, vol. XI, pp. 195–201, 2025.
F. Husna, M. I. Aldika Akbar, and R. B. Amalia, "Komplikasi kehamilan dan persalinan pada kehamilan remaja," Indonesian Midwifery and Health Sciences Journal, vol. 3, no. 2, pp. 138–147, 2021. doi: 10.20473/imhsj.v3i2.2019.138-147
G. Mullu, K. Id, A. O. Arowojolu, and A. T. A. Odukogbe, "Adverse maternal outcomes of adolescent pregnancy in Northwest Ethiopia: A prospective cohort study," PLOS ONE, pp. 1–18, 2021. doi: 10.1371/journal.pone.0257485
M. Todhunter, E. K. Pressman, and L. H. Ramsey, "Complications of pregnancy in adolescents," Seminars in Reproductive Medicine, vol. 40, no. 01/02, pp. 98–106, 2021. doi: 10.1055/s-0041-1734020
M. Plesons et al., "Updated World Health Organization guideline on preventing early pregnancy and poor reproductive outcomes among adolescents in low- and middle-income countries," Journal of Adolescent Health, vol. 77, no. 5, pp. 803–809, 2025. doi: 10.1016/j.jadohealth.2025.07.024
M. Phiri, E. Musonda, L. Shasha, V. Kanyamuna, and M. Lemba, "Individual and community-level factors associated with early marriage in Zambia: A mixed effect analysis," BMC Women's Health, vol. 23, no. 1, pp. 1–13, 2023. doi: 10.1186/s12905-023-02168-8
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nanda Ika Putri; Diyan Indriyani, Asmuji Asmuji

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















