Analisis Hubungan Pengetahuan, Ketersediaan Fasilitas, Pengawasan Pengelola dengan Kepatuhan Penerapan Higiene Sanitasi
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.9497Keywords:
Pengetahuan Pedagang, Higiene Sanitasi Makanan, Fasilitas Tempat Sampah, Pengawasan Pengelola, Pasar TradisionalAbstract
Higiene sanitasi makanan merupakan aspek penting dalam menjaga keamanan pangan dan mencegah penyakit akibat makanan terkontaminasi. Pasar tradisional sebagai tempat pengolahan dan penjualan makanan memiliki risiko tinggi terhadap masalah Higiene sanitasi apabila tidak didukung pengetahuan pedagang, ketersediaan fasilitas, dan pengawasan yang memadai. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pengetahuan pedagang, ketersediaan fasilitas tempat sampah, serta pengawasan pengelola dengan kepatuhan penerapan Higiene sanitasi makanan di Kawasan Pasar Panjang Lawata. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel berjumlah 31 pedagang yang dipilih sebagai responden. Data dianalisis menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan pedagang dengan kepatuhan penerapan Higiene sanitasi makanan (p = 0,405), yang mengindikasikan bahwa tingginya pengetahuan tidak secara langsung menjamin kepatuhan pedagang di lapangan. Sebaliknya, terdapat hubungan yang signifikan antara ketersediaan fasilitas tempat sampah dengan kepatuhan penerapan Higiene sanitasi makanan (p = 0,000), menunjukkan bahwa dukungan infrastruktur sangat menentukan perilaku pedagang. Pengawasan pengelola pasar terkait pengelolaan sampah juga menunjukkan hubungan yang signifikan terhadap kepatuhan pedagang (p = 0,000), menegaskan pentingnya peran aktif pengelola dalam mendorong penerapan standar Higiene sanitasi. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa faktor lingkungan berupa ketersediaan fasilitas dan pengawasan memiliki pengaruh yang lebih besar dibandingkan pengetahuan dalam meningkatkan kepatuhan pedagang terhadap Higiene sanitasi makanan di pasar tradisional. Oleh karena itu, peningkatan infrastruktur sanitasi dan penguatan sistem pengawasan menjadi prioritas utama dalam upaya perbaikan keamanan pangan di kawasan pasar.
Downloads
References
S. Wahyuni, K. Rusba, U. Balikpapan, K. Pangan, and R. Makan, “Analisis penerapan prinsip higiene sanitasi makanan pada rumah makan kube mandiri kota balikpapan,” vol. 11, no. 2, pp. 375–380, 2025.
N. F. Setyawati, D. W. Rahmadani, K. Rusba, U. Balikpapan, and P. Makanan, “Analisis penerapan higiene sanitasi pangan di café kemal box balikpapan,” vol. 11, no. 2, pp. 327–331, 2025.
R. Efendi et al., “PENGETAHUAN DAN SIKAP PENJAMAH MAKANAN TENTANG HIGIENE SANITASI PENGOLAHAN PANGAN DI RUMAH MAKAN WILAYAH BEKASI,” vol. 6, no. 1, pp. 1–13, 2026, doi: 10.58185/jmestahat.v6i1.192.
S. Rofiah and E. Retnoningsih, “Rancang Bangun Tempat Sampah Otomatis Menggunakan Sensor HC-SR04 Berbasis Arduino Uno,” vol. 6, no. 1, pp. 125–134, 2025.
I. dk. Subagyo, Kesehatan Lingkungan Dsar. 2026.
U. M. Bima, “ANALISIS PERILAKU KONSUMEN DALAM TRANSAKSI JUAL BELI DI PASAR TRADISIONAL DESA MARIA KECAMATAN WAWO,” vol. 04, pp. 73–91, 2026.
S. Wahyunda and N. Hasrianto, “Pengaruh Edukasi Higiene Sanitasi terhadap Pengetahuan , Sikap , dan Praktik Pengelola Kantin Sekolah di Wilayah Kerja Puskesmas Tenayan Raya,” 2026.
H. Haidir, “Sosialisasi Higiene Sanitasi Makanan dan Pengelolaan Bahan Kimia pada,” vol. 5, no. 2. pp. 689–697, 2025.
M. Taqia, S. Handajani, L. Nurlaela, I. F. Romadhoni, and P. M. Katering, “MAKANAN KATERING,” vol. 10, no. 2, pp. 351–360, 2021.
H. S. S. Nisrina, Cahaya Cellomita Sembiring, Dinda Tiara Anisha Putri, S. A. N. Nasywa Nathania Haqiqi, Nurul Indah Nasution, Riani Asyahra, and H. S. Siregar, “Pemberdayaan Pedagang Melalui Penerapan Standarisasi,” vol. 2, pp. 87–103, 2023.
Hari Ghanesia Istiani and E. Agustiani, “Jurnal Kesehatan Pertiwi,” vol. 3, pp. 173–178, 2021.
Y. Siswanto and K. D. Pertiwi, “Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan ANALISIS HEGIENE DAN SANITASI PERALATAN PADA PEDAGANG PENJUAL MAKANAN JAJANAN DI PASAR TRADISIONAL DI,” vol. 5, no. 2, pp. 352–358, 2023.
M. Jumaedi, R. Natalia, and R. Khairunisa, “Sosialisasi Jenis-jenis Makanan yang Tidak Baik untuk Diperjualbelikan di Pasar Perumnas Kota Mataram,” vol. 4, no. 01, pp. 16–26, 2025, doi: 10.58812/ejecs.v4i01.
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Alfabeta, 2014.
R. M. Putri, A. Fayasari, P. S. Gizi, and U. Binawan, “HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP HEGIENE SANITASI DENGAN PERILAKU PERSONAL HEGIENE PADA PENJAMAH MAKANAN KAKI LIMA DI KECAMATAN,” vol. 12, pp. 238–245, 2023.
S. dk. Pramadita, “Sanitasi Lingkungan di Pasar Tradisional Yarra,” vol. 7, no. 4, pp. 585–597, 2023.
R. Dinan et al., WISATA TANPA JEJAK. 2024.
A. Syifatul, Q. Tiyanensa, and I. Trisnaini, “Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Penerapan Higiene dan Sanitasi Lingkungan di Pasar,” no. April, pp. 483–495, 2023.
M. Arsyad, “RESPON PEDAGANG TERHADAP COVID DI PASAR TRADISIONAL DAYA MAKASSAR PROVINSI SULAWESI SELATAN TAHUN 2021-2022,” UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR, 2023.
S. Handajani, S. Sulandjari, and M. Faidah, “PENJAMAH MAKANAN PEDAGANG KAKI LIMA,” vol. 10, no. 2, pp. 223–233, 2021.
M. Fahri, F. K. Masyarakat, and U. M. Palu, “Sistem Pegelolaan Sampah Pasar : Studi Kualitatif Market Waste Management System : Qualitative Study,” vol. 1, no. 1, pp. 1–5, 2021.
P. R. Gayo, B. M. Regency, E. Arianti, and H. Syafutri, “Hubungan Pengetahuan dan Ketersediaan Fasilitas Tempat Sampah dengan Perilaku Membuang Sampah pada Masyarakat Desa Singah Mulo Kecamatan Pintu Rime Gayo Kabupaten Bener Meriah,” vol. 7, no. 2, 2024, doi: 10.32524/jksp.v7i2.1524.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Siti Rabbani Karimuna, Siti Ardiati, Wa Harji, Nur Fadila, Suci Rahmadani, La Ode A. Muh. Afif Rizqullah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















