Gaya Bahasa Sarkasme dan Ironi dalam Cerpen Pramoedya Ananta Toer
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.9447Keywords:
Sarkasme, Ironi, Stilistika, Kritik Sosial, Pramoedya Ananta ToerAbstract
Penelitian ini mengkaji penggunaan gaya bahasa sarkasme dan ironi dalam cerpen Pramoedya Ananta Toer sebagai sarana kritik sosial melalui pendekatan stilistika. Tujuannya adalah mendeskripsikan bentuk-bentuk sarkasme dan ironi serta menganalisis fungsi stilistikanya dalam membangun makna, karakterisasi tokoh, dan pesan sosial. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan sumber data cerpen-cerpen seperti “Laki-Laki Korup”, “Mereka yang Dilumpuhkan”, “Sebelum Kau Beranjak Pergi”, “Kemarau”, dan “Yang Sudah Hilang”. Data dikumpulkan dengan teknik baca-catat dan dianalisis melalui identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan simpulan. Berlandaskan teori Leech (1983), Simpson (2003), Keraf (2009), dan Tarigan (2013), hasil penelitian menunjukkan sarkasme hadir melalui diksi kasar, ejekan, dan penggambaran tokoh yang menyakitkan, berfungsi sebagai kritik langsung terhadap ketidakadilan, korupsi birokrasi, dan penyalahgunaan kekuasaan. Ironi muncul dalam tiga jenis: ironi verbal yang mempertentangkan ucapan dan makna, ironi situasional yang menampilkan jurang antara harapan dan kenyataan, serta ironi dramatik yang menyadarkan pembaca akan nasib tragis tokoh. Ironi menyampaikan sindiran secara halus namun reflektif. Secara stilistika, kedua gaya bahasa ini menjalankan fungsi estetis dengan memperindah teks melalui permainan makna, fungsi ideologis sebagai perlawanan simbolik terhadap wacana dominan, fungsi komunikatif untuk membangun dialog kritis dengan pembaca, dan fungsi edukatif menanamkan kesadaran moral tentang ketimpangan sosial. Dengan demikian, cerpen-cerpen Pramoedya Ananta Toer membuktikan bahwa sarkasme dan ironi merupakan senjata intelektual yang ampuh dalam menyuarakan kritik sosial dan kemanusiaan di tengah realitas yang timpang.
Downloads
References
Aminuddin, Pengantar Apresiasi Karya Sastra. Bandung: Sinar Baru Algensindo, 2011.
N. K. Ratna, Stilistika: Kajian Puitika Bahasa, Sastra, dan Budaya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2013.
B. Nurgiyantoro, Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 2014.
G. Keraf, Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2009.
H. G. Tarigan, Pengajaran Gaya Bahasa. Bandung: Angkasa, 2013.
G. N. Leech, A Linguistic Guide to English Poetry. London: Longman, 1983.
P. Simpson, On the Discourse of Satire: Towards a Stylistic Model of Satirical Humour. Amsterdam: John Benjamins Publishing, 2003.
P. A. Toer, Cerpen-Cerpen Pilihan. Jakarta: Lentera Dipantara, 2003.
P. A. Toer, Kumpulan Cerpen. Jakarta: Hasta Mitra, 2009.
Siswantoro, Metode Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2010.
W. Putra, "Kritik Sosial dalam Cerpen Pramoedya Ananta Toer," J. Sastra Kontemporer, vol. 2, no. 1, pp. 45–56, 2018.
A. S. Laksana and R. Rahmawati, "Gaya bahasa sindiran dalam novel Tempurung karya Oka Rusmini: Suatu tinjauan stilistika," J. Bahasa Sastra Indones., vol. 2, no. 1, pp. 15–24, 2021.
M. R. Fahlevi, D. Ramadhani, and F. Ananda, "Analisis gaya bahasa dalam novel Kelomang karya Qizink La Aziva," J. Ilm. Mhs. Univ. Islam Malang, vol. 10, no. 2, pp. 88–97, 2023.
E. Suryani, "Sinisme terhadap perilaku berpolitik tokoh dalam cerpen-cerpen terpilih A.A. Navis: Kajian stilistika dan sosiologi sastra," J. Ilm. Mhs. Univ. Islam Malang, vol. 12, no. 1, pp. 23–34, 2024.
N. K. Dewi, "Gaya bahasa sarkasme dalam novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer," J. Sastra Indones., vol. 11, no. 2, pp. 45–54, 2022.
F. Rahman, "Penggunaan gaya bahasa sindiran dalam novel Sekali Peristiwa di Banten Selatan karya Pramoedya Ananta Toer," J. Ilmu Budaya, vol. 8, no. 3, pp. 112–123, 2021.
R. K. Wardani, "Metafora konseptual dalam novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer: Kajian stilistika," J. Linguistik Sastra, vol. 7, no. 1, pp. 56–67, 2025.
A. Semi, Metode Penelitian Sastra. Bandung: Angkasa, 2012.
Siswantoro, Metode Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2010.
P. A. Toer, Cerita dari Blora. Jakarta: Balai Pustaka, 1952.
P. A. Toer, Subuh. Jakarta: Balai Pustaka, 1951.
P. A. Toer, Percikan Revolusi. Jakarta: Balai Pustaka, 1950.
D. Kurniawan, "Gaya bahasa sindiran dalam kumpulan cerpen Lelucon Para Koruptor karya Agus Noor," J. Pendidikan Bhs. Sastra Indones., vol. 9, no. 1, pp. 45–55, 2023.
S. Rahayu and B. Prasetyo, "Penggunaan majas sindiran dalam kumpulan cerpen Mata yang Enak Dipandang karya Ahmad Tohari," J. Bahasa Sastra Indones., vol. 5, no. 2, pp. 78–88, 2022.
T. Wulandari, "Kritik sosial dalam cerpen-cerpen surat kabar harian Singgalang tahun 2020," J. Pendidikan Bhs. Sastra Indones., vol. 7, no. 3, pp. 45–56, 2021.
A. Nuraini and T. Hartati, "Gaya bahasa ironi pada akun YouTube Tekotok: Kajian stilistika," J. Ilmu Budaya, vol. 5, no. 2, pp. 78–89, 2023.
B. Santoso, "Gaya bahasa sindiran pada akun Twitter Fufufafa: Kajian pragmatik," J. Pendidikan Bhs. Sastra Indones., vol. 10, no. 1, pp. 34–43, 2024.
M. Nasution, "Ironi sebagai alat kritik sosial dalam karya sastra Indonesia," J. Sastra dan Budaya, vol. 8, no. 1, pp. 12–22, 2020.
A. Pratama, "Kritik sosial dalam cerpen 'Maskapai Liong Mabur' karya Sujiwo Tejo," J. Sastra Kontemporer, vol. 5, no. 1, pp. 56–67, 2024.
D. Anggraini and H. Setiawan, "Majas dan citraan cerpen 'Langit Menganga' karya Danarto: Kajian stilistika," J. Sasindo Unpam, vol. 9, no. 2, pp. 87–97, 2021.
R. Hidayat and S. Anwar, "Gaya bahasa sebagai alat perlawanan simbolik dalam novel Pulang karya Leila S. Chudori," J. Sastra Indones., vol. 8, no. 2, pp. 101–112, 2022.
M. I. Syahputra, "Representasi kritik sosial dalam lirik lagu Iwan Fals: Analisis wacana kritis," J. Ilmu Komunikasi, vol. 7, no. 1, pp. 34–45, 2023.
L. F. Sari, "Penggunaan gaya bahasa sindiran Kiky Saputri untuk kritik sosial pada tayangan 'Lapor Pak!'," J. Pendidikan Bhs. Sastra Indones., vol. 9, no. 2, pp. 89–98, 2023.
M. Hasanah, "Sindiran dalam Corat-Coret di Toilet karya Eka Kurniawan sebagai sarana kritik sosial," J. Sastra Kontemporer, vol. 3, no. 1, pp. 34–45, 2021.
R. Fitriani and I. Astuti, "Majas sindiran dalam stand-up comedy: Analisis wacana kritis," J. Pendidikan Bhs. Sastra Indones., vol. 8, no. 2, pp. 67–76, 2023.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hamzan Wadi; Yusril Izha Haendrawa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















