Digitalisasi Marketing sebagai Upaya Pengembangan Usaha Pengrajin Gerabah di Negeri Ouw melalui Pembuatan Website dan Pemetaan Geotagging
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.9392Keywords:
Marketing Digitalization, Catalog Website, Geotagging, Negeri Ouw Pottery, KKNAbstract
Negeri Ouw yang terletak di Kecamatan Saparua Timur, Kabupaten Maluku Tengah,merupakan salah satu sentra kerajinan gerabah tradisional yang masih mempertahankan proses produksi secara turun temurun . produk unggulan yang di hasilkan seperti sempe dan balanga, tidak hanya memiliki nilai ekonomi , tetapi juga mengandung nilai budaya dan historis yang menjadi identitas masyarakat setempat. Meskipun memiliki nilai historis yang tinggi, pengrajin gerabah di negri ouw masih menghadapi kendala dalam mengembangkan usahanya, terutama keterbatasan jangkauan pasar akibat isolasi geografis wilayah kepulauan, tingginya biaya distribusi dan ketiadaan pusat informasi digital yang terintegrasi menyebabkan calon konsumen dan wisatawan mengalami kesulitan dalam memperoleh informasi produk maupun menemukan lokasi rumah produksi pengrajin. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan untuk mendukung pengembangan usaha pengrajin gerabah melalui penerapan strategi digitalisasi pemasaran melalui pembuatan website katalog resmi dan pemetaan lokasi geografis (geotagging) rumah produksi pengrajin di Google Maps. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang meliputi tahap observasi lapangan,pengumpulan data,pemetaan koordinat lokasi,pengembangang website, dan edukasi dan pendampingan kepada mitra. Subjek program adalah 7 pengrajin gerabah aktif di Negeri Ouw. Hasil intervensi menunjukkan peningkatan literasi digital mitra sebesar 67%, terbentuknya 1 platform website katalog yang terintegrasi, serta penandaan 7 titik lokasi produksi secara akurat di Google Maps. Evaluasi pasca-program menumjukan adanya peningkatan volume pemesanan sebesar 25% dalam satu bulan pertama melalui integrasi WhatsApp Business. Temuan ini menunjukan bahwa pemanfataan tegnologi digital mampu memperluas jangkauan pemasaran, meningkatkan aksesibilitas informasi ,serta mendukung penguatan ekonomi pengrajin gerabah tradisional di Negri Ouw.
Downloads
References
1. Leiwakabessy, C., Patty, J., & Waas, E. D. (2023). Pelatihan Pembuatan Gerabah Sempe-Balanga Di Negeri Ouw, Kabupaten Maluku Tengah. PAKEM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 13-19.
2. Pormes, L., & Leiwakabessy, A. (2023). Sustainabilitas Pengusaha Kerajinan Gerabah Dalam Bingkai Kemiskinan Struktural (Studi Pada Desa Ouw Kecamatan Saparua). Jurnal Aplikasi Teknologi, 12(2), 85-94.
3. Sari, W. P., & Rahayu, M. (2022). Pemanfaatan Website Katalog dan Geotagging Google Maps dalam Pengembangan Desa Wisata Berbasis Kerajinan Lokal. Jurnal Sistem Informasi dan Komunitas Bisnis, 5(3), 211-220.
4. Tuhuteru, L., & Latupapua, H. (2024). Strategi Pemasaran Digital Produk Kriya Wilayah Kepulauan Maluku Melalui Pendekatan Web-Katalog. Jurnal Ekonomi Kritis, 8(1), 45-53.
5. Wael, S., dkk. (2023). Pemberdayaan Ekonomi Pengrajin Tradisional Saparua Melalui Penguatan Literasi Digital dan E-Commerce. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Kepulauan, 4(2), 102-111.
6. Qomar, M., Karsono, L. D. P., Aniqoh, F. Z., & Aini, C. N. (2022). Peningkatan kualitas UMKM berbasis digital dengan metode Participatory Action Research (PAR). Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 74–81
7. Putri, A. A., & Nurhadi. (2023). Penerapan digital marketing sebagai strategi pemasaran UMKM. Anfatama: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 46–56
8. Kamil, M. I. (2025). Peningkatan kapabilitas pemasaran digital pada UMKM melalui pendampingan berbasis Participatory Action Research. INANTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2).
9. Purbowo, Lilawati, E., Febia, R. A., Anwar, H., & Anam, N. (2023). Pelatihan digital marketing dalam meningkatkan pemasaran UMKM Desa Ngogri Megaluh. Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 16–18.
10. Anwar, K., Yunus, M., & Alfin, R. (2023). Digital marketing solusi pemasaran di era digital untuk meningkatkan omset penjualan UMKM. Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS), 6(2), 404–414.
11. Yuniarti, T., Rizal, M. A., Bani, F. C. D., & Faujiyah, F. (2022). Digitalisasi pemasaran dalam upaya peningkatan penjualan produk usaha mikro kecil menengah (UMKM) di wilayah Jakarta Selatan. Jurnal Pustaka Mitra, 2(2), 121–126
12. Varadisa, A. Q., & Ridho, W. F. (2023). Pendampingan digital marketing guna meningkatkan branding UMKM Desa Sumberjo. NEAR: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 22–26.
13. Waqfin, M. S. I., Ristanti, E. Y., Cholqi, M. F., & Andini, S. D. (2023). Pendampingan pemasaran produk UMKM menggunakan digital marketing. Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 1–4.
14. Setyawati, D. P., Julaeha, S., Karismawati, Y., Amanah, S., & Mastuti. (2026). Transformasi digital UMKM rengginang: Model pendampingan holistik berbasis Participatory Action Research. Abdi Dharma, 6(1)
15. Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia. (2023). Transformasi Digital UMKM Indonesia. Jakarta: Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rendy Ardhana Ulath, Jermias Lesnussa, Ariel Christy Ferdinand Rieuwpassa, Avdhil Polhaupessy, Deassy Jacomina Anthoneta Hahanussa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















