Dinamika Inflasi Indonesia dalam Perspektif Moneter dan Ekonomi Islam
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.9222Keywords:
Inflasi, Kebijakan Moneter, Hambatan Struktural, Ekonomi Islam, Pertumbuhan EkonomiAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika inflasi di Indonesia melalui perspektif moneter, struktural, dan ekonomi Islam. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif berdasarkan berbagai buku, jurnal ilmiah, dan publikasi resmi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi di Indonesia tidak hanya dipengaruhi oleh faktor moneter seperti jumlah uang beredar, suku bunga, dan nilai tukar, tetapi juga oleh hambatan struktural yang berasal dari keterbatasan kapasitas produksi, inelastisitas sektor pangan, serta ketergantungan terhadap barang impor yang memicu imported inflation. Kajian ini juga menemukan bahwa hubungan inflasi dan pertumbuhan ekonomi bersifat nonlinear, dimana inflasi yang rendah dan stabil dapat mendorong aktivitas produksi, investasi, dan pertumbuhan ekonomi, sedangkan inflasi yang tinggi menurunkan daya beli, meningkatkan ketidakpastian, dan menghambat pertumbuhan. Selain itu, kebijakan moneter melalui pengaturan suku bunga efektif mengendalikan inflasi dalam jangka pendek, namun berpotensi menekan investasi dan sektor riil apabila diterapkan secara berlebihan. Dalam perspektif ekonomi Islam, uang dipandang sebagai alat tukar yang harus beredar pada sektor riil untuk mendukung distribusi ekonomi yang adil dan stabilitas harga. Oleh karena itu, pengendalian inflasi memerlukan sinergi kebijakan moneter dan penguatan sektor riil guna mewujudkan stabilitas ekonomi yang berkelanjutan. Temuan ini menegaskan pentingnya koordinasi pemerintah dan otoritas moneter dalam menjaga stabilitas harga secara berkelanjutan.
Downloads
References
Badan Pusat Statistik. (2026). Perkembangan Indeks Harga Konsumen Januari 2026.
Bank Indonesia. (2023) Laporan Perekonomian Indonesia. https://www.bi.go.id/id/default.aspx
Bank Indonesia. (2024). Inflasi dan Kebijakan Moneter. https://www.bi.go.id
Chapra. (2000). The Future of Economics: An Islamic Perspective. Leicester: The Islamic Foundation.
John Maynard Keynes. (1936). The General Theory of Employment, Interest and Money. London: Macmillan.
Karim. (2010). Ekonomi Makro Islam. Jakarta: Rajawali Pers.
Keynes’s. (2023). Inflationary Gap Theory. https://www.economicsdiscussion.net/inflation/keyness-expertise-guide-to-inflation-and-inflationary-process/8125
Lance Taylor. (1983). Structuralist Macroeconomics: Applicable Models for the Third World. New York: Basic Books.
M. L. Jhingan. (2010). Macroeconomic Theory. New Delhi: Vrinda Publications.
Maharani & Riofit. (2024). Analisis Kebijakan Moneter Terhadap Inflasi Di Indonesia. Jurnal Studi Multidisipliner, 8(6). 698-704.
Michael P. Todaro., & Stephen C. Smith. (2015). Economic Development (12th ed.). Pearson Education.
N. Gregory Mankiw. (2019). Principles of Economics (8th ed.). Cengage Learning.
Olivier Blanchard. (2021). Macroeconomics (8th ed.). Pearson Education.
Perry Warjiyo., & Solikin M. Juhro. (2016). Kebijakan Bank Sentral: Teori dan Praktik. Jakarta: Rajawali Pers.
Riofita. (2013). Sistem Ekonomi Islam. PT Sunta Benta Perkasa.
S.M. Juhro. (2020). Pengantar kebanksentralan teori dan kebijakan. PT Rajagrafindo Persada: Depok
Sri Mulyani Indrawati. (1996). Analisis inflasi di Indonesia.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sukirno, S. (2006). Makroekonomi: Teori Pengantar. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Varisa Afriani Putri, Hendra Riofita

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















