Hubungan Pola Makan, Kualitas Tidur, Dan Aktivitas Fisik Terhadap Kadar Hemoglobin : Literature Review

Authors

  • Namira Abiyah Juliyanti Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
  • Nur Khaylila Ramadhanti Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
  • Rurun Kamila Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
  • Ni Wayan Wiwin Asthiningsih Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.9202

Keywords:

Pola Makan, Kualitas Tidur, Aktivitas Fisik

Abstract

Kadar hemoglobin merupakan indikator penting dalam menilai status kesehatan seseorang, terutama untuk mendeteksi anemia yang hingga saat ini masih menjadi masalah kesehatan global pada kelompok remaja dan dewasa muda. Mahasiswa termasuk kelompok yang rentan mengalami gangguan kadar hemoglobin akibat perubahan gaya hidup, seperti pola makan tidak teratur, kurang tidur, dan aktivitas fisik yang tidak seimbang. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara pola makan, kualitas tidur, dan aktivitas fisik dengan kadar hemoglobin melalui pendekatan literature review. Metode penelitian menggunakan literature review deskriptif dengan pendekatan PRISMA. Artikel diperoleh melalui database Google Scholar dengan rentang publikasi tahun 2022–2026 menggunakan kata kunci terkait hemoglobin, pola makan, kualitas tidur, aktivitas fisik, dan anemia. Dari hasil identifikasi awal sebanyak 120 artikel, diperoleh 10 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis lebih lanjut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola makan merupakan faktor yang paling konsisten dan signifikan memengaruhi kadar hemoglobin, terutama asupan zat besi, protein, vitamin B12, dan asam folat. Sementara itu, kualitas tidur dan aktivitas fisik menunjukkan hasil yang bervariasi, meskipun sebagian besar penelitian menyatakan adanya hubungan positif dengan kadar hemoglobin. Kesimpulannya, penerapan gaya hidup sehat secara menyeluruh diperlukan untuk menjaga kadar hemoglobin tetap optimal dan mencegah terjadinya anemia pada mahasiswa. Selain itu, perbedaan hasil antarpenelitian dipengaruhi oleh variasi desain penelitian, karakteristik responden, jumlah sampel, serta instrumen pengukuran yang digunakan. Oleh karena itu, diperlukan edukasi kesehatan dan pemantauan gizi untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa pentingnya menjaga kadar hemoglobin.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arumsari, E., & Fitriani, N. L. (2023). Hubungan asupan zat besi dengan kejadian anemia pada mahasiswa keperawatan. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 15(1), 45–53.

Anwar, N. I. A., Hasmyati, & Zulfikar, M. (2024). Tingkat aktivitas fisik mahasiswa: Studi global physical activity questionnaire. Indonesian Journal of Physical Activity, 4(2), 262–269.

Dewi, R. K., & Handayani, S. (2024). Pengaruh aktivitas fisik terhadap status hemoglobin pada remaja putri. Jurnal Keperawatan Indonesia, 27(2), 88–96.

Esem, O., & Mindarsih, T. (2024). Analisis kadar haemoglobin dan pola nutrisi terhadap prestasi belajar mahasiswa kebidanan. Jurnal Maternitas Kebidanan, 9(2), 198–210.

Heriyanto, Sari, I., Aristoteles, & Bastian. (2022). Analisis aktivitas fisik ringan dan berat terhadap kadar hemoglobin. Jurnal Kesehatan Saelmakers PERDANA, 5(1). https://doi.org/10.32524/jksp.v5i1.406

Isdawarman, M. T., & Yuniarti, A. P. (2024). Gambaran kualitas tidur pada mahasiswa tahap akademik Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung tahun akademik 2023/2024. Bandung Conference Series: Medical Science.

Karisma, M. A., Nu, N., & Ardian, I. (2026). Analisis hubungan pola makan dengan kejadian anemia pada mahasiswa keperawatan semester IV Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Islam Sultan Agung Semarang, Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi, 4(February).

Kemenkes RI. (2023). Survei kesehatan Indonesia 2023 dalam angka. Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan.

Lestari, D. P., Widodo, A., & Sari, M. (2023). Kualitas tidur dan risiko anemia pada mahasiswa Fakultas Kesehatan. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 12(3), 201–209.

Ningsih, F., & Rahmawati, D. (2022). Hubungan pola konsumsi makanan cepat saji dengan kadar hemoglobin remaja. Media Gizi Indonesia, 17(2), 120–128.

Prahiba, T., Roni, Y., & Nopriadi. (2025). Hubungan pola makan, kualitas tidur, dan aktivitas fisik dengan kadar hemoglobin mahasiswa tingkat akhir. Journal of Social Science Research, 5, 3831–3842.

Putra, Y. P. E., Hadi, W. S., & Widyantara, A. B. (2025). Pengaruh kualitas tidur terhadap kadar hemoglobin pada mahasiswa D4 TLM Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta menggunakan hematology analyzer. Jurnal Kesehatan Tambusui, 6(September), 9948–9961.

Rosyidah, R. A., Hartini, W. M., & Dewi, N. P. M. Y. (2022). Hubungan kualitas tidur dengan kadar hemoglobin pada mahasiswa Prodi DIII TBD semester VI di Poltekkes Bhakti Setya Indonesia Yogyakarta. Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia, 2(2).

Sammeng, W., & Surnawati. (2025). Hubungan pola makan, kualitas tidur dan status gizi dengan kadar hemoglobin remaja. Graha Medika Public Health Journal, 4(1), 74–80.

Sari, N. M., & Putri, A. Y. (2024). Status gizi dan kadar hemoglobin pada mahasiswa perguruan tinggi kesehatan. Jurnal Kesehatan Komunitas, 10(1), 33–41.

Septiani, A., Hidayanti, L., & Listyawardhani, Y. (2025). Hubungan pola konsumsi ultra-processed food dengan kadar hemoglobin pada remaja putri: The relationship between ultra-processed food consumption patterns and hemoglobin levels in female adolescents. Jurnal Riset Gizi, 13(2), 92–99.

Silalahi, C. H., Rambert, G. I., & Wowor, M. F. (2025). Gambaran aktivitas fisik dan kadar hemoglobin pada remaja putri di Kelurahan Malalayang 1 Barat Kota Manado. Medical Scope Journal, 8(1), 77–82.

WHO. (2023). Guideline on haemoglobin cutoffs to define anaemia in individuals and populations. World Health Organization.

Downloads

Published

23-05-2026

How to Cite

[1]
N. A. Juliyanti, N. K. Ramadhanti, R. Kamila, and N. W. W. Asthiningsih, “Hubungan Pola Makan, Kualitas Tidur, Dan Aktivitas Fisik Terhadap Kadar Hemoglobin : Literature Review”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 4658–4667, May 2026.

Issue

Section

Articles