Pengaruh Kredibilitas Influencer terhadap Brand Trust pada Brand Erspo dengan E-Wom Sebagai Mediasi

Authors

  • Ilmiati Mawaddah Universitas Pendidikan Indonesia
  • Adam Hermawan Universitas Pendidikan Indonesia
  • Muhammad Rizki Nugraha Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.9157

Keywords:

kredibilitas influencer, E-WoM, Brand Trust, Influencer Marketing, Erspo

Abstract

Perkembangan pemasaran digital mendorong perusahaan memanfaatkan influencer sebagai sumber komunikasi yang dapat membentuk persepsi dan kepercayaan konsumen terhadap merek. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kredibilitas influencer terhadap brand trust pada brand fashion lokal Erspo, baik secara langsung maupun melalui electronic word-of-mouth (e-WoM) sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring terhadap 200 pengguna media sosial yang pernah melihat promosi Erspo melalui influencer. Pengujian model dilakukan menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS 4, meliputi evaluasi model pengukuran, model struktural, pengujian hipotesis, dan efek mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kredibilitas influencer berpengaruh positif dan signifikan terhadap e-WoM dengan koefisien 0,503 dan p-value 0,000. Kredibilitas influencer juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand trust dengan koefisien 0,314 dan p-value 0,000. Selanjutnya, e-WoM berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand trust dengan koefisien 0,461 dan p-value 0,000. Pengujian pengaruh tidak langsung membuktikan bahwa e-WoM memediasi secara signifikan hubungan antara kredibilitas influencer dan brand trust dengan koefisien 0,232 dan p-value 0,000. Temuan ini menegaskan bahwa pemilihan influencer yang jujur, kompeten, dan relevan perlu disertai upaya mendorong komunikasi konsumen yang positif agar kepercayaan terhadap merek semakin kuat. Secara praktis, hasil penelitian memberikan dasar bagi Erspo dan brand lokal lainnya untuk mengelola kolaborasi influencer secara lebih selektif, konsisten, dan berorientasi pada reputasi jangka panjang.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] S. Kemp, “Digital 2025: Indonesia,” Data Reportal, 2025. https://datareportal.com/reports/digital-2025-indonesia

[2] K. Hasan, A. Husna, Muchlis, D. Fitri, and Zulfadli, “Transformasi Komunikasi Massa Era Digital Antara Peluang Dan Tantangan,” J. Polit. Dan Pemerintah., vol. 8, no. 1, pp. 41–55, 2023.

[3] A. A. P. D. Gunawan, N. J. A. Novel, and S. A. Budiyanti, “Strategi Influencer Marketing Pada Rahsa Nusantara Dalam Meningkatkan Brand Awareness,” J. Lentera Bisnis, vol. 12, no. 3, pp. 725–743, 2023, doi: 10.34127/jrlab.v12i3.869.

[4] L. V Casaló, C. Flavián, and S. Ibáñez-sánchez, “Influencers on Instagram: Antecedents and consequences of opinion leadership,” J. Bus. Res. 117, vol. 117, pp. 510–519, 2020, doi: 10.1016/j.jbusres.2018.07.005.

[5] R. Gaspersz, M. Pelamonia, D. Izaak, and J. Yoris, “Peran Influencer Media Sosial Dalam Membentuk Opini Publik: Systematic Literature Review Pada Studi Kasus Di Indonesia,” J. BADATI Ilmu Sos. Hum., vol. 6, no. 2, pp. 253–266, 2024.

[6] H. Rahmayunita, “Kronologi Erspo Minta Maaf Diduga Buntut Jadikan Azizah Salsha Muse di JFW 2026,” suara.com, 2025. https://www.suara.com/lifestyle/2025/11/09/095321/kronologi-erspo-minta-maaf-diduga-buntut-jadikan-azizah-salsha-muse-di-jfw-2026

[7] I. Kurniasih, A. Sukarno, F. Y. Rosyada, A. Artanti, and B. Wahyudi, “Peran E-Wom dalam Memediasi Pengaruh Influencer, Brand trust, Brand Image, dan Social Media Marketing terhadap Keputusan Pembelian,” J. Trends Econ. Account. Res., vol. 6, no. 2, pp. 177–185, 2025, doi: 10.47065/jtear.v6i2.2356.

[8] A. Baendowi and I. Yuswono, “Pengaruh Influencer Marketing Dan Viral Marketing Terhadap Keputusan Pembelian Dengan E-Wom Sebagai Variabel Mediasi,” J. Maneksi (Management Ekon. Dan Akuntansi), vol. 15, no. 01, pp. 469–478, 2026.

[9] N. P. Azahra and P. P. Rahmi, “Pengaruh Kreadibilitas Influencer dan Electronic Word of Mount (e- WOM) terhadap Brand Loyalty Generasi Z melalui Mediasi Brand Trust (Studi pada Produk Azarine),” J. Artif. Intell. Digit. Bus., vol. 4, no. 4, pp. 3806–3817, 2025.

[10] A. Putri, M. Safitri, L. Yovita, and V. Oktavia, “Pengaruh E-Wom Terhadap Keputusan Pembelian Brand Uniqlo Dengan Brand Image & Brand Trust Sebagai Variabel Mediasi (Studi Kasus : Mahasiswa Feb Universitas Dian Nuswantoro Semarang),” Innov. J. Soc. Sci. Res., vol. 4, no. 1, pp. 5988–6003, 2024.

[11] M. V. Emeralda and Kurniawati, “Analisis Pengaruh Social Media Marketing Dan Influencer Marketing Terhadap Brand Loyalty Dengan Brand Trust Dan Brand Equity Sebagai Mediasi,” J. Ekon. dan Bisnis, vol. 11, no. 1, pp. 1269 – 1273, 2022.

[12] F. Andriyani and A. Hidayati, “Pengaruh Influencer Credibility , Customer Experience dan Customer Loyalty Terhadap Brand Trust (Potato Kriwil) di Kota Bengkulu,” J. Visi Manaj., vol. 11, no. 3, pp. 01–27, 2025.

[13] V. M. Marlie and H. K. Tunjungsari, “Pengaruh Visual Social Media Marketing Pada Customer Purchase Intention : E-Wom Sebagai Mediasi Di Industri Skincare,” J. Manajerial dan Kewirausahaan, vol. 06, no. 02, pp. 544–551, 2024.

[14] R. Sahabuddin, A. Azhari, P. R. R. Nardy, F. Ramadana, N. Hasni, and Supira, “Pengaruh Social Media Marketing dan Influencer Trustworthiness terhadap Minat Beli Skincare dengan Electronic Word of Mouth sebagai Variabel Mediasi pada Mahasiswa,” J. Rumpun Manaj. dan Ekon., vol. 2, no. 3, pp. 333–344, 2025.

[1] S. Kemp, “Digital 2025: Indonesia,” Data Reportal, 2025. https://datareportal.com/reports/digital-2025-indonesia

[2] K. Hasan, A. Husna, Muchlis, D. Fitri, and Zulfadli, “Transformasi Komunikasi Massa Era Digital Antara Peluang Dan Tantangan,” J. Polit. Dan Pemerintah., vol. 8, no. 1, pp. 41–55, 2023.

[3] A. A. P. D. Gunawan, N. J. A. Novel, and S. A. Budiyanti, “Strategi Influencer Marketing Pada Rahsa Nusantara Dalam Meningkatkan Brand Awareness,” J. Lentera Bisnis, vol. 12, no. 3, pp. 725–743, 2023, doi: 10.34127/jrlab.v12i3.869.

[4] L. V Casaló, C. Flavián, and S. Ibáñez-sánchez, “Influencers on Instagram: Antecedents and consequences of opinion leadership,” J. Bus. Res. 117, vol. 117, pp. 510–519, 2020, doi: 10.1016/j.jbusres.2018.07.005.

[5] R. Gaspersz, M. Pelamonia, D. Izaak, and J. Yoris, “Peran Influencer Media Sosial Dalam Membentuk Opini Publik: Systematic Literature Review Pada Studi Kasus Di Indonesia,” J. BADATI Ilmu Sos. Hum., vol. 6, no. 2, pp. 253–266, 2024.

[6] H. Rahmayunita, “Kronologi Erspo Minta Maaf Diduga Buntut Jadikan Azizah Salsha Muse di JFW 2026,” suara.com, 2025. https://www.suara.com/lifestyle/2025/11/09/095321/kronologi-erspo-minta-maaf-diduga-buntut-jadikan-azizah-salsha-muse-di-jfw-2026

[7] I. Kurniasih, A. Sukarno, F. Y. Rosyada, A. Artanti, and B. Wahyudi, “Peran E-Wom dalam Memediasi Pengaruh Influencer, Brand trust, Brand Image, dan Social Media Marketing terhadap Keputusan Pembelian,” J. Trends Econ. Account. Res., vol. 6, no. 2, pp. 177–185, 2025, doi: 10.47065/jtear.v6i2.2356.

[8] A. Baendowi and I. Yuswono, “Pengaruh Influencer Marketing Dan Viral Marketing Terhadap Keputusan Pembelian Dengan E-Wom Sebagai Variabel Mediasi,” J. Maneksi (Management Ekon. Dan Akuntansi), vol. 15, no. 01, pp. 469–478, 2026.

[9] N. P. Azahra and P. P. Rahmi, “Pengaruh Kreadibilitas Influencer dan Electronic Word of Mount (e- WOM) terhadap Brand Loyalty Generasi Z melalui Mediasi Brand Trust (Studi pada Produk Azarine),” J. Artif. Intell. Digit. Bus., vol. 4, no. 4, pp. 3806–3817, 2025.

[10] A. Putri, M. Safitri, L. Yovita, and V. Oktavia, “Pengaruh E-Wom Terhadap Keputusan Pembelian Brand Uniqlo Dengan Brand Image & Brand Trust Sebagai Variabel Mediasi (Studi Kasus : Mahasiswa Feb Universitas Dian Nuswantoro Semarang),” Innov. J. Soc. Sci. Res., vol. 4, no. 1, pp. 5988–6003, 2024.

[11] M. V. Emeralda and Kurniawati, “Analisis Pengaruh Social Media Marketing Dan Influencer Marketing Terhadap Brand Loyalty Dengan Brand Trust Dan Brand Equity Sebagai Mediasi,” J. Ekon. dan Bisnis, vol. 11, no. 1, pp. 1269 – 1273, 2022.

[12] F. Andriyani and A. Hidayati, “Pengaruh Influencer Credibility , Customer Experience dan Customer Loyalty Terhadap Brand Trust (Potato Kriwil) di Kota Bengkulu,” J. Visi Manaj., vol. 11, no. 3, pp. 01–27, 2025.

[13] V. M. Marlie and H. K. Tunjungsari, “Pengaruh Visual Social Media Marketing Pada Customer Purchase Intention : E-Wom Sebagai Mediasi Di Industri Skincare,” J. Manajerial dan Kewirausahaan, vol. 06, no. 02, pp. 544–551, 2024.

[14] R. Sahabuddin, A. Azhari, P. R. R. Nardy, F. Ramadana, N. Hasni, and Supira, “Pengaruh Social Media Marketing dan Influencer Trustworthiness terhadap Minat Beli Skincare dengan Electronic Word of Mouth sebagai Variabel Mediasi pada Mahasiswa,” J. Rumpun Manaj. dan Ekon., vol. 2, no. 3, pp. 333–344, 2025.

[15] K. Sokolova and H. Kefi, “Instagram and YouTube bloggers promote it, why should I buy? How credibility and parasocial interaction influence purchase intentions,” J. Retail. Consum. Serv., vol. 53, Art. no. 101742, 2020, doi: 10.1016/j.jretconser.2019.01.011.

Downloads

Published

30-07-2026

How to Cite

[1]
I. Mawaddah, A. Hermawan, and M. R. Nugraha, “Pengaruh Kredibilitas Influencer terhadap Brand Trust pada Brand Erspo dengan E-Wom Sebagai Mediasi ”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 20890–20895, Jul. 2026.

Issue

Section

Articles