Pengaruh Kesejahteraan Karyawan, Budaya Organisasi, dan Beban Kerja terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Praktis Footwear Magetan

Authors

  • Kharis Nuril Huda Universitas Muhammadiyah Ponorogo
  • Umi Farida Universitas Muhammadiyah Ponorogo
  • Diana Pramudya Wardhani Universitas Muhammadiyah Ponorogo

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.9100

Keywords:

Kesejahteraan Karyawan, Budaya Organisasi, Beban Kerja, Kepuasan Kerja, Manajemen Sumber Daya Manusia

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kesejahteraan karyawan, budaya organisasi, dan beban kerja terhadap kepuasan kerja karyawan pada Praktis Footwear Magetan. Kepuasan kerja merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan produktivitas, loyalitas, dan kinerja karyawan dalam suatu organisasi. Rendahnya kepuasan kerja dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kurang optimalnya kesejahteraan karyawan, budaya organisasi yang belum mendukung, serta beban kerja yang tidak seimbang. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana ketiga variabel tersebut memengaruhi kepuasan kerja karyawan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Praktis Footwear Magetan yang berjumlah 33 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh, sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan aplikasi Statistical Product and Service Solution (SPSS) versi 29. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kesejahteraan karyawan, budaya organisasi, dan beban kerja berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja karyawan. Selain itu, secara simultan ketiga variabel tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan Praktis Footwear Magetan. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kesejahteraan karyawan, penerapan budaya organisasi yang baik, serta pengelolaan beban kerja yang proporsional dapat meningkatkan kepuasan kerja karyawan. Dengan demikian, perusahaan diharapkan mampu memperhatikan faktor-faktor tersebut guna menciptakan lingkungan kerja yang lebih kondusif dan produktif.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afninda Triany, C. C., Sutrisno, S., & Darmaputra, M. F. (2023). Pengaruh kualitas SDM dan kesejahteraan karyawan terhadap kinerja karyawan melalui kepuasan kerja sebagai variabel intervening. Innovative: Journal of Social Science Research, 3(5), 8104–8116.

Aisy, R., Susita, D., & Handaru, A. W. (2023). Pengaruh pengembangan karir dan beban kerja terhadap kepuasan kerja karyawan. Jurnal Bisnis, Manajemen, dan Keuangan, 3(3), 22.

Amirsyah Putra, M. R., Halin, H., & Yeni, Y. (2024). Pengaruh beban kerja dan stres kerja terhadap kepuasan kerja karyawan PT Berkat Sawit Sejati. Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (JEBMA), 4(1), 332–341.

Andjarwati, T. (2015). Motivasi dari sudut pandang teori hirarki kebutuhan Maslow, teori dua faktor Herzberg, teori X Y McGregor, dan teori motivasi prestasi McClelland. JMM17 Jurnal Ilmu Ekonomi & Manajemen, 1(1), 45–54.

Arikunto, S. (2016). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Cetakan XIII). Rineka Cipta.

Edison, E., Anwar, Y., & Komariyah, I. (2016). Manajemen sumber daya manusia. Alfabeta.

Farida, U. (2017). Manajemen sumber daya manusia. Unmuh Ponorogo Press.

Garaika. (2019). Manajemen sumber daya manusia. STIE Trisna Negara.

Ghozali, I. (2018). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 25 (Edisi ke-9). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Handoko, T. H. (2020). Manajemen personalia & sumber daya manusia. BPFE.

Hasibuan, M. S. P. (2019). Manajemen sumber daya manusia (Edisi revisi). Bumi Aksara.

Harlofida, D. (2017). Pengaruh kesejahteraan terhadap kepuasan kerja pegawai pada Sekretariat Dewan OKU Timur. Jurnal Aktual STIE Trisna Negara, 15(1), 27–31.

Hermanto, H., Darmanah, D., Saputra, W. E., & Harlofida, D. (2020). Pengaruh kesejahteraan terhadap kepuasan kerja pegawai pada Sekretariat Dewan OKU Timur. Jurnal AKTUAL, 17(2), 119–125.

Indriantoro, N., & Supomo, B. (2002). Metodologi penelitian bisnis: Untuk akuntansi dan manajemen. BPFE.

Jumawan, J., & Fauzan, D. R. (2024). Determinasi beban kerja, budaya organisasi dan kepemimpinan terhadap kepuasan kerja karyawan (Literature SDM). Jurnal Bintang Manajemen (JUBIMA), 2(1), 191–203.

Krisdianto, A., Sari, R., & Putra, D. (2023). Pengaruh beban kerja terhadap kepuasan kerja karyawan pada perusahaan manufaktur. Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, 7(2), 145–156.

Mangkunegara, A. P. (2017). Manajemen sumber daya manusia perusahaan. Remaja Rosdakarya.

Moekijat, M. (2019). Manajemen kepegawaian dan hubungan industrial (Edisi ke-10). PT Alumni.

Prasetyo, Y. M. (2023). Pengaruh gaya kepemimpinan, budaya kaizen, dan kesejahteraan terhadap kepuasan kerja. JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi, 1(1), 77–86.

Primasheila, D., Hanafi, A., & Bakri, S. A. (2017). Pengaruh budaya organisasi terhadap kepuasan kerja karyawan PT Telkom Kantor Wilayah Palembang. JEMBATAN: Jurnal Ilmiah Manajemen Bisnis dan Terapan, 14(1), 25–32.

Putri, G. A. M., Fauzi, A., Saputra, F., Danaya, B. P., & Puspitasari, D. (2023). Pengaruh pengembangan karier, budaya organisasi dan beban kerja terhadap kepuasan kerja karyawan (Literature review MSDM). Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (JEMSI), 5(2), 99–110.

Quilim, N. A., Taroreh, R., & Nelwan, O. (2016). Pengaruh kesejahteraan karyawan, job enrichment dan job enlargement terhadap kepuasan kerja pada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Cabang Ternate Maluku Utara. Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi, 4(1), 1356–1368.

Ramdani, I., Subiyanto, D., & Kirana, K. C. (2024). Pengaruh kepemimpinan transformasional, extrinsic reward, dan kesejahteraan karyawan terhadap kepuasan kerja karyawan KSPPS BMT Dana Insani Gunungkidul. 14(1), 135–148.

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational behavior (17th ed.). Pearson Education.

Sanusi, A. (2016). Metode penelitian bisnis. Salemba Empat.

Santoso, S. (2014). Menguasai statistik di era informasi dengan SPSS 22. PT Elex Media Komputindo.

Saputra, A. A. (2021). Pengaruh kompensasi, lingkungan kerja dan beban kerja terhadap kepuasan kerja karyawan. Technomedia Journal, 7(1), 68–77.

Sedarmayanti. (2018). Manajemen sumber daya manusia (Edisi revisi). PT Refika Aditama.

Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D (Edisi ke-25). Alfabeta.

Tarwaka. (2016). Ergonomi dan desain kerja (Edisi ke-4). Graha Ilmu.

Tiyanto, P., & Sudiyarningsih, S. (2018). Pengaruh budaya organisasi, lingkungan kerja, kompensasi terhadap kinerja melalui kepuasan kerja pada pegawai Sekretariat Daerah Kabupaten Blora. Serat Acitya: Jurnal Ilmiah UNTAG Semarang, 7(1), 91–101.

Wijaya, A. (2019). Partial least square (PLS): SmartPLS 03. Penerbit Mandiri.

Yuliana, Y., Rizal, Y., & Nurdin, N. (2017). Pengaruh kompensasi dan motivasi terhadap kepuasan kerja. JEE (Jurnal Edukasi Ekobis), 1(1), 1–10.

Yo, P. M. P., & Surya, I. B. K. (2015). Pengaruh beban kerja terhadap kepuasan kerja dengan stres kerja sebagai variabel mediasi. E-Jurnal Manajemen, 4(5), 1149–1165.

Yusuf, M., Haryoto, C., Husainah, N., & Nuraeni. (2023). Teori manajemen. Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim.

---

Downloads

Published

25-05-2026

How to Cite

[1]
K. N. Huda, U. Farida, and D. P. Wardhani, “Pengaruh Kesejahteraan Karyawan, Budaya Organisasi, dan Beban Kerja terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Praktis Footwear Magetan”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 4942–4953, May 2026.

Issue

Section

Articles