Pengaruh Konseling Prenatal dalam Meningkatkan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Asi Eksklusif pada Trimester III di Puskesmas Krueng Barona Jaya
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.8915Keywords:
Konseling Prenatal, Pengetahuan, Ibu Hamil, ASI Eksklusif, Trimester IIIAbstract
Air Susu Ibu (ASI) eksklusif merupakan standar emas pemberian nutrisi bayi 0–6 bulan yang direkomendasikan WHO dan UNICEF, tetapi cakupan di Indonesia baru mencapai 55,5% (SKI 2023). Rendahnya cakupan ini berkontribusi pada masih tingginya Angka Kematian Bayi (AKB). Di Kabupaten Aceh Besar, AKB tercatat 25 per 1.000 kelahiran hidup (2023) antara lain disebabkan oleh rendahnya pengetahuan ibu hamil tentang ASI eksklusif. Studi pendahuluan di Puskesmas Krueng Barona Jaya menemukan kendala tradisi pemberian air gula, madu, dan pisang pada bayi serta minimnya dukungan informasi yang melemahkan niat menyusui eksklusif. Konseling prenatal pada trimester ketiga merupakan waktu strategis karena ibu lebih reseptif terhadap edukasi menjelang persalinan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh konseling prenatal terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil trimester III tentang ASI eksklusif di Puskesmas tersebut. Desain penelitian adalah kuasi-eksperimen dengan rancangan one group pretest-posttest. Dari 251 ibu hamil trimester III periode Januari–Maret 2025, dipilih 32 responden secara purposive sampling berdasarkan kriteria: usia kehamilan ≥28 minggu, memiliki buku KIA, bersedia mengikuti seluruh proses, dan berdomisili di wilayah kerja puskesmas. Pretest dan posttest dilaksanakan pada hari yang sama. Data dianalisis dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test setelah uji normalitas Shapiro-Wilk menunjukkan distribusi tidak normal (p<0,05). Hasil menunjukkan rata-rata skor pretest 5,44 (kategori sedang, rentang 3–12) dan melonjak signifikan menjadi 11,97 pada posttest; seluruh responden (100%) mencapai kategori baik. Integrasi konseling ini dalam pelayanan antenatal terpadu beserta pelibatan keluarga sangat direkomendasikan guna memperkuat praktik menyusui eksklusif dan menekan AKB di wilayah kerja Puskesmas Krueng Barona Jaya.
Downloads
References
W. H. Organization and U. N. C. Fund, “Global Breastfeeding Scorecard: A Joint Report,” WHO, Geneva, 2023.
K. K. RI, “Laporan Nasional Riskesdas 2018,” Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Jakarta, 2019.
E. S. Prautami, A. Febrianti, and D. Anggraini, “Pengaruh penyuluhan tentang ASI eksklusif terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil primigravida trimester III di Desa Sidomulyo 18,” J. Keperawatan Sriwij., vol. 10, no. 1, pp. 10–16, 2023.
T. Limbong, R. Handayani, and A. Akib, “Pendidikan dan pengetahuan ibu hamil trimester III dengan sikap terhadap inisiasi menyusui dini,” J. Ilm. Kesehat. Sandi Karsa, vol. 12, no. 1, 2023.
N. Nurfatimah, J. Sulaeman, and M. J. Kaparang, “Media edukasi buklet dan pendidikan kesehatan berpengaruh terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil trimester III pada ASI eksklusif,” Heal. Inf. J. Penelit., vol. 15, no. 2, pp. 225–235, 2023.
S. Wulandari and A. Putri, “Efektivitas konseling prenatal terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap ibu hamil dalam pemberian ASI eksklusif,” J. Kesehat. Ibu dan Anak, vol. 5, no. 2, pp. 1–10, 2022.
R. Ariana, Coronaphobia dan Kelancaran ASI di Masa Post Partum. CV. Literasi Nusantara Abadi, 2022.
B. D. Anggraini, P. Yunus, Najamuddin, and R. Suryaningsih, “Hubungan pemberian susu formula dengan kejadian diare pada bayi 0–6 bulan,” Media Publ. Promosi Kesehat. Indones., vol. 7, no. 3, pp. 688–695, 2024.
D. K. K. A. Besar, “Profil Kesehatan Kabupaten Aceh Besar 2023,” Aceh Besar, 2023.
T. Danefi, “Kelas bapak peduli ASI eksklusif sebagai upaya pencegahan stunting,” J. Pelayanan dan Pengabdi. Masy., vol. 7, no. 2, pp. 185–193, 2023.
P. K. J. I, “Kelas antenatal care terintegrasi konseling menyusui meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang ASI eksklusif,” J. Gema Keperawatan, vol. 15, no. 2, pp. 45–52, 2022.
Sugiyono, Metode penelitian kualitatif: Untuk penelitian yang bersifat eksploratif, enterpretif, interaktif dan konstruktif. Alfabeta, 2022.
S. Arikunto, Suhardjono, and Supardi, Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: PT Bumi Aksara, 2011.
M. R. Fadli, “Memahami desain metode penelitian kualitatif,” Humanika, vol. 21, no. 1, pp. 33–54, 2021, doi: 10.21831/hum.v21i1.
M. I. Al Ketbi and et al., “Knowledge, attitudes, and practices of breastfeeding among women visiting primary healthcare clinics on the island of Abu Dhabi, United Arab Emirates,” Int. Breastfeed. J., vol. 13, no. 1, 2018, doi: 10.1186/s13006-018-0165-x.
S. Notoatmodjo, Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta, 2014.
S. Notoatmodjo, Ilmu Kesehatan Masyarakat: Prinsip-prinsip Dasar. Jakarta: Rineka Cipta, 1997.
S. Febrica, S. E. Irianto, and A. Djamil, “Faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif di Kabupaten Pesawaran,” Poltekita J. Ilmu Kesehat., vol. 15, no. 3, pp. 238–243, 2021.
E. Setyaningrum, Komunikasi dalam Keperawatan dan Kebidanan. Yogyakarta: Pustaka Baru Press, 2016.
W. Dari, A. S. Almufaridin, and A. Clara, “Pengaruh pemberian edukasi video tentang pentingnya ASI eksklusif terhadap pengetahuan ibu hamil trimester III dalam persiapan menyusui,” J. Matern. Aisyah, vol. 6, no. 3, pp. 203–211, 2025.
D. S. Pryhandini, A. Palimbo, D. Mahdiyah, and N. Hidayah, “Pengaruh emo-demo dan storytelling terhadap self efficacy ibu hamil dalam pemberian ASI eksklusif,” Heal. Res. J. Indones., vol. 3, no. 3, pp. 193–196, 2025.
B. Lestari and S. Anisa, “Peran dukungan suami terhadap keberhasilan pemberian ASI eksklusif di Indonesia,” J. Gizi dan Kesehat., vol. 15, no. 2, pp. 78–90, 2023.
R. Fitriani and D. Handayani, “Keterampilan komunikasi interpersonal bidan dalam meningkatkan kepatuhan ibu terhadap perawatan prenatal,” J. Ilmu Kesehat. Indones., vol. 10, no. 1, pp. 45–53, 2022.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ade Meisuri; Regina Rahmi, Fitria Fitria

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















