Hubungan Persepsi Pola Asuh Permisif dengan Kematangan Emosi pada Remaja di SMKN 5 Yogyakarta
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.8914Keywords:
Kematangan Emosi, Persepsi, Pola Asuh Permisif, RemajaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris hubungan antara persepsi pola asuh permisif dengan kematangan emosi pada remaja di SMKN 5 Yogyakarta. Latar belakang penelitian didasarkan pada pentingnya kematangan emosi remaja dalam mendukung kemampuan pengendalian diri, penyesuaian sosial, dan kesehatan mental selama masa perkembangan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian terdiri atas 499 siswa kelas X SMKN 5 Yogyakarta, dengan sampel sebanyak 205 siswa yang ditentukan melalui teknik purposive sampling berdasarkan tabel Krejcie dan Morgan. Data penelitian dikumpulkan menggunakan skala Likert pada variabel persepsi pola asuh permisif dan kematangan emosi yang disebarkan melalui Google Form. Analisis data dilakukan menggunakan teknik korelasi Product Moment Pearson dengan bantuan aplikasi Jamovi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara persepsi pola asuh permisif dengan kematangan emosi pada remaja, dengan nilai koefisien korelasi sebesar r=0,136 dan nilai signifikansi p=0,064 (p>0,05), sehingga hipotesis penelitian ditolak. Persepsi pola asuh permisif memberikan sumbangan efektif sebesar 1,8% terhadap kematangan emosi, sedangkan 98,2% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa kematangan emosi remaja tidak hanya dipengaruhi pola asuh permisif, tetapi juga faktor sosial, lingkungan, dan karakteristik individu. Mayoritas responden berada pada kategori tinggi baik pada variabel kematangan emosi maupun persepsi pola asuh permisif. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi sekolah, orang tua, dan peneliti selanjutnya dalam memahami faktor-faktor yang memengaruhi perkembangan emosional remaja pada lingkungan pendidikan kejuruan di Indonesia.
Downloads
References
Aisyaroh, N., Hudaya, I., & Supradewi, R. (2022). Trend penelitian kesehatan mental remaja di indonesia dan faktor yang mempengaruhi: literature review. Scientific Proceedings of Islamic and Complementary Medicine, 1(1), 41-51. https://doi.org/10.55116/SPICM.V1I1.6
Ananda, D., Wilson, W., & In'am Ilmiawan, M. (2020). Hubungan Kematangan Emosi terhadap Penyesuaian Sosial Remaja di Panti Asuhan Tunas Melati Kota Pontianak. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 16(2), 119-127. https://doi.org/10.24036/0817cons
Aprilianarsih, P., & Mil, S. (2023). Kemandirian anak dengan orang tua yang menerapkan pola asuh permisif. Jurnal Ilmiah Potensia, 8(2), 233-242. https://ejournal.unib.ac.id/index.php/potensia
Azizah, N. (2021). Persepsi pola asuh permisif terhadap kecenderungan cinderella complex pada mahasiswi rantau di Fakultas Psikologi Universitas Merdeka Malang. Jurnal Psikologi Tabularasa, 16(2), 99-108. https://doi.org/10.26905/jpt.v16i2.7654
Gustiningsih, S. (2013). Hubungan kematangan emosi dengan kecenderungan perilaku cyberbullying pada pengguna twitter di universitas sarjanawiyata tamansiswa yogyakarta. Jurnal Spirits, 4(1), 64-73.
Hafifah, N., & Anggraeni, F. (2022). Kematangan emosi, religiusitas dan perilaku agresif. Jurnal At-Taujih, 2(1), 19-31. https://doi.org/10.30739/jbkid.v2i1.1476
Maryam, S., & Fatmawati, F. (2024). Kematangan emosi remaja pelaku bullying. Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling, 3(2), 13. https://citeus.um.ac.id/jkbk/vol3/iss2/13
Mayangsari, P. D., Prabowo, A., & Hijrianti, U. R. (2021). Kematangan emosi dan penyesuaian perkawinan pada pernikahan usia muda di Kabupaten Tulungagung. Cognicia, 9(2), 137-148. https://doi.org/10.22219/cognicia.v9i2.18168
Mulawato, M. P. C. (2025). HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH ORANG TUA DAN KEMAMPUAN INTERAKSI SOSIAL DENGAN KEMATANGAN EMOSI PADA ANAK. Jurnal Kependidikan, 10(1), 24-29. https://e-journallppmunsa.ac.id/index.php/kependidikan/article/view/1986
Nuryatmawati, A. M. (2020). Pengaruh pola asuh permisif terhadap kemandirian anak usia dini. Pedagogi: Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 81-92. https://doi.org/10.30651/pedagogi.v6i2.5286
Oktavianingsih, E., & Fitroh, S. F. (2021). Pengembangan instrumen kematangan emosi sebagai alat ukur kesiapan menjadi guru profesional pada mahasiswa prodi PG-PAUD. Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 60-76. https://doi.org/10.24042/ajipaud.v4i1.8596
Rohayani, F., Murniati, W., Sari, T., & Fitri, A. R. (2023). Pola asuh permisif dan dampaknya kepada anak usia dini (teori dan problematika). Islamic EduKids: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 25-38. https://doi.org/10.20414/iek.v5i1.7316
Silitonga, V. M. L., Josua, F., & Elvinawanty, R. (2021). Kematangan Emosi Ditinjau dari Pola Asuh Otoriter Orang Tua pada Siswa SMP Talitakum Medan. Psyche 165 Journal, 14 (02), 164–172. https://doi.org/10.35134/jpsy165.v14i2.56
Sulistianingsih, T. A., Rini, R. A. P., & Saragih, S. (2023). Perilaku agresivitas pada remaja: Menguji peranan kematangan emosi dan kohesivitas. INNER: Journal of Psychological Research, 2(4), 782-794. https://aksiologi.org/index.php/inner/article/view/791
Suryana, E., Wulandari, S., Sagita, E., & Harto, K. (2022). Perkembangan Masa Remaja Akhir (Tugas, Fisik, Intelektual, Emosi, Sosial dan Agama) dan Implikasinya pada Pendidikan. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(6), 1956–1963. https://doi.org/10.54371/jiip.v5i6.664
Thania, D. E., & Haryati, E. (2021). Pola asuh permisif dengan perilaku seksual pada remaja. JURNAL SOCIAL LIBRARY, 1(1), 26-32. https://doi.org/10.51849/sl.v1i1.25
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nila Febriyani; Flora Grace Putrianti, Haniek Farida

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















