Prinsip-Prinsip Bimbingan Keluarga Dalam Kisah Keluarga Imran (Studi Terhadap Pemikiran M. Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Misbah)

Authors

  • Nabila Annisa Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh
  • Maimun Maimun Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh
  • Ismiati Ismiati Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.8907

Keywords:

Prinsip Bimbingan, Keluarga Imran, Surah Ali-Imran

Abstract

Keluarga merupakan lingkungan sosial utama dalam membentuk generasi yang mampu berinteraksi dengan baik. Orang tua menjadi tempat pertama bagi anak untuk memperoleh bimbingan. Namun, fenomena saat ini menunjukkan banyak keluarga lebih berfokus pada urusan duniawi, seperti pekerjaan, serta kurang tepat dalam memilih pembimbing bagi anak. Di sisi lain, aspek ukhrawi juga penting untuk menjaga hubungan dengan Allah SWT. Kisah keluarga Imran dalam Al-Qur’an mengandung ibrah yang dapat dijadikan pedoman dalam membimbing anak. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan prinsip-prinsip bimbingan keluarga dalam kisah Ali Imran serta relevansinya dengan bimbingan keluarga masa kini. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan teknik analisis isi dan analisis semiotik. Pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan bimbingan keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanggung jawab utama bimbingan anak berada pada orang tua serta individu saleh yang terpercaya, seperti Nabi Zakariya. Perencanaan dan pelaksanaan bimbingan dilakukan sejak sebelum membangun keluarga, termasuk memilih pasangan yang baik, memberikan pendidikan sejak dalam kandungan, serta menanamkan nilai tawakal kepada Allah. Setelah anak lahir, orang tua dianjurkan memberikan nama yang baik, mendoakan anak agar menjadi saleh, dan mempercayakan pendidikan kepada lingkungan serta pembimbing yang saleh. Lingkungan yang baik berperan dalam membentuk nilai kebaikan dan melindungi anak dari pengaruh negatif. Relevansi kisah keluarga Imran dengan kondisi saat ini terlihat pada pentingnya bimbingan keluarga berbasis nilai keagamaan dalam membentuk karakter anak.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al-Jurzani. Al-Ta‘rifat. Kairo: Mushthafa al-Babi al-Halabi wa al-Auladuh, 2012.

Al-Razi, Muhammad. Al-Tafsir al-Kabir wa Mafatih al-Ghaib. Beirut: Dar al-Fikr, 1995.

Al-Shabuni, Muhammad ‘Ali. Shafwat al-Tafasir. Beirut: Dar al-Rasyad, 1980.

Arafat, Z. A. “Bimbingan Keluarga Sakinah dalam Mewujudkan Ketahanan Keluarga (Studi Bimbingan Konseling di Pusat Layanan Keluarga Sejahtera Potre Koneng Sumenep).” The Indonesian Journal of Islamic Law and Civil Law 4, no. 1 (2023): 1–17.

Budiana, Yusuf, dan Sayiid Nurlie. “Kekhasan Manhaj Tafsir Al-Mishbah Karya M. Quraish Shihab.” Jurnal Iman dan Spiritualitas 1, no. 1.

Departement Agama RI. Tafsir Al-Qur’an Tematik: Membangun Keluarga Harmonis. Jakarta: Pentashihan Mushaf Al-Qur’an, 2008.

Djalal, Abdul HA. Urgensi Tafsir Maudu’i Pada Masa Kini. Jakarta: Kalam Mulia, 1990.

Gusmian, Islah. Khazanah Tafsir Indonesia: Dari Hermeneutika Hingga Ideologi. Jakarta, 2002.

Hadi, Sutrisno. Metodologi Research. Yogyakarta: Andi Offset, 2000.

Hoed, Benny H. Semiotik dan Dinamika Sosial Budaya. Jakarta: Komunitas Bambu, 2011.

Ibnu Katsir, Isma‘il ibn Umar. Tafsir al-Qur’an al-‘Azhim. Beirut: Dar al-Fikr, 1970.

Kadir, Muhd Najib Abdul, dan Mazlan Ibrahim. Studi Kritis Tafsir Al-Misbah. Penerbit UKM, 2009.

Kartono, Kartini. Pengantar Metodologi Riset Sosial. Bandung: Mandar Maju, 1990.

Lestari, Sri. Psikologi Keluarga: Penanaman Nilai dan Penanganan Konflik dalam Keluarga. Jakarta: Kencana, 2013.

Moleong, Lexy J. Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: Rosda Karya, 1991.

Ndraha, Tali Zidahu. Research: Teori, Metodologi, Administrasi. Jakarta: Bina Aksara, 1981.

Noorthaibah. “Beberapa Potret Pendidikan Keluarga Islam dalam Al-Qur’an.” Dinamika Ilmu: Jurnal Pendidikan 10, no. 2 (2010).

Purwanto, Gunawan Hadi. “Peran Penyuluh Fungsional Agama Islam Non Pegawai Negeri Sipil Bidang Keluarga Sakinah dalam Mewujudkan Rumah Tangga yang Harmonis di Wilayah Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro.” Binamulia Hukum 11, no. 2.

Ridla, Muhammad Rasyid. Tafsir al-Qur’an al-Hakim (Tafsir al-Manar). Beirut: Dar al-Ma‘rifah.

Shihab, M. Quraish. Membumikan Al-Qur’an: Peran dan Fungsi Wahyu dalam Kehidupan Masyarakat. Bandung: Mizan, 2006.

Shihab, M. Quraish. Menyingkap Tabir Ilahi: Asma al-Husna dalam Perspektif Al-Qur’an. Jakarta: Lentera Hati, 2001.

Shihab, M. Quraish. Tafsir Al-Misbah: Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Qur’an. Jakarta: Lentera Hati, 2002.

Shihab, M. Quraish. “Konsep Keluarga Sakinah Menurut Quraish Shihab.” SALIMIYA: Jurnal Studi Ilmu Keagamaan Islam 1, no. 2 (2020).

Syihab al-Din al-Sayyid Mahmud al-Alusi. Ruh al-Ma‘ani fi Tafsir al-Qur’an al-‘Azhim. Beirut: Dar al-Fikr, 1983.

Tamam, Ahmad Badrut. “Keluarga dalam Perspektif Al-Qur’an: Sebuah Kajian Tematik Tentang Konsep Keluarga.” Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam 2, no. 1 (2018).

Downloads

Published

15-05-2026

How to Cite

[1]
N. Annisa, M. Maimun, and I. Ismiati, “Prinsip-Prinsip Bimbingan Keluarga Dalam Kisah Keluarga Imran (Studi Terhadap Pemikiran M. Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Misbah)”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 2924–2937, May 2026.

Issue

Section

Articles