Faktor – Faktor yang Memengaruhi Minat Ibu Memilih Kontrasepsi Implant di Pukesmas Krueng Barona Jaya Aceh Besar
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.8857Keywords:
Kontrasepsi Implant, Minat, Pengetahuan, Dukungan Tenaga Kesehatan, Pekerjaan, UsiaAbstract
Kontrasepsi implant merupakan salah satu Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) yang sangat efektif, aman, dan reversibel, namun cakupan penggunaannya di Indonesia masih rendah dibandingkan metode hormonal jangka pendek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi minat ibu dalam memilih kontrasepsi implant di Puskesmas Krueng Barona Jaya, Kabupaten Aceh Besar. Desain penelitian adalah kuantitatif observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 42 orang ibu akseptor kontrasepsi implant yang dipilih secara purposive sampling. Variabel independen meliputi dukungan tenaga kesehatan, pengetahuan, pekerjaan, dan usia; variabel dependen adalah minat ibu memilih implant. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terstruktur yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji Chi-Square pada taraf signifikansi α = 0,05. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa seluruh responden (100%) mendapatkan dukungan tenaga kesehatan, 54,8% memiliki pengetahuan baik, 90,5% tidak bekerja, 66,7% berusia 20–35 tahun, dan 88,1% memiliki minat tinggi terhadap implant. Analisis bivariat menunjukkan bahwa pengetahuan memiliki hubungan yang signifikan dengan minat ibu (p = 0,020), sementara pekerjaan (p = 0,521) dan usia (p = 0,132) tidak berhubungan signifikan. Variabel dukungan tenaga kesehatan tidak dapat dianalisis secara statistik karena bersifat konstan. Disimpulkan bahwa pengetahuan merupakan faktor dominan yang memengaruhi minat ibu memilih kontrasepsi implant. Penguatan program edukasi dan konseling kesehatan reproduksi yang komprehensif, akurat, dan berkelanjutan menjadi strategi kunci dalam meningkatkan cakupan penggunaan kontrasepsi implant sebagai bagian dari upaya mewujudkan keluarga berkualitas.
Downloads
References
E. R. Ambarwati and I. Rahmawati, “Promosi kesehatan tentang keluarga berencana pada wanita usia subur sebagai upaya awal untuk mewujudkan keluarga berkualitas,” J. Bakti Masy. Indones., vol. 3, no. 1, pp. 293–299, 2020, doi: 10.24912/jbmi.v3i1.8057.
W. H. Organization, “Family planning/contraception,” 2025. [Online]. Available: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/family-planning-contraception
B. P. Statistik, “Indonesia jadi negara dengan penduduk terbanyak ke-4 di dunia,” 2024. [Online]. Available: https://data.goodstats.id/statistic/indonesia-jadi-negara-dengan-penduduk-terbanyak-ke-4-di-dunia-DfGK7
B. P. Statistik, “Jumlah pasangan usia subur dan peserta KB aktif menurut kabupaten/kota,” 2021. [Online]. Available: https://www.bps.go.id
R. A. Mansur and Marmi, Serba-serbi kontrasepsi hormonal. CV Adanu Abimata, 2023.
Y. Yulizar, R. K. Rochadi, R. Sembiring, D. Nababan, M. E. J. Sitorus, and T. Windra, “Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi PUS dalam metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP),” PREPOTIF J. Kesehat. Masy., vol. 6, no. 1, pp. 113–124, 2021, doi: 10.31004/prepotif.v6i1.2736.
S. Yusran and Z. Larisu, “Pengaruh efektivitas penyuluhan dan pelayanan KB gratis terhadap penerimaan kontrasepsi vasektomi pada PUS di Kota Kendari,” J. Kendari Kesehat. Masy., vol. 1, no. 2, pp. 48–58, 2022.
I. K. Swarjana, Konsep pengetahuan, sikap, perilaku, persepsi, stres, kecemasan, nyeri, dukungan sosial, kepatuhan, motivasi, akses pelayanan kesehatan. Andi, 2022.
K. Septiadi, A. R. Sudrajat, and L. Sulastri, “Efektivitas Pemungutan Pajak Daerah Melalui Layanan Aplikasi Siapdol,” Soc. J. Ilmu Adm. dan Sos., vol. 13, no. 2, pp. 429–438, 2024.
N. Nirwana, I. Nurhidayah, and Nursyamsi, “Faktor-faktor yang mempengaruhi minat ibu menggunakan KB implant di Kabupaten Bantaeng,” J. Vokasi Kesehat., vol. 10, no. 2, pp. 123–128, 2024.
F. Wahyuni, “The affecting factor on the lack of interest in mother acceptors using implant contraception,” J. Kebidanan Kestra, vol. 3, no. 1, pp. 13–23, 2020, doi: 10.35451/jkk.v3i1.435.
Rosina, P. Noriani, P. Ayu, and R. Darmayanti, “Faktor-faktor yang berhubungan dengan minat ibu menjadi akseptor KB implant,” J. Kebidanan, vol. 10, no. 1, pp. 28–39, 2025.
K. E. Suryaningsih and W. Sukriani, Keluarga berencana dan kesehatan reproduksi. Budi Utama, 2023.
Sugiyono, Metode penelitian kualitatif: Untuk penelitian yang bersifat eksploratif, enterpretif, interaktif dan konstruktif. Alfabeta, 2022.
M. R. Fadli, “Memahami desain metode penelitian kualitatif,” Humanika, vol. 21, no. 1, pp. 33–54, 2021, doi: 10.21831/hum.v21i1.
Sugiyono, Metode penelitian kualitatif. Alfabeta, 2022.
A. Rapang, “Faktor-faktor yang mempengaruhi minat ibu untuk memilih alat kontrasepsi implant,” J. Kesehat. Luwu Raya, vol. 7, no. 1, pp. 101–108, 2020.
M. Anwaroh, E. Noviana, and Triswanti, “Faktor-faktor yang mempengaruhi akseptor KB dalam memilih alat kontrasepsi di PMB Bidan M Kabupaten Bogor Tahun 2024,” Midwifery Innov. J., vol. 1, no. 1, pp. 28–39, 2025.
M. Pakpahan and D. Siregar, Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Yayasan Kita Menulis, 2021.
E. Sugiana, S. A. Hamid, and E. P. Sari, “Faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan kontrasepsi implant,” J. Ilm. Univ. Batanghari Jambi, vol. 21, no. 1, pp. 372–377, 2021, doi: 10.33087/jiubj.v21i1.1142.
M. Z. Putri, D. Wulandari, P. A. Aristawati, and E. Apridasari, “Tantangan dan peluang pasar modal Indonesia dalam meningkatkan minat investasi di era digital,” vol. 2, no. 2, pp. 3546–3562, 2025.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fisa Faminanta, Nelva Riza, Risna Fazlaini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















