Pemahaman dan Praktik Pupuh Sinom Di Kalangan Mahasiswa Sebagai Upaya Pelestarian Budaya

Authors

  • Anisa Putri Mulyaningsih Universitas Pendidikan Indonesia
  • Dian Christine Universitas Pendidikan Indonesia
  • Rachmi Amalia Syafia Syams Universitas Pendidikan Indonesia
  • Indah Nurmahanani Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.8846

Keywords:

Pupuh Sinom, Pelestarian Budaya Sunda, Mahasiswa PGSD, Pemahaman Pupuh, Praktik Tembang Tradisional, Globalisasi Budaya, Pendidikan Budaya Lokal

Abstract

Penelitian ini mengkaji pemahaman, praktik, faktor penghambat, dan potensi pelestarian Pupuh Sinom di kalangan mahasiswa PGSD UPI Kampus Purwakarta sebagai bentuk upaya menjaga warisan budaya Sunda di tengah arus globalisasi dan menurunnya penggunaan bahasa daerah. Pupuh Sinom dipandang sebagai salah satu bentuk sastra lisan Sunda yang memiliki nilai estetika, moral, dan pendidikan, sehingga penting untuk dikenalkan kembali kepada generasi muda, khususnya calon guru sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling terhadap 33 responden. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert yang digunakan sebagai indikator kecenderungan makna, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki pemahaman konseptual yang cukup umum mengenai Pupuh Sinom, tetapi belum diikuti dengan penguasaan teknis yang memadai dalam praktik melantunkan maupun memahami struktur pupuh. Praktik penggunaan Pupuh Sinom juga masih tergolong sangat rendah karena lebih banyak mahasiswa mengenal pupuh sebagai pengetahuan budaya daripada sebagai praktik budaya yang hidup. Faktor penghambat yang ditemukan meliputi dominasi budaya populer, rendahnya kebiasaan menggunakan bahasa daerah, serta kurangnya fasilitasi akademik dalam pembelajaran budaya Sunda. Meskipun demikian, mahasiswa menunjukkan sikap positif dan kesediaan untuk terlibat sebagai agen pelestarian budaya. Temuan ini menunjukkan bahwa pelestarian Pupuh Sinom belum berjalan optimal sesuai indikator pelestarian budaya dalam Permendagri No. 52 Tahun 2007. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan holistik melalui kurikulum, workshop, dan kolaborasi budaya di perguruan tinggi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afifah, S. A. N., Naufaldy, M. Z., Saputra, B. D., Hutabarat, D. D. M., & Desderius, K. (2025). Identifikasi Modal Sosial dan Kebudayaan Masyarakat dalam Mendukung Pengembangan Perkotaan Tempeh, Kabupaten Lumajang. COMPACT: Spatial Development Journal, 4(1), 31-41. https://doi.org/10.35718/compact.v4i1.8481527

Alam, G. N., Affandi, R. N., & Sudirman, A. (2019). Strategi Budaya Sunda Menghadapi Globalisasi Budaya Populer: Studi Tentang Kesenian Daerah Jawa Barat Menurut Perspektif Keamanan Kultural. Indonesian Journal of International Relations, 3(1), 102-118. https://doi.org/10.32787/ijir.v3i1.88

Amalia, N., & Juanda, J. (2021). Sastra sebagai alat pendidikan budaya dan pembentukan karakter. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 6(2), 112-125. https://doi.org/10.24832/jpnk.v6i2.1234

Bethari, R. A. (2024). Eksistensi dan kebebasan dalam pemikiran Paulo Freire: Menuju humanisasi melalui kesadaran kritis. Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, Dan Sosial Budaya, 30(3), 1-12. https://doi.org/10.33503/paradigma.v30i3.69

Dipa, A., Mulyani, E. D. S., & Sumaryana, Y. (2024). Aplikasi Pengenalan Pupuh Sunda Menggunakan Metode Multimedia Development Life Cycle Berbasis Android. JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika), 8(3), 3979-3986. https://doi.org/10.36040/jati.v8i3.9641

Elvera, S. E., & Yesita Astarina, S. E. (2021). Metodologi Penelitian. Penerbit Andi.

Frenadya, A. E., & Safara, A. F. (2024). Penurunan Minat Generasi Muda Terhadap Tari Topeng: Resistensi Dan Tantangan Pelestarian Budaya. Studi Budaya Nusantara, 8(2), 148-161. http://dx.doi.org/10.21776/ub.sbn.2024.008.02.05

Hasnita, H., & Azis, F. (2023). Analisis Perubahan Siklus Pendidikan Dalam Kebijakan Kurikulum Merdeka. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(3), 5920-5926.

Hendriana, E., & Haerudin, D. (2024). Pengembangan bahan ajar bahasa Sunda berbantuan media Microsoft Sway pada materi pupuh untuk meningkatkan pemahaman dan minat siswa. Jurnal Pendidikan Dasar (JPD), 15(1), 45-58. https://doi.org/10.21009/JPD.0151.05

Ino, L., Janu, L., Samsul, S., Nirmalasari, N., Saerudin, S., & Nurjannah, N. (2023). Sosialisasi Pelestarian Dan Topografi Bahasa Tolaki Di Desa Puasana Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan. Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 107-114. Https://Doi.Org/10.33772/Dw3zs560

Jurdi, S., & Amiruddin, A. (2024). Analisis peran tradisi lisan dalam pelestarian identitas budaya lokal: studi kasus pada masyarakat adat di Indonesia. Journal Central Publisher, 2(3), 1692-1698. https://doi.org/10.60145/jcp.v2i3.355

Kusumajanti, K., Syarifuddin, S., Sanulita, H., & Gopur, G. (2025). Metodologi Penelitian Kualitatif:: Teori Dan Paradigma Baru Bidang Ilmu Sosial. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Loviana, S., Wahyuni, T., & Anggoro, B. S. (2025). Penguatan peran guru sekolah dasar melalui pedagogik kritis berbasis kearifan lokal pupuh Sunda. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 10(2), 88-102. https://doi.org/10.29407/jpdn.v10i2.2025

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Nasution, S. I., Romli, K., J, M. M., & Haq, F. N. (2026). Local Wisdom As Cultural Pedagogy: Membangun Identitas dan Ketahanan Sosial Peserta Didik. RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora Dan Pendidikan, 4(1), 01–12. https://doi.org/10.62383/risoma.v4i1.1398

Nursilah, N., Andriani, S., & Pahala, A. A. (2024). MEMPERKUAT PEMAHAMAN TENTANG WARISAN BUDAYA TAK BENDA INDONESIA UNTUK MAHASISWA HEBEI MELALUI PELATIHAN TARI REYOG PONOROGO. Publikasi Ilmiah Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (SIKEMAS), 3(3), 91-96. https://doi.org/10.47353/sikemas.v3i3.2392

Purnomo, P., Azwar, M., & Juniar, S. (2026). MUSEUM DAN PEMBELAJARAN BERBASIS OBJEK: Upaya Membangun Budaya Akademik Alternatif Pada Perguruan Tinggi Indonesia. PENERBIT KBM INDONESIA.

Sumargo, B. (2020). Teknik sampling. Unj press.

Zahram, A. D. (2025). PEMAHAMAN BUDAYA (CROSS CULTURAL UNDERSTENDING) MAHASISWA NUSA TENGGARA TIMUR DI KOTA MAKASSAR. SIGARUDA JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi dan Pendidikan, 1(2), 611-622.

Zamhari, A., Fauziah, N., Karolin, I., Mulia, T. M., Khalifah, K., Ritonga, I. R. P. P., & Valentine, V. (2025). Dampak Globalisasi Dalam Upaya Mempertahankan Eksistensi Bahasa Dan Budaya Di Era Globalisasi. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (Jipdas), 5(2), 889-893. Https://Doi.Org/10.37081/Jipdas.V5i2.2602

Downloads

Published

15-05-2026

How to Cite

[1]
A. P. Mulyaningsih, D. Christine, R. A. S. Syams, and I. Nurmahanani, “Pemahaman dan Praktik Pupuh Sinom Di Kalangan Mahasiswa Sebagai Upaya Pelestarian Budaya”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 3090–3097, May 2026.

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)