Analisis K3 Pada Distilasi Atmosferik Kilang PPSDM Migas Menggunakan JSA dan Hazop
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.8825Keywords:
K3, Distilasi Atmosferik, JSA , HAZOPAbstract
Proses distilasi atmosferik pada unit kilang merupakan salah satu proses utama dalam pengolahan minyak mentah yang memiliki tingkat risiko tinggi karena melibatkan suhu, tekanan, dan bahan mudah terbakar. Oleh karena itu, diperlukan analisis Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang komprehensif untuk mengidentifikasi potensi bahaya serta mencegah terjadinya kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sumber bahaya, menganalisis tingkat risiko, serta merumuskan strategi pengendalian risiko pada operasi distilasi atmosferik di unit kilang PPSDM Migas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Job Safety Analysis (JSA) dan Hazard and Operability Study (HAZOP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbagai potensi bahaya pada proses distilasi atmosferik, antara lain paparan suhu tinggi, kebocoran gas, terkontaminasi zat berbahaya, serta getaran dan kebisingan dari peralatan. Analisis HAZOP menunjukkan bahwa penyimpangan yang dominan meliputi kondisi suhu (temperature) yang berlebih, dapat terkontaminasi zat berbahaya, dan ketidak sesuaian kondisi operasi yang berpotensi menyebabkan cedera, kerusakan peralatan, serta risiko kebakaran. Upaya pengendalian risiko yang direkomendasikan meliputi peningkatan pengawasan parameter operasi, perawatan rutin peralatan, penerapan prosedur kerja yang ketat, serta penggunaan alat pelindung diri yang sesuai. Dengan demikian, penerapan metode JSA dan HAZOP secara terintegrasi dapat meningkatkan efektivitas sistem K3 dan mendukung terciptanya kondisi kerja yang aman di lingkungan PPSDM Migas.
Downloads
References
Y. T. Zaharani, A. F. Lubis, A. H. Aziza, and A. I. Maharani, “Manajemen risiko industri minyak bumi dan gas pada proses industri dan manajemen risiko,” vol. 1, no. 1, pp. 32–41, 2024. https://doi.org/10.61511/environc.v1i1.2024.525.
B. Sulistyo P, H. Hartadi, and L. S. Hendrawati, “ANALISIS IDENTIFIKASI BAHAYA , RISIKO DAN PENGENDALIANNYA DI AREA PENGEBORAN ( DRILLING ) RIG A DENGAN MENGGUNAKAN METODE JOB SAFETY ANALYSYS ( JSA ) DI PT PTM,” vol. 7, no. 1, pp. 86–98, 2022. https://doi.org/10.51544/jkmlh.v7i1.3197.
D. Jenderal and B. dan Gas, “Laporan Kinerja Tahun 2024 Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi,” 2024.
A. K. Romadhon, Hidayat, and Y. P. Negoro. “ANALISIS POTENSI BAHAYA DAN RISIKO PEKERJAAN MENGGUNAKAN METODE JSA DAN HAZOP DI PT . CAHYA MANDIRI GEMILANG,". 2025.
I. Rephi, A. Razy, and E. Soesanto, “Identifikasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja ( K3 ) Pada SPBE PTD dengan Menggunakan Metode Job Safety Analysis ( JSA ),” vol. 2, no. 2, pp. 1–9, 2023.
E. Basrul, I. Purwanto, D. Widada, and W. Tambunan, “Analisis Risiko K3 pada Bongkar Muat di Pelabuhan dengan Metode HAZOP (Hazard Analysis and Operability Study) (Studi Kasus : PT.XYZ),” J. Ind. Manuf. Eng., vol. 7, no. November, pp. 180–191, 2023. DOI : 10.31289/jime.v7i2.9803.
M. S. Alfariki and A. W. Rizqi, “Analisis Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Karyawan Departemen Gudang Tabung Gas Dengan Metode JSA dan HAZOP,” vol. 4, no. 4, pp. 1540–1549, 2025.
U. Wahyuningsih, E. Sulistiyo, H. Rusjdi, and W. Alfalah, “Pengenalan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Di PT Cita Rasa Palembang,” vol. 3, no. 2, pp. 155–162, 2021. DOI: https://doi.org/10.33322/terang.v3i2.431.
F. N. Izami, “Jurnal Riset Mahasiswa Ekonomi ( RITMIK ) Implementasi Pengendalian Risiko untuk Meminimalisasi Kerugian,” vol. 4, no. 2, pp. 62–74, 2022.
N. A. Pratama and A. E. Apsari, “Analisis K3 Pada Aktivitas Pemotongan Ayam Dengan Menggunakan Metode JSA dan HIRARC,” vol. 3, no. 2, pp. 115–124, 2024.
S. O. Dwi Ningsih and S. W. Hati, “ANALISIS RESIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA ( K3 ) DENGAN MENGGUNAKAN METODE HAZARD AND OPERABILITY STUDY ( HAZOP ) PADA BAGIAN HYDROTEST MANUAL DI PT . CLADTEK BI METAL,” J. Bus. Adm. Vol, vol. 3, no. 1, pp. 29–39, 2021.
H. F. Setya Rama and A. Bhaskara, “Analisis Risiko Kecelakaan Kerja Pada Proyek Pembangunan Dengan Metode FMEA Dan HAZOP,” vol. 5, no. 1, pp. 110–115, 2022. DOI: http://dx.doi.org/10.31869/rtj.v5i1.2844.
A. Budiman, “Analisis Keselamtan dan Kesehatan Kerja dengan Metode JSA dan Hazops,” J. Teknol., vol. 14, no. 1, pp. 36–43, 2024. doi: 10.35134/jitekin.v12i1.115.
F. Ramadhan, “Analisis Potensi Bahaya dan Rekomendasi Pengendalian Hazard Pada Mesin Boiler dengan Metode Hazop,” vol. 3, no. 1, pp. 36–42, 2022.
A. R. Ramadhan and A. Momon, “Tinjauan Keselamatan Kerja dengan Metode Hazard and Operability Study (Hazop) (Studi Kasus di UMKM XYZ),” J. Ilm. Wahana Pendidik., vol. 8, no. June, pp. 30–38, 2022. DOI: https://doi.org/10.5281/zenodo.6629964.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 M Hilmy Fauzan, Syarah Rizkia Feriaty

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















