Pengaruh Proses Behandle Oleh Bea Cukai Terhadap Biaya Tambahan Pengguna Jasa Petikemas Impor Di PT. Terminal Petikemas Surabaya

Authors

  • Bika Mukhtaruddin Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya
  • Maulidiah Rahmawati Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya
  • Frita Ayu Sistyana Putri Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya
  • Indah Ayu Johanda Putri Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.8822

Keywords:

Behandle, Biaya Tambahan, Petikemas Impor, Pemeriksaan Fisik

Abstract

Kegiatan pemeriksaan fisik barang (behandle) merupakan salah satu proses kepabeanan yang dilakukan terhadap petikemas impor untuk memastikan kesesuaian barang dengan dokumen impor. Proses ini memerlukan aktivitas operasional tambahan yang berpotensi menimbulkan biaya tambahan bagi pengguna jasa petikemas impor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh proses pemeriksaan fisik barang (behandle) terhadap biaya tambahan pengguna jasa petikemas impor di PT Terminal Petikemas Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian causal explanatory. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa data operasional kegiatan behandle dan biaya tambahan selama periode Januari–Desember 2024 dengan total 36 observasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, observasi, dan studi pustaka. Analisis data menggunakan regresi linier sederhana dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemeriksaan fisik barang (behandle) berpengaruh positif dan signifikan terhadap biaya tambahan pengguna jasa petikemas impor. Hasil uji t menunjukkan nilai signifikansi < 0,05, sehingga hipotesis penelitian diterima. Persamaan regresi yang diperoleh yaitu Y = -26.740.770,919 + 1.365.647,007X, yang menunjukkan bahwa setiap peningkatan satu satuan kegiatan behandle meningkatkan biaya tambahan sebesar Rp1.365.647. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,949 menunjukkan bahwa 94,9% variasi biaya tambahan dapat dijelaskan oleh jumlah kegiatan behandle, sedangkan 5,1% dipengaruhi faktor lain di luar model. Dengan demikian, peningkatan jumlah kegiatan behandle terbukti meningkatkan biaya tambahan pengguna jasa petikemas impor.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Candra Susanto, P., Ulfah Arini, D., Yuntina, L., Panatap Soehaditama, J., & Nuraeni, N. (2024). Konsep Penelitian Kuantitatif: Populasi, Sampel, dan Analisis Data (Sebuah Tinjauan Pustaka). Jurnal Ilmu Multidisplin, 3(1), 1–12. https://doi.org/10.38035/jim.v3i1.504

Hariningsih, E. (2019). Kajian Teori Model Penelitian Untuk Menilai Kesuksesan Dan Evaluasi Sistem Informasi Rumah Sakit. Jbma, II(1), 14–23. http://jurnal.amaypk.ac.id/index.php/jbma/article/view/26/25

Kamil, M., Idrus, M., & Dewa, S. (2019). Model Pengaruh Dwelling Time terhadap Biaya Logistik di Terminal Petikemas Makassar. Jurnal Penelitian Enjiniring, 22(1), 89–94. https://doi.org/10.25042/jpe.052018.15

Maulana, W.,Akbar., E.,Kusumawati., N., Susanto., & I., Ayu Johanda. 2024. “Pengaruh Lama Waktu Penumpukan Petikemas Impor Internasional terhadap Besaran Tarif yang Harus Dibayarkan oleh Pengguna Jasa di PT X.” Jurnal Logistik dan Kepelabuhanan, Vol. 10 No. 2.

Nurhaswinda, N. (2022). Pelatihan Penggunaan SPSS Bagi Guru Untuk Penelitian Kuantitatif Di Sekolah Dasar Pahlawan. Journal Of Human And Education (JAHE), 2(1), 13–18. https://doi.org/10.31004/jh.v2i1.35

Nursyifa, N., Febrianti, A., & Chalia, M. C. (2023). Jurnal Logistik dan Rantai Pasokan Strategi untuk Meningkatkan Efisiensi Biaya Logistik di Indonesia. 3(April), 23–34.

Pelamonia, J. T., & Farida, T. N. (2023). Analisis Pengaruh Biaya Logistik Terhadap Nilai Distribusi Ikan Konsumsi. Journal of Applied Accounting, 2(1), 34–38. https://doi.org/10.52158/jaa.v2i1.465

Prasetyo, H. N., Sarno, R., Wijaya, D. R., Budiraharjo, R., Waspada, I., & Sungkono, K. R. (2024). Data of dwelling time process at container terminal: Multi-perspective based dataset. Data in Brief, 57, 110906. https://doi.org/10.1016/j.dib.2024.110906

Revana, F. C., & Yunida, S. (2024). Bagaimana Dwelling Time Berdampak Pada Pendapatan Di PT Terminal Petikemas Surabaya? JARUM: Journal of Analysis Research and Management Review, 1(3), 109–121. https://doi.org/10.62952/jarum.v1i3.43

Sudarsono, D. P. (2022). Hasil Investigasi Ombudsman Indonesia Tentang Dwelling Time di Empat Pelabuhan Besar Indonesia. Binamulia Hukum, 11(1), 43–58. https://doi.org/10.37893/jbh.v11i1.671

Warahmah, M., Risnita, & Jailani, M. S. (2023). Pendekatan Dan Tahapan Penelitian Dalam Kajian Pendidikan Anak Usia Dini. Jurnal DZURRIYAT Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 1(2), 72–81. https://doi.org/10.61104/jd.v1i2.32

Warahmah, dkk. 2023. Metode Penelitian Asosiatif dan Implementasinya. Bandung:

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2006 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran.

Downloads

Published

14-05-2026

How to Cite

[1]
B. Mukhtaruddin, M. Rahmawati, F. A. S. Putri, and I. A. J. Putri, “Pengaruh Proses Behandle Oleh Bea Cukai Terhadap Biaya Tambahan Pengguna Jasa Petikemas Impor Di PT. Terminal Petikemas Surabaya”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 2796–2803, May 2026.

Issue

Section

Articles