Analisis Kuat Tekan, Kuat Tarik Belah, dan Kuat Lentur Beton Self Compacting Concrete (SCC) dengan Penambahan Abu Sekam Padi

Authors

  • Bintang Putra Mahardhika Universitas Islam Sultan Agung Semarang
  • Dendi Irawan Irawan Universitas Islam Sultan Agung Semarang
  • Antonius Antonius Universitas Islam Sultan Agung Semarang

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.8790

Keywords:

Self Compacting Concrete (SCC), Abu Sekam Padi, Kuat Tekan Beton, Kuat Tarik Belah, Kuat Lentur Beton

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan abu sekam padi terhadap kuat tekan, kuat tarik belah, dan kuat lentur beton Self Compacting Concrete (SCC) dengan penggunaan superplasticizer Viscocrete 3115 N. Metode penelitian yang digunakan ialah metode eksperimen laboratorium dengan variasi substitusi abu sekam padi sebesar 0%, 5%, dan 10% dari berat semen. Pengujian beton segar dilakukan menggunakan metode slump flow, V-funnel, dan L-box berdasarkan standar EFNARC untuk mengetahui karakteristik SCC. Pengujian sifat mekanik beton meliputi kuat tekan pada umur 7 hari dan 28 hari, kuat tarik belah, serta kuat lentur beton. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variasi campuran masih memenuhi persyaratan beton SCC berdasarkan standar EFNARC dengan nilai slump flow 680–700 mm, V-funnel 9–12,20 detik, dan L-box 0,80–0,88. Hasil pengujian kuat tekan menunjukkan bahwa variasi abu sekam padi 5% menghasilkan kuat tekan optimum sebesar 34,712 MPa pada umur 28 hari, lebih tinggi dibandingkan beton normal sebesar 33,940 MPa. Namun, penambahan abu sekam padi sebesar 10% menyebabkan penurunan kuat tekan menjadi 25,262 MPa. Pada pengujian kuat tarik belah dan kuat lentur, nilai kekuatan beton cenderung menurun seiring bertambahnya kadar abu sekam padi. Variasi beton normal menghasilkan kuat tarik belah tertinggi sebesar 3,086 MPa dan kuat lentur sebesar 4,299 MPa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan abu sekam padi sebesar 5% merupakan variasi optimum karena masih mampu meningkatkan kuat tekan beton SCC tanpa mengurangi karakteristik beton segar secara signifikan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alwie, R. D., Danar, D., Furwanti, A., et al. (2020). “Tugas akhir tugas akhir.” Jurnal Ekonomi, 18(1), 41–49.

Gusmi, B., et al. (2019). “Pengaruh kadar rice husk ash terhadap kuat tekan pada high strength self compacting concrete (HSSCC) benda uji silinder 7,5 cm × ….”, 21–30.

Husk, K. R., Strength, C., & Method, A. (n.d.). “Studi pengaruh penambahan abu sekam padi terhadap kuat tekan beton.” 9(2085), 929–935.

Kusumaningrum, D. C. (2019). Pengaruh penambahan abu sekam padi terhadap kuat tekan beton dengan agregat kasar koral Long Iram dan agregat halus pasir Mahakam. Teknologi Sipil: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, 1(2).

Lim, S., Caster, A. G., & Leone, S. R. (2023). “Pengaruh penambahan sekam padi terhadap kuat tekan beton.”, 1–4.

Noerangga, F. H., Darmayasa, I. G. N. P., Ariawan, P., & Ariana, K. A. (2023). Pengaruh komposisi abu sekam padi terhadap kuat tekan beton. Reinforcement Review in Civil Engineering Studies and Management, 2(1), 25–39.

November, N., & Adnan, A. (2023). Inovasi teknologi beton self compacting concrete terhadap panjang pengaliran (L-Flow) dengan variasi umur perawatan beton. (4).

Nuklirullah, M., & Bahar, F. F. (2023). Pengaruh penggunaan abu sekam padi sebagai bahan tambahan terhadap kuat tekan beton. 21(1), 58–67.

PARHAN, A. (2023). Studi kuat tekan beton mutu sedang dengan campuran abu sekam padi dan limbah beton (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Mataram).

Rahman, D. F. (2018). Pengaruh penggunaan abu sekam padi sebagai material pengganti semen pada campuran beton self compacting concrete (SCC) terhadap kuat tekan dan porositas beton. Rekayasa Teknik Sipil, 2(2/REKAT/18).

Ridwan, M., & Kudwadi, B. (2024). Subtitusi limbah abu sekam padi pada beton self compacting concrete (SCC). JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil, 1389–1400.

Ridwan, M., Istiqomah, & Kudwadi, B. (2025). Subtitusi limbah abu sekam padi pada beton self compacting concrete (SCC). JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil, 7(4), 1389–1400. https://doi.org/10.24912/jmts.v7i4.31227

Rodhi, N. N., & Desiana, R. A. M. (2021). Studi perancangan beton self compacting concrete dengan penambahan abu sekam padi dan superplasticizer. Jurnal Teknik Sipil, 6(2), 40–47.

Rongko, E. T. (2023). Pengaruh penambahan abu limbah sekam padi sebagai subtitusi agregat halus terhadap kuat tekan beton mutu rendah, 1–94.

Sarjana, P., et al. (2025). Karakteristik mekanik beton self compacting concrete dengan variasi penambahan. Disusun Oleh:.

Sutrisno, A. E., & Kartikasari, D. (2017). Pengaruh penambahan abu jerami padi terhadap kuat tekan beton. 2(2), 63–70.

Tanijaya, J., & Tonapa, S. R. (2020). Pemanfaatan rice husk ash dan bottom ash sebagai bahan campuran pada beton. Paulus Civil Engineering Journal, 2(4), 273–281.

Thiyafi, A. J. (2023). Pengaruh bahan tambah abu sekam padi dan sikafume terhadap kuat tekan, kuat tarik belah, dan kuat lentur beton SCC.

Tiyani, L., Setiawan, Y., & Nusantara, J. L. W. (2025). Self compacting concrete dengan serat limbah scrap baja dan abu sekam padi. Teras Jurnal: Jurnal Teknik Sipil, 15(2), 521–535.

Downloads

Published

15-05-2026

How to Cite

[1]
B. P. Mahardhika, D. I. Irawan, and A. Antonius, “Analisis Kuat Tekan, Kuat Tarik Belah, dan Kuat Lentur Beton Self Compacting Concrete (SCC) dengan Penambahan Abu Sekam Padi”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 2938–2946, May 2026.

Issue

Section

Articles