Analisis Pengaruh Jumlah Unit Usaha E-Commerce terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) 38 Provinsi di Indonesia pada Tahun 2024
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.8729Keywords:
E-Commerce, Digital Economy, Indonesia, GRDP, Economic GrowthAbstract
Perkembangan e-commerce di Indonesia diprediksi terus meningkat secara signifikan pada tahun 2024 seiring dengan pesatnya digitalisasi ekonomi, namun bukti empiris mengenai kontribusinya terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di tingkat provinsi masih terbatas dan belum banyak dikaji secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah unit usaha e-commerce terhadap PDRB provinsi di Indonesia pada tahun 2024 dengan pendekatan kuantitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana dengan menggunakan data penampang silang (cross-section) yang mencakup 38 provinsi di Indonesia. Data jumlah unit usaha e-commerce dan PDRB diperoleh dari publikasi resmi Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024 yang dinilai kredibel dan representatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah unit usaha e-commerce memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB provinsi. Setiap peningkatan satu unit usaha e-commerce secara rata-rata berkontribusi terhadap kenaikan PDRB, yang mencerminkan adanya hubungan searah antara perkembangan ekonomi digital dan pertumbuhan ekonomi regional. Selain itu, tingginya nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa variasi PDRB sebagian besar dapat dijelaskan oleh jumlah unit usaha e-commerce. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa e-commerce berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan konsumsi masyarakat, efisiensi distribusi, serta perluasan akses pasar. Oleh karena itu, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pengembangan ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan guna meningkatkan kinerja ekonomi regional.
Downloads
References
Armand, F. (2003). Social marketing models for product-based reproductive health programs: A comparative analysis. Occasional Paper Series. Washington, DC. Retrieved from http://www.cmsproject.com
Bator, R. J., Bryan, A. D., & Schultz, P. W. (2011). Who gives a hoot?: Intercept surveys of litterers and disposers. Environment and Behavior, 43(3), 295–315. https://doi.org/10.1177/0013916509356884
Belair, A. R. (2003). Shopping for your self: When marketing becomes a social problem (Dissertation). Concordia University, Montreal, Quebec, Canada.
Chain, P. (1997). Same or different?: A comparison of the beliefs Australian and Chinese university students hold about learning. In Proceedings of the AARE Conference. Swinburne University. Retrieved from http://www.swin.edu.au/aare/97pap/CHAN97058.html
Dwita, R., Pratama, A., & Sari, N. (2025). Digital payment adoption and its impact on financial inclusion in Indonesia. Journal of Digital Economy, 4(1), 45–60.
Hidayati, S. N. (2016). Pengaruh pendekatan keras dan lunak pemimpin organisasi terhadap kepuasan kerja dan potensi mogok kerja karyawan. Jurnal Maksipreneur: Manajemen, Koperasi, dan Entrepreneurship, 5(2), 57–66. http://dx.doi.org/10.30588/SOSHUMDIK.v5i2.164
Kotler, P., & Lee, N. R. (2009). Up and out of poverty: The social marketing solution. New Jersey: Pearson Education, Inc.
Lindawati. (2015). Analisis faktor yang mempengaruhi perilaku ekonomi dan kesejahteraan rumah tangga petani usahatani terpadu padi-sapi di Provinsi Jawa Barat (Tesis). Institut Pertanian Bogor. Retrieved from http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/85350
LPPSP. (2016). Statistik Indonesia 2016. Jakarta: Badan Pusat Statistik. Retrieved from https://www.lppsp.go.id/index.php/publikasi/326
Misra, S., & Soni, H. (2021). Impact of e-commerce growth on employment generation. International Journal of Economics and Business Research, 22(3), 210–225.
Norsyaheera, A. W., Lailatul, F. A. H., Shahid, S. A. M., & Maon, S. N. (2016). The relationship between marketing mix and customer loyalty in hijab industry: The mediating effect of customer satisfaction. In Procedia Economics and Finance (Vol. 37, pp. 366–371). Elsevier B.V. https://doi.org/10.1016/S2212-5671(16)30138-1
Putri, D. A., & Rahman, F. (2023). The role of digital economy in regional economic growth in Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 21(2), 134–148.
Risdwiyanto, A. (2016, February 22). Tas kresek berbayar, ubah perilaku belanja? Kedaulatan Rakyat, p. 12.
Risdwiyanto, A., & Kurniyati, Y. (2015). Strategi pemasaran perguruan tinggi swasta di Kabupaten Sleman Yogyakarta berbasis rangsangan pemasaran. Jurnal Maksipreneur: Manajemen, Koperasi, dan Entrepreneurship, 5(1), 1–23. http://dx.doi.org/10.30588/SOSHUMDIK.v5i1.142
StatSoft, Inc. (1997). Electronic statistic textbook. Tulsa, OK: StatSoft. Retrieved from http://www.statsoft.com/textbook/stathome.html
Utami, R. S. (2023). E-commerce and its multiplier effect on regional economic development. Journal of Regional Economics, 15(1), 55–70.
Wijayanto, A., Sos, S., & Si, M. (2018). Ananlisis Regresi Linear Sederhana.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Stefany Agnes Yolanda; Naila Putri Nabawi, Najwa Nayla Putri, Nadine Maritza Putri, Syifa Azzahra Fauziyyah, Ahmad Setiawan Nuraya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















