Determinasi Ketimpangan Partisipasi Tenaga Kerja Perempuan di Indonesia

Authors

  • Eka Puri Sabrina UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung
  • Yunia Nelly Zakkiyah UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung
  • Fajrina Syafinatul Islam UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung
  • Rafika Meilia Sari UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.8653

Keywords:

Ketimpangan Gender, Partisipasi Tenaga Kerja Perempuan, Patriarki, Beban Ganda, Diskriminasi Gender, Analisis Tematik

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan ketimpangan partisipasi tenaga kerja perempuan di Indonesia dengan menekankan keterkaitan antara faktor ekonomi, sosial, dan budaya. Berbeda dengan penelitian sebelumnya yang umumnya hanya bersifat deskriptif dan membahas faktor tertentu secara terpisah, penelitian ini berupaya mengisi kesenjangan kajian melalui pendekatan yang lebih komprehensif dengan mengintegrasikan berbagai faktor penyebab dalam satu kerangka analisis. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis tematik berbasis studi literatur. Data penelitian diperoleh dari sumber sekunder seperti publikasi Badan Pusat Statistik (BPS), jurnal ilmiah, buku, serta berbagai sumber relevan lainnya yang berkaitan dengan isu ketenagakerjaan perempuan di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya partisipasi tenaga kerja perempuan tidak disebabkan oleh satu faktor tunggal, melainkan merupakan hasil interaksi berbagai faktor yang saling berkaitan. Budaya patriarki masih membentuk konstruksi peran gender yang menempatkan perempuan pada tanggung jawab domestik, sehingga memunculkan beban ganda antara pekerjaan rumah tangga dan pekerjaan di sektor publik. Kondisi tersebut kemudian diperkuat oleh keterbatasan akses perempuan terhadap pendidikan, teknologi, dan peluang pengembangan keterampilan, serta adanya diskriminasi struktural di dunia kerja seperti ketimpangan upah dan terbatasnya kesempatan karier. Temuan ini menegaskan bahwa ketimpangan partisipasi tenaga kerja perempuan bersifat multidimensional, sehingga diperlukan kebijakan yang tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga mendorong perubahan struktur sosial dan budaya guna meningkatkan partisipasi perempuan secara berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adika, N. D., Rahmawati, F., Study, D., Economics, F. O., Malang, U. N., & City, M. (n.d.). Analisis Indikator Ketimpangan Gender dan Relevansinya terhadap Pertumbuhan Ekonomi Inklusif di Indonesia. 151–162.

Alfina, I., & Najwa, S. S. (2024). Hubungan Keseimbangan Kehidupan Kerja dan Pengaturan Kerja Fleksibel Pada Ibu Bekerja di Perusahaan X memiliki kehidupan di luar pekerjaan yang harus diperhatikan seperti keluarga , komunitas. 2(2020), 1–11.

F. Setiawan, A. Azahra, C. Edelseen, P. Anggita, N. F. et al. (2026). KETIMPANGAN GENDER DALAM PASAR TENAGA KERJA : ANALISIS EKONOMI SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP AKSES ,. 8(2), 104–116.

Fradana, A. F., Kumala, C., Alfira, N., & Samudra, U. (2025). Pendidikan Inklusif untuk Kesetaraan Gender : Strategi Pemberdayaan Perempuan Melalui Kurikulum dan Literasi Digital.

Hatta, I. H., Baharuddin, G., & Hilmiyah, N. (2022). Empirical Analysis of Branding Perception on Islamic Banks in Indonesia Access to Success. 23(189), 95–106. https://doi.org/10.47750/QAS/23.189.12

Hidayati, N. (2015). Beban Ganda Perempuan Bekerja ( Antara Domestik dan Publik ). 7.

Judiasih, S. D., & Padjadjaran, U. (2022). IMPLEMENTASI KESETARAAN GENDER DALAM BEBERAPA ASPEK KEHIDUPAN BERMASYARAKAT DI INDONESIA Pasal 28 I ayat ( 2 ) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 ( UUD Tahun biasa disebut jenis kelamin . Padahal , gender dan jenis kelamin adalah hal yang berbeda . Gender bukan laki-laki dan perempuan . Diskriminasi gender ini tentunya menyebabkan munculnya tuntutan dan pembangunan . 4 Perserikatan Bangsa-Bangsa ( PBB ) juga telah mengadakan konvensi sebagai suatu bentuk perjuangan dari kesetaraan gender , yakni dalam Convention on Commite on The Elimination of All Forms of Discrimination Againts Women ( CEDAW ) pada tahun 1979 yang kemudian telah diratifikasi oleh 189 negara 5 , termasuk salah satunya Indonesia . Indonesia meratifikasi konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Terhadap Wanita . Pada tahun 2015 , PBB juga telah membentuk suatu program yakni Sustainable Deveopment Goals ( SDGs ) yang mana tujuan kelima dari progra m tersebut mengenai “ Tercapainya Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan serta. 5, 284–302.

Mayasari, A. D., Dama, M., & Situmorang, L. (2025). MENUJU BIROKRASI INKLUSIF : Implementasi Kebijakan Kesetaraan Gender di Sektor Publik. 2, 157–169.

Prhita Shintiya, Mirna Nur Alia Abdullah, M. R. R. M. (2025). Warisan patriarki: hambatan struktural bagi perempuan di dunia kerja 1,2,3. 4(2), 171–179. https://doi.org/10.55123/sabana.v4i2.5011

Putri, A., Fardani, M., Ignasha, N., Farliana, N., & Chairunnisa, N. A. (2023). PENGARUH GENDER TERHADAP TINGKAT PARTISIPASI ANGKATAN KERJA ( TPAK ) PADA PROVINSI DI INDONESIA TAHUN 2023. 25–33.

Putri Rahmah Nurhakim, Ita Rodiah, H. F. (2023). DISKRIMINASI UPAH TERHADAP PEREMPUAN YANG. 7(1), 16–31.

Rahmayati, T. E. (n.d.). Konflik peran ganda pada wanita karier. 3, 152–165.

Rika Dewi Sartika, Azka Alycia Yahya, Galang Putra Susilo, N. (2025). KESENJANGAN GENDER DALAM DUNIA KERJA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBANGUNAN NASIONAL. 9(3).

Safriyanto, R., Ningsih, F., & Frederick, J. R. (2024). Analisis Budaya Patriarki Terhadap Kesetaraan Gender Perempuan dalam Rumah Tangga. 12(2), 166–174.

Sanita Deselia, H. S. (2024). GENDER DISPARITIES IN TECHNOLOGICAL PROFICIENCY AMONG WOMEN ONLINE WORKERS IN THE DIGITAL ECONOMY ERA. 8(2), 106–121.

Sari, A., Siregar, R. V., Ariza, D., & Purba, B. (2025). Ketidaksetaraan Gender dan Diskriminasi Terhadap Wanita Pada Dunia Kerja dalam Mazhab Ekonomi Feminis dan Hukum Ketenagakerjaan Indonesia. 4(6), 196–211.

Sari, D. P., Nailufar, F., Anwar, K., & Rahmah, M. (2024). FENOMENA INDEKS PEMBANGUNAN GENDER ( IPG ) DAN INDEKS PEMBERDAYAAN GENDER ( IDG ) DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI ANGKATAN KERJA. 7(2015).

Sari, N. R., Gunawan, A., Rahmawati, F., Islam, U., Abdurrahman, N. K. H., & Pekalongan, W. (n.d.). Analisis Ketimpangan Gender terhadap Partisipasi Perempuan di Dunia Kerja. 4(2), 313–321.

Yuliastri, R. M., & Qurochman, A. N. (2024). Tekanan Waktu, Beban Kerja, Dan Stres Kerja Pada Work Life Balance Wanita Karir. 8(2), 619–628.

Downloads

Published

16-05-2026

How to Cite

[1]
E. P. Sabrina, Y. N. Zakkiyah, F. S. Islam, and R. M. Sari, “Determinasi Ketimpangan Partisipasi Tenaga Kerja Perempuan di Indonesia”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 3181–3187, May 2026.

Issue

Section

Articles