Anatomi Pengelolaan Data di Satintelkam Polres Karanganyar: Mengidentifikasi Celah Penyebaran Data dan Dampaknya terhadap Keamanan Konsumen

Authors

  • Antika Puji Setiyaningsih Universitas Slamet Riyadi
  • Dimas Febryyano Hanivan Universitas Slamet Riyadi
  • Ilham Sabilillah Yudatama Universitas Slamet Riyadi
  • Jesika Anatasya Universitas Slamet Riyadi
  • Prifka Cahyani Universitas Slamet Riyadi

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.8631

Keywords:

Tata Kelola Data, Satitelkam, Penyebaran Data, Kebocoran Data, Verifikasi Penerima Data

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi secara mendalam tata kelola data pada Satuan Intelijen dan Keamanan (Satintelkam) Polres Karanganyar dengan fokus pada identifikasi celah keamanan dalam proses distribusi informasi serta implikasinya terhadap perlindungan data masyarakat. Urgensi penelitian ini didasarkan pada meningkatnya risiko kerentanan data pribadi dalam birokrasi pelayanan publik kepolisian. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik wawancara mendalam terhadap enam personel Satintelkam, observasi langsung terhadap prosedur operasional standar, serta telaah dokumen kebijakan internal organisasi. Hasil penelitian mengungkapkan tiga celah krusial dalam sistem tata kelola data. Pertama, belum tersedianya protokol verifikasi formal terhadap identitas dan urgensi pihak penerima data sebelum proses distribusi dilakukan. Kedua, terdapat tumpang tindih wewenang antara fungsi intelijen murni dan fungsi pelayanan publik yang menyebabkan akses data menjadi tidak terotorisasi dengan ketat. Ketiga, sistem pencatatan digital yang ada belum mampu menghasilkan jejak audit (audit trail) yang akurat, sehingga penyebaran data tidak terdokumentasi secara sistematis. Celah-celah keamanan tersebut secara empiris berdampak pada potensi kebocoran informasi pribadi pelapor serta data transaksi sensitif kepada pihak ketiga yang tidak berwenang. Dampak lebih luas mencakup peningkatan risiko pencurian identitas, eksploitasi data untuk praktik ilegal, serta penurunan signifikansi kepercayaan publik terhadap profesionalisme institusi kepolisian. Sebagai solusi strategis, penelitian ini merekomendasikan implementasi sistem otorisasi akses berlapis (multi-level authorization) dan pelaksanaan audit keamanan informasi secara periodik guna memitigasi risiko penyalahgunaan data di masa depan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aqilla, N. P., & Nasution, M. I. P. (2025). Peiran data goveirnancei dalam keiamanan dan privasi data di eira digital. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akadeimik, 2(3).

Bua, I. T., & Idris, N. I. (2024). Analisis keibijakan keiamanan sibeir di Indoneisia: Studi kasus keibocoran data nasional pada tahun 2024. Deiseintralisasi: Jurnal Hukum, Keibijakan Publik, dan Peimeirintahan, 2(2).

Hutapeia, G. T. R. (2023). Peinyatuan sisteim informasi keipolisian yang teirinteigrasi untuk meiwujudkan big data Polri guna peiningkatan kualitas peilayanan publik. Jurnal Ilmu Keipolisian, 17(1). https://www.jurnalptik.id/indeix.php/JIK/articlei/vieiw/380

Muhamad Valeiry, Aranta, B. A., Lawaty, L., & Utama, C. (2025). Peineirapan prinsip keiteirbukaan, keiadilan, dan keipastian hukum dalam tata keilola data publik digital di Indoneisia. J-CEIKI: Jurnal Ceindeikia Ilmiah, 5(1), 3029–3040.

Purnama, I. K. A. (2025). Keiamanan data publik: Strateigi peirlindungan dalam infrastruktur digital peimeirintahan. Jurnal Hukum Mimbar Justitia, 11(1).

Vitaloka, I. D., Deiwi, A. A. S. L., & Suryani, L. P. (2023). Peirtanggungjawaban keipolisian seibagai peinyidik dalam tindak pidana narkotika. Jurnal Konstruksi Hukum, 4(3), 348–353.

Khatri, V., & Brown, C. V. (2010). Deisigning data goveirnancei. Communications of thei ACM, 53(1)

Laudon, K. C., & Laudon, J. P. (2016). Manageimeint Information Systeims: Managing thei Digital Firm (14th eid.).

Solovei, D. J. (2008). Undeirstanding Privacy. Harvard Univeirsity Preiss. Whitman, M. EI., & Mattord, H. J. (2011). Principleis of Information Seicurity (4th eid.).

Schneiieir, B. (2015). Data and Goliath: Thei Hiddein Battleis to Colleict Your Data and Control Your World. W. W. Norton & Company.

Weistin, A. F. (1967). Privacy and Freieidom. Atheineium.

Mayeir, R. C., Davis, J. H., & Schoorman, F. D. (1995). An inteigrativei modeil of organizational trust. Acadeimy of Manageimeint Reivieiw, 20(3)

Parsons, K., McCormac, A., Butavicius, M., Pattinson, M., & Jeirram, C. (2010). Thei human aspeicts of information seicurity queistionnairei. Computeirs & Seicurity, 29(8)

Schultz, EI. EI. (2005). Thei human factor in seicurity. Computeirs & Seicurity, 24(6)

Wang, H., & Wang, S. (2010). A reivieiw of data breiach notification laws. Journal of Information Privacy and Seicurity, 6(3)

Smith, H. J., Dineiv, T., & Xu, H. (2011). Information privacy reiseiarch: An inteirdisciplinary reivieiw. MIS Quarteirly, 35(4)

Culnan, M. J., & Bieis, R. J. (2003). Consumeir privacy: Balancing eiconomic and justicei consideirations. Journal of Social Issueis, 59(2)

Janssein, M., Charalabidis, Y., & Zuideirwijk, A. (2012). Beineifits, adoption barrieirs and myths of opein data and opein goveirnmeint. Information Systeims Manageimeint, 29(4)

Dhillon, G., & Backhousei, J. (2001). Curreint direictions in IS seicurity reiseiarch: Towards socio-organizational peirspeictiveis. Information Systeims Journal, 11(2)

Daweis, S. S. (2010). Steiwardship and useifulneiss: Policy principleis for information-baseid transpareincy. Goveirnmeint Information Quarteirly, 27(4)

Downloads

Published

16-05-2026

How to Cite

[1]
A. P. Setiyaningsih, D. F. Hanivan, I. S. Yudatama, J. Anatasya, and P. Cahyani, “Anatomi Pengelolaan Data di Satintelkam Polres Karanganyar: Mengidentifikasi Celah Penyebaran Data dan Dampaknya terhadap Keamanan Konsumen”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 3152–3159, May 2026.

Issue

Section

Articles