Hubungan Antara Unsafe Action dan Unsafe Condition Dengan Tingkat Kecelakaan Kerja pada Karyawan PT. Tujuh Fondasi Teknologi

Authors

  • Muyasaroh Muyasaroh Universitas Al-Khairiyah
  • Inayatuddiniyah Inayatuddiniyah Universitas Al-Khairiyah
  • Aris Subranta Universitas Al-Khairiyah
  • Ummu Hanisah Universitas Al-Khairiyah

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.8573

Keywords:

Unsafe Action, Unsafe Condition, Tingkat Kecelakaan Kerja

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara unsafe action dan unsafe condition dengan tingkat kecelakaan kerja pada karyawan PT. Tujuh Fondasi Teknologi. Latar belakang penelitian ini didasari tingginya angka insiden kerja yang diduga dipengaruhi oleh perilaku pekerja dan kondisi lingkungan kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pekerja lapangan di PT. Tujuh Fondasi Teknologi dengan jumlah sampel sebanyak 50 responden yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh.Instrumen penelitian berupa kuesioner yang meliputi indikator Unsafe Action, Unsafe Condition, dan tingkat kecelakaan kerja. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu mendistribusikan kuesioner secara online maupun offline kepada karyawan PT. Tujuh Fondasi Teknologi. Teknik analisa data yang digunakan yaitu Regresi linier sederhana. Dari hasil spss uji t parsial untuk variabel unsafe action terhadap tingkat kecelakaan kerja karyawan PT. Tujuh Fondasi Teknologi diperoleh hasil nilai thitung 2,365 > ttabel 1,678 yang menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara Unsafe Action dengan tingkat kecelakaan kerja dan hasil uji t variabel unsafe condition terhadap tingkat kecelakaan kerja pada PT. Tujuh Fondasi Teknologi menunjukkan nilai thitung 6,726 > ttabel 1,678 yang berarti terdapat hubungan signifikan antara Unsafe Condition dengan tingkat kecelakaan kerja, sedangkan berdasarkan Uji F Simultan diperoleh nilai Fhitung 32,886 > Ftabel 3,20 yang menunjukkan bahwa Unsafe Action dan Unsafe Condition secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap tingkat kecelakaan kerja.Dari hasil uji koefisien determinasi untuk penelitian ini diperoleh pengaruh sebesar 51,2%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

Downloads

Download data is not yet available.

References

1. Abigail, S., Hani, S., Karwanto, K., Anisa, F., Aony, K., Lena, S., Ilham, F., Novita, A., Hasibuan, F. A., & Lestari, H. (2023). Metodologi penelitian kuantitatif. Yayasan Kita Menulis.

2. Aminatus, Z., Suprianik, S., Agung, P., & Mustofa, M. (2021). Ekonometrika: Teknik dan aplikasi dengan SPSS. Jember : Mandala Press.

3. Anizar. (2021). Teknik keselamatan dan kesehatan kerja di industri (Edisi kedua).

4. Asholahudin. (2024). Buku ajar metodologi penelitian. CV Green Publisher Indonesia.

5. Djatmiko, R. D. (2016). Keselamatan dan kesehatan kerja. Yogyakarta: Deepublish.

6. Hafni, S. S. (2021). Metodologi penelitian. Penerbit KBM Indonesia.

7. Institut Teknologi Sepuluh Nopember. (2021). Buku panduan K3 ITS 2021. Surabaya: ITS.

8. Khoiri, N. (2021). Statistika konseptual dan aplikatif perspektif manajemen pendidikan. Penerbit SeAP (Southeast Asian Publishing), Semarang.

9. Machali, I. (2021). Metode penelitian kuantitatif: Panduan praktis merencanakan, melaksanakan, dan analisis dalam penelitian kuantitatif.

10. Ramli, S. (2010). Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja OHSAS 18001. Jakarta: Dian Rakyat.

11. Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D (Edisi ke-2; MT Dr.Ir. Sutopo,S.Pd. Ed.). Alfabeta, cv.

12. Zubair, M. K., Rustan, A. S., Amin, R. S. J., Fikri, F., Herdah, H., Buhaerah, B., & Qadaruddin,

13. M. (2020). Pedoman penulisan karya ilmiah (R. Rahmawati, Ed.). IAIN Parepare Nusantara Press.

14. Dara, A. P. (2021). “Hubungan Unsafe Action Dengan Kejadian Kecelakaan Kerja Pada Pekerja Di Workshop Produksi Komponen Aksesoris PT. INKA Multi Solusi Madiun”. Repository STIKes BHM.

15. https://repository.stikes-bhm.ac.id/1218/

16. Dewi, T. (2015). “Pengaruh Lingkungan Kerja Dan Faktor Manusia Terhadap Tingkat Kecelakaan Kerja Karyawan Pada PT. Putri Midai Bangkinang Kabupaten Kampar. https://www.neliti.com/publications/33748/pengaruh-lingkungan-kerja-dan-faktor-manusia-terhadap-tingkat-kecelakaan-kerja-k

17. Effendi, M, & Surya, P. (2022). “Penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja sebagai peran pencegahan kecelakaan kerja di PT. Konsul Perdana Indonesia area Lubuklinggau”. Jurnal Riset Manajemen & Bisnis,1(2). https://jurnal.univbinainsan.ac.id/index.php/jurmek/article/view/1812

18. Handrianus, P. V., Widiarty, R. P., & Anugrah Putra, P. B. A. (2020). “Penerapan skala Likert dikotomi pada kuisioner online”.

19. https://jsi.politala.ac.id/index.php/JSI/article/view/185

20. Hidayat, D. R., & Hijuzaman, O. (2014). “Pengaruh perilaku tidak aman (unsafe action) dan kondisi tidak aman (unsafe condition) terhadap kecelakaan kerja karyawan di lingkungan PT. Freyabadi Indotama”. https://shorturl.at/imdWk

21. Kairupan, F. A., Doda, D. V., & Kairupan, B. R. (2019). Hubungan antara unsafe action dan unsafe condition dengan kecelakaan kerja pada pengendara ojek online dan ojek pangkalan di Kota Manado. KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi, 8(6). Hal 93.

22. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/kesmas/article/view/25419

23. Larasatie, A., Fauziah, M., Dihartawan, D., Herdiansyah, D., & Ernyasih, E. (2022). “Faktor-faktor yang berhubungan dengan tindakan tidak aman (unsafe action) pada pekerja produksi PT. X”. Environmental and Occupational Health and Safety Journal, 3(1). https://jurnal.umj.ac.id/index.php/EOHSJ/article/view/12160

24. Pebriana, A. L. P. (2022). “Gambaran pelaksanaan program observasi stop dan analisis penyebab adanya unsafe action dan unsafe condition di PT. POMI (Paiton Operation and Maintenance Indonesia)”. Repository UNAIR. https://repository.unair.ac.id/132875/

25. Patadungan, A. S., Senduk, B. V. K., Eunike, R., Desyanti, I. M., Ananda, W. S., Kusnadi, F. B., ... & Malik, A. R.(2024). “Penerapan Program Behavior Based Safety dalam Meminimalkan Risiko Kecelakaan Kerja di CV. Putra Sejahtera Abadi, Balikpapan”. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 4(3).

26. https://shorturl.at/vdGEA

27. Priyohadi, N. D., & Achmadiansyah, A. (2021). “Hubungan faktor manajemen K3 dengan tindakan tidak aman (unsafe action) pada pekerja PT. Pelabuhan Penajam Banua Taka”. Jurnal Bisnis dan Humaniora, 2(1). https://jurnal.stiamak.ac.id/index.php/jbh/article/view/51

28. Risana, N. E., Mahmud, N. U., & Nurlinda, A. (2022). Penggunaan Alat Pelindung Diri Dengan Tindakan Tidak Aman Pada Tenaga Medis Selama Pandemi Covid-19 Di Rumah Sakit Haji Kota Makassar. Window of Public Health Journal, 3(3).

29. https://shorturl.at/xZuEe

30. Yudhawan, Y. V., & Dwiyanti, E. (2017). Hubungan Personal Factors Dengan Unsafe Actions Pada Pekerja Pengelasan Di PT DOK Dan Perkapalan Surabaya. Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada, 6(1).

31. https://ojs.widyagamahusada.ac.id/index.php/JIK/article/view/70

Downloads

Published

30-07-2026

How to Cite

[1]
M. Muyasaroh, I. Inayatuddiniyah, A. Subranta, and U. Hanisah, “Hubungan Antara Unsafe Action dan Unsafe Condition Dengan Tingkat Kecelakaan Kerja pada Karyawan PT. Tujuh Fondasi Teknologi”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 20929–20937, Jul. 2026.

Issue

Section

Articles