Pengaruh Risiko ESG terhadap Nilai Perusahaan dalam Perspektif Akuntansi Keberlanjutan
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.8539Keywords:
Risiko ESG, Nilai Perusahaan, ESG Risk Rating, Akuntansi Keberlanjutan, Tobin’s QAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh risiko Environmental, Social, and Governance (ESG) terhadap nilai perusahaan dalam perspektif akuntansi keberlanjutan. Risiko ESG diproksikan menggunakan ESG Risk Rating dari Sustainalytics, sedangkan nilai perusahaan diukur dengan rasio Tobin’s Q. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linear berganda serta memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari laporan perusahaan dan sumber ilmiah. Variabel kontrol yang digunakan meliputi Return on Equity (ROE), Debt Ratio (DR), ukuran perusahaan (SIZE), dan Return on Assets (ROA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko ESG tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa investor masih lebih memprioritaskan informasi keuangan dibandingkan informasi nonkeuangan seperti risiko ESG dalam pengambilan keputusan investasi. Kondisi tersebut diduga disebabkan oleh masih terbatasnya efektivitas regulasi terkait ESG serta rendahnya tingkat pemahaman investor terhadap ESG Risk Rating yang relatif baru. Selain itu, variabel keuangan seperti ROE terbukti memiliki pengaruh yang lebih dominan terhadap nilai perusahaan. Meskipun tidak signifikan secara statistik, hasil penelitian menunjukkan adanya kecenderungan hubungan negatif antara risiko ESG dan nilai perusahaan. Hal ini mengindikasikan bahwa isu keberlanjutan mulai mendapatkan perhatian di pasar modal, meskipun belum menjadi faktor utama. Oleh karena itu, peningkatan kualitas pengungkapan ESG serta penguatan regulasi diharapkan dapat meningkatkan relevansi informasi ESG bagi investor. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa integrasi aspek keberlanjutan dalam praktik akuntansi dan investasi masih berada pada tahap awal perkembangan di Indonesia.
Downloads
References
Almeyda, R., & Darmansya, A. (2019). The Influence of Environmental, Social, and Governance (ESG) Disclosure on Firm Financial Performance. IPTEK Journal of Proceedings Series, 0(5), 278. https://doi.org/10.12962/j23546026.y2019i5.6340
Andrianto. (2026). Buku Referensi: Akuntansi Keberlanjutan Berbasis Digitalisasi. Minhaj Pustaka.
Awanda, D., & Bayangkara, I. (2025). Akuntansi Keberlanjutan dan Pengungkapan ESG pada PT Unilever Indonesia dan PT Pertamina sebagai Perusahaan Pemenang ASRRAT. Journal of Business, Finance, and Economics (JBFE), 6(1), 15–25. https://doi.org/10.32585/jbfe.v6i1.6554
Aydoğmuş, M., Gülay, G., & Ergun, K. (2022). Impact of ESG performance on firm value and profitability. Borsa Istanbul Review, 22, S119–S127. https://doi.org/10.1016/j.bir.2022.11.006
Bayangkara, K., & Wulandari, A. (2025). Analisis ESG Dalam Praktik Akuntansi Keberlanjutan: PT Golden Energy Mines Tbk dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS), 4(2), 4244–4249.
Dyck, B., Walker, K., & Caza, A. (2019). Antecedents of sustainable organizing: A look at the relationship between organizational culture and the triple bottom line. Journal of Cleaner Production, 231, 1235–1247. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2019.05.287
Dzahabiyya, J., Jhoansyah, D., & Danial, R. D. M. (2020). Analisis Nilai Perusahaan Dengan Model Rasio Tobin’s Q. JAD : Jurnal Riset Akuntansi & Keuangan Dewantara, 3(1), 46–55. https://doi.org/10.26533/jad.v3i1.520
Eccles, R. G., & Youmans, T. (2015). Implied Materiality and Material Disclosures of Credit Ratings. SSRN Electronic Journal. https://doi.org/10.2139/ssrn.2592630
Elkington, J. (1998). ACCOUNTING FOR THE TRIPLE BOTTOM LINE. Measuring Business Excellence, 2(3), 18–22. https://doi.org/10.1108/eb025539
Fachrezi, M., Fauziah, S., Iqbal, M., & Firmansyah, A. (2024). ESG RISK DAN NILAI PERUSAHAAN DI INDONESIA . AKUNTANSIKU, 3(2).
Fatemi, A., Glaum, M., & Kaiser, S. (2018). ESG performance and firm value: The moderating role of disclosure. Global Finance Journal, 38, 45–64. https://doi.org/10.1016/j.gfj.2017.03.001
Firmansyah, A., Kharisma, A. N., & Amalia, R. (2023). Apakah Risiko ESG Berkaitan dengan Risiko Perusahaan? ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal, 11(4). https://doi.org/10.22146/abis.v11i4.87641
Firmansyah, A., & Purnama, E. B. D. (2020). Do Derivatives Instruments Ownership Decrease Firm Value in Indonesia? Riset Akuntansi Dan Keuangan Indonesia, 1–9. https://doi.org/10.23917/reaksi.v5i1.9817
Firmansyah, A., Utami, W., Umar, H., & Mulyani, S. D. (2020). The role of derivative instruments on risk relevance from emerging market non-financial companies. Journal of Governance and Regulation, 9(2), 45–63. https://doi.org/10.22495/jgrv9i2art3
Friede, G., Busch, T., & Bassen, A. (2015). ESG and financial performance: aggregated evidence from more than 2000 empirical studies. Journal of Sustainable Finance & Investment, 5(4), 210–233. https://doi.org/10.1080/20430795.2015.1118917
Grewal, J., Hauptmann, C., & Serafeim, G. (2017). Stock Price Synchronicity and Material Sustainability Information. SSRN Electronic Journal. https://doi.org/10.2139/ssrn.2966144
Hani, S. (2015). Teknik Analisa Laporan Keuangan. UMSU Press.
Hartzmark, S. M., & Sussman, A. B. (2019). Do Investors Value Sustainability? A Natural Experiment Examining Ranking and Fund Flows. The Journal of Finance, 74(6), 2789–2837. https://doi.org/10.1111/jofi.12841
Hörisch, J., Freeman, R. E., & Schaltegger, S. (2014). Applying Stakeholder Theory in Sustainability Management. Organization & Environment, 27(4), 328–346. https://doi.org/10.1177/1086026614535786
Husted, B. W. (2005). Risk Management, Real Options, Corporate Social Responsibility. Journal of Business Ethics, 60(2), 175–183. https://doi.org/10.1007/s10551-005-3777-1
Ghozali, I. (2018). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 25. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Jo, H., & Na, H. (2012). Does CSR Reduce Firm Risk? Evidence from Controversial Industry Sectors. Journal of Business Ethics, 110(4), 441–456. https://doi.org/10.1007/s10551-012-1492-2
Jogiyanto. (2010). Teori Portofolio dan Analisis Investasi. BPFE.
Jufrizen, J., Putri, A. M., Sari, M., Radiman, R., & Muslih, M. (2019). Pengaruh Debt Ratio, Long Term Debt to Equity Ratio dan Kepemilikan Institusional Terhadap Return on Asset pada Perusahaan Sub Sektor Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Manajemen Motivasi, 15(1), 7–18. https://doi.org/10.29406/jmm.v15i1.1376
Khan, M., Serafeim, G., & Yoon, A. (2015). Corporate Sustainability: First Evidence on Materiality. SSRN Electronic Journal. https://doi.org/10.2139/ssrn.2575912
Landi, G., & Sciarelli, M. (2019). Towards a more ethical market: the impact of ESG rating on corporate financial performance. Social Responsibility Journal, 15(1), 11–27. https://doi.org/10.1108/SRJ-11-2017-0254
Purba, A., Jayanti, R., Hasriadi, L., & Khairin, F. (2025). Bagaimana Konsep Siklus Akuntansi Berkelanjutan Berbeda dari Praktik Siklus Akuntansi Tradisional dalam Pelaporan Perusahaan Indonesia? Literature Review. KINERJA: Jurnal Ekonomi Dan Manajemen, 22(2), 123–129.
Werastuti, D. (2026). AKUNTANSI KEBERLANJUTAN; AKUNTANSI HIJAU; GOVERNANCE Strategi Keberlanjutan Bisnis. CV. Sketsa Media.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Monica Nuzul Fiyanti, Daiyatul Qoiriyah, Titiek Rachmawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















