Peran Kontribusi Sektor Bawang Merah Terhadap Pendapatan Daerah di Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.8485Keywords:
Bawang Merah, Kontribusi Ekonomi, Nganjuk, Pendapatan Daerah, Pertanian, SukomoroAbstract
Pembangunan ekonomi wilayah tidak dapat dilepaskan dari kontribusi sektor primer, terutama pada daerah yang memiliki keunggulan komparatif dalam komoditas tertentu. Bawang merah merupakan salah satu komoditas hortikultura bernilai strategis yang menjadi tumpuan perekonomian di Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk. Penelitian ini dirancang untuk menelaah dinamika perkembangan produksi bawang merah sekaligus mengukur seberapa besar kontribusinya terhadap penerimaan ekonomi daerah. Pendekatan yang diterapkan bersifat kualitatif dengan desain deskriptif-analitis, di mana seluruh data bersumber dari dokumen resmi institusional, mencakup publikasi Badan Pusat Statistik serta laporan dari instansi pemerintah terkait. Proses analisis dilaksanakan melalui tiga tahapan, yakni analisis deskriptif untuk menggambarkan kondisi faktual, analisis kontribusi untuk mengukur proporsi ekonomi, serta analisis kebijakan untuk mengevaluasi respons regulasi yang berlaku. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa selama periode 2022–2025, volume produksi bawang merah di wilayah kajian menunjukkan tren pertumbuhan yang konsisten, yang dipicu oleh ekspansi areal tanam dan peningkatan efisiensi budidaya. Proporsi kontribusi komoditas ini terhadap PDRB subsektor pertanian berkisar antara 32 hingga 35 persen per tahun, menegaskan posisinya sebagai penggerak utama perekonomian lokal. Lebih jauh, aktivitas agribisnis bawang merah turut memicu efek berganda pada sektor-sektor pendukung, seperti perdagangan hasil pertanian, jaringan distribusi, dan industri berbasis olahan. Di sisi lain, kerentanan terhadap fluktuasi harga pasar dan ketergantungan monokultur menjadi persoalan struktural yang memerlukan perhatian serius. Guna menjamin keberlanjutan ekonomi jangka panjang, kebijakan yang berorientasi pada diversifikasi usaha, mekanisme stabilisasi harga, dan penguatan rantai nilai melalui pengembangan industri hilir perlu diprioritaskan secara terencana.
Downloads
References
Badan Pusat Statistik Kabupaten Nganjuk. (2023). Kabupaten Nganjuk Dalam Angka 2023. BPS Kabupaten Nganjuk. https://nganjukkab.bps.go.id
Badan Pusat Statistik Kabupaten Nganjuk. (2024). Kabupaten Nganjuk Dalam Angka 2024. BPS Kabupaten Nganjuk. https://nganjukkab.bps.go.id
Badan Pusat Statistik Kabupaten Nganjuk. (2025). Kabupaten Nganjuk Dalam Angka 2025. BPS Kabupaten Nganjuk. https://nganjukkab.bps.go.id
Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur. (2024). Provinsi Jawa Timur Dalam Angka 2024. https://jatim.bps.go.id
Blakely, E. J., & Leigh, N. G. (2013). Planning local economic development. Sage. https://books.google.com/books?hl=id&lr=&id=XGOspT2j_WoC&oi=fnd&pg=PR1&dq=Planning+Local+Economic+Development:+Theory+and+Practice.&ots=lIg55hUlBy&sig=aeNvf9BmpQKoFJQr5GSVOQg8akk
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2017). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. Sage publications. https://books.google.com/books?hl=id&lr=&id=335ZDwAAQBAJ&oi=fnd&pg=PT16&dq=Research+Design:+Qualitative,+Quantitative,+and+Mixed+Methods+Approaches&ots=YEzWJLAooN&sig=XjMvX4-klRoPKg11tom0jeIZw4U
Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk. (2023). Data Produksi Hortikultura Kabupaten Nganjuk. Pemerintah Kabupaten Nganjuk.
Fitriya, I. F. I., & Abdurrohman, A. (2025). Analisis Strategi Pemasaran Produk Bawang Merah pada Sektor UMKM di Kabupaten Nganjuk. Journal of Management, Accounting, and Administration, 2(1), 1-8. https://pub.nuris.ac.id/journal/jomaa/article/view/163
Hasan, M. I. (2002). Pokok-pokok materi metodologi penelitian dan aplikasinya. https://scholar.google.com/scholar?cites=11139874793835130675&as_sdt=2005&sciodt=0,5&hl=en
Handayani, T. (2020). Pengolahan Produk Unggulan Daerah Bawang Merah Lokal Di Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk. JURNAL ABDI: Media Pengabdian kepada masyarakat, 5(2), 111-118. https://journal.unesa.ac.id/index.php/abdi/article/view/5921
Herlina, N. (2016). PRODUKSI BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) DENGAN PEMBERIAN TRICHOKOMPOS TERFORMULASI DAN KALIUM DI LAHAN GAMBUT RIMBO PANJANG KABUPATEN KAMPAR, RIAU. Photon: Jurnal Sain dan Kesehatan, 7(01), 57-64. https://ejurnal.umri.ac.id/index.php/photon/article/view/564
Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2022). Outlook Komoditas Bawang Merah. Kementerian Pertanian RI.
Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2023). Statistik Hortikultura Indonesia.
https://hortikultura.pertanian.go.id
Kuncoro, M. (2018). Ekonomi Pembangunan: Teori, Masalah, dan Kebijakan. UPP STIM YKPN.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. Sage Publications.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.
OECD. (2020). Job Creation and Local Economic Development 2020: Rebuilding Better. OECD Publishing. https://www.oecd.org
Porter, M. E. (1998). Clusters and the New Economics of Competition. Harvard Business Review Press.
PUTRI, R. K. (2019). Perilaku Penemuan Informasi Petani Bawang Merah di Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk (Doctoral dissertation, UNIVERSITAS AIRLANGGA). https://repository.unair.ac.id/88466
Susilowati, S., Lidiawan, A. R., & Rahmadi, A. N. (2021). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Bawang Merah Di Desa Putren Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk. Risk: Jurnal Riset Bisnis Dan Ekonomi, 2(2), 159-171. https://ojs.unik-kediri.ac.id/index.php/risk/article/download/2807/2132
Tarigan, R. (2019). Ekonomi Regional: Teori dan Aplikasi. Bumi Aksara.
Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2021). Economic Development. Pearson Education.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Inaya Regita Cahyani, Keysia Jessika Intansari, Eva Hany Fanida, Revienda Anita Fitrie

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















