Ekosentrisme dalam Perspektif Sosial-Ekologis: Sinergi antara Manusia dan Alam
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.8393Keywords:
Ekosentrisme, Perspektif Sosial-Ekologis, Keberlanjutan Lingkungan, Hubungan Manusia Dan Alam, Kesadaran EkologisAbstract
Krisis lingkungan global yang semakin nyata, seperti perubahan iklim, deforestasi, hilangnya keanekaragaman hayati, serta pencemaran air ddan tanah, menunjukkan adanya ketidakseimbangan hubungan antara manusia dan alam. Kondi ini banyak dipengaruhi oleh paradigm antroposentris yang menempatkan manusia sebagai pusat utama dan alam sebagai objek pemanfaatan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji ekosentrisme dalam perspektif sosial-ekologis sebagai pendekatan alternatif dalam membangun hubungan yang lebih harmonis antara manusia dan alam. Metode yang digunakan yaitu penelitian kualitatis melalui studi literatur dengan mengkaji berbagai jurnal, buku dan referensi ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa ekosentrisme memandang manusia sebagai bagian integral dari ekosistem sehingga seluruh komponen alam memiliki nilai intrinsik yang harus dihargai, bukan hanya semata-mata berdasarkan manfaat ekonominya. Dalam perspektif sosial-ekologis, keberlanjutan lingkungan tidak dapat dipisahkan dari sistem sosial, budaya, ekonomi, dan kebijakan yang membentuk prilaku manusia terhadap alam. Sinergi antara manusia dan alam diwujudkan melalui prinsip keseimbangan, tanggung jawab moral, resiliensi sosial-ekologis, serta pemanfaatan kearifan lokal dalam pengelolaan sumber daya alam. Implementasi ekosentrisme dalam kehidupan sosial dapat dilakukan melalui transformasi kesadaran ekologis, integrasi nilai-nilai lingkungan dalam budaya masyarakat, pembangunan ekonomi berkelanjutan, serta partisipasi kolektif dalam pengelolaan lingkungan, dengan demikian ekosentrisme menjadi landasan penting dalam menciptakan sistem kehidupan yang berkelanjutan dan adil secara ekologis bagi generasi sekarang maupun mendatang.
Downloads
References
Assessment, M. E. (2005). Ecosystems and human well-being: wetlands and water. World resources institute.
Berkes, F. (2012) Sacred Ecology. 3rd edn. New York: Routledge.
Berkes, F., & Folke, C. (1998). Linking social and ecological systems for resilience and sustainability. Linking social and ecological systems: management practices and social mechanisms for building resilience, 1(4), 4.
Berkes, F., 2008. Sacred Ecology. 2nd ed. New York: Routledge.
Daly, H. E. (1997). Beyond growth: The economics of sustainable development. Beacon press.
Folke, C., Carpenter, S. R., Walker, B., Scheffer, M., Chapin, T., & Rockström, J. (2010). Resilience thinking: integrating resilience, adaptability and transformability. Ecology and society, 15(4).
Folke, C., Hahn, T., Olsson, P., & Norberg, J. (2005). Adaptive governance of social-ecological systems. Annu. Rev. Environ. Resour., 30, 441-473.
Gadgil, M., Berkes, F., & Folke, C. (1993). Indigenous knowledge for biodiversity conservation. Ambio-Stockholm-, 22, 151-151.
Keraf, A. S. (2010). Etika lingkungan hidup. Penerbit Buku Kompas.
Keraf, A.S. (2002) dalam kajian interaksi manusia dan lingkungan, dikutip dalam: Interaksi manusia dan lingkungan dalam perspektif ekosentrisme (2021)
Naess, A. (2017). The shallow and the deep, long-range ecology movement. A summary. In The ethics of the environment (pp. 115-120). Routledge.
Naess, A., 1973. The shallow and the deep, long‐range ecology movement. Inquiry, 16(1–4), pp.95–100
Sari, M., & Asmendri, A. (2020). Penelitian kepustakaan (library research) dalam penelitian pendidikan IPA. Natural Science: Jurnal penelitian bidang IPA dan pendidikan IPA, 6(1), 41-53.
Folke, C., Polasky, S., Rockström, J., Galaz, V., Westley, F., Lamont, M., Scheffer, M., Österblom, H., Carpenter, S. R., Chapin, F. S., & Seto, K. C. (2021). Our future in the Anthropocene biosphere. Ambio, 50(4), 834–869.
IPBES (Intergovernmental Science-Policy Platform on Biodiversity and Ecosystem Services). (2022). Summary for policymakers of the global assessment report on biodiversity and ecosystem services. IPBES Secretariat.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sania Citra Alfifah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















