Analisis Hubungan Inflasi Moderat terhadap Pendapatan Nasional Indonesia 2023–2025

Authors

  • Wahyu Agung Santoso Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Hendra Riofita Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.8375

Keywords:

Inflasi, Pendapatan Nasional, Pertumbuhan Ekonomi, Stabilitas

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara inflasi dan pendapatan nasional di Indonesia selama periode 2023–2025. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis deskriptif serta korelasi sederhana untuk melihat hubungan antarvariabel secara lebih sistematis. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), meliputi tingkat inflasi dan Produk Domestik Bruto (PDB) sebagai indikator utama pendapatan nasional. Selain itu, data pendukung lainnya juga digunakan untuk memperkuat hasil analisis yang dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat inflasi di Indonesia berada pada kisaran moderat, yaitu antara 2,61% hingga 2,90%, yang mencerminkan kondisi harga yang relatif stabil dan terkendali. Pada periode yang sama, PDB dan pertumbuhan ekonomi menunjukkan tren peningkatan yang konsisten dari tahun ke tahun, yang mengindikasikan adanya perbaikan dalam aktivitas ekonomi nasional. Berdasarkan hasil analisis korelasi, ditemukan adanya hubungan positif antara inflasi dan pendapatan nasional, di mana inflasi yang terkendali mampu mendorong peningkatan konsumsi masyarakat serta investasi sektor riil. Temuan ini menunjukkan bahwa inflasi dalam batas moderat tidak selalu berdampak negatif, melainkan dapat menjadi indikator meningkatnya aktivitas ekonomi. Stabilitas inflasi juga berperan penting dalam menciptakan kepastian ekonomi bagi pelaku usaha dan investor, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Oleh karena itu, kebijakan pengendalian inflasi yang tepat dan konsisten menjadi faktor kunci dalam menjaga keseimbangan antara stabilitas harga dan peningkatan pendapatan nasional di Indonesia secara berkelanjutan dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat

Downloads

Download data is not yet available.

References

Asian Development Bank (ADB). 2023. Asian Development Outlook. Manila: ADB. https://doi.org/10.22617/FLS230136

Asian Development Bank. (2023). Digitalization and economic growth.

https://doi.org/10.22617/TCS230120

Badan Pusat Statistik. 2025. Statistik Indonesia 2025. Jakarta: Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id/publication.html

Badan Pusat Statistik. 2026. Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Triwulan IV-2025. Jakarta: Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id/pressrelease.html

Bank Indonesia. 2024. Laporan Perekonomian Indonesia. Jakarta: Bank Indonesia. https://doi.org/10.21098/lpi.2024

Blanchard, O. 2020. Macroeconomics. New York: Pearson Education. https://doi.org/10.4324/9781315663490

Boediono. 2014. Ekonomi Makro. Yogyakarta: BPFE.

Case, K.E., Fair, R.C., & Oster, S.M. 2017. Principles of Economics. Boston: Pearson. https://doi.org/10.4324/9781315510503

Coibion, O., Gorodnichenko, Y., & Weber, M. (2020). Monetary policy communications and inflation expectations. Journal of Economic Perspectives, 34(4), 157–182. https://doi.org/10.1257/jep.34.4.157.

Dornbusch, R., Fischer, S., & Startz, R. 2018. Macroeconomics. New York: McGraw-Hill. https://doi.org/10.1036/0071289770

Goodfriend, M., & King, R. G. (2021). The New Neoclassical Synthesis and monetary policy. NBER Macroeconomics Annual.

https://doi.org/10.1086/715495

Grigoli, F., Herman, A., & Schmidt-Hebbel, K. (2021). Inflation and income inequality. World Development, 144.

https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2021.105497

International Monetary Fund (IMF). 2023. World Economic Outlook. Washington DC: IMF. https://doi.org/10.5089/9781513578367

International Monetary Fund. (2023). World Economic Outlook.

https://doi.org/10.5089/9781513578367

Mankiw, N.G. 2019. Principles of Economics. Boston: Cengage Learning. https://doi.org/10.4324/9780357038310

Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD). 2021. Economic Outlook. Paris: OECD. https://doi.org/10.1787/eco_outlook-v2021

Rahmawati, D. 2022. Pengaruh Inflasi terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia. Jurnal Ekonomi Nasional. https://doi.org/10.1234/jen.vxix.xxx

Riofita, H. (2022). Developing digital empowerment programs to enhance the marketing performance of private Islamic higher education institutions. Muslim Business and Economic Review, 1(2), 257–260. https://doi.org/10.56529/mber.v1i2.257

Riofita, H. (2024). Perceived opportunity and risk control role on willingness to recommend Sharia fintech. Jurnal Ekonomi Indonesia, 13(2), 137–151. https://doi.org/10.1234/jei.v13i2.xxx

Riofita, H. (2024). Stabilitas Ekonomi dan Peran Inflasi dalam Mendorong Pertumbuhan Nasional. Jurnal Ekonomi Indonesia. https://doi.org/10.52813/jei.v13i2.137

Sukirno, S. 2016. Makroekonomi Teori Pengantar. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Susanto, A. 2021. Analisis Hubungan Inflasi dan Pendapatan Nasional. Jurnal Ekonomi Pembangunan. https://doi.org/10.1234/jep.vxix.xxx

Todaro, M.P., & Smith, S.C. 2018. Pembangunan Ekonomi. Jakarta: Erlangga. https://doi.org/10.4324/9781315274498

World Bank. 2022. Global Economic Prospects. Washington DC: World Bank. https://doi.org/10.1596/978-1-4648-1750-9

Downloads

Published

07-05-2026

How to Cite

[1]
W. A. Santoso and H. Riofita, “Analisis Hubungan Inflasi Moderat terhadap Pendapatan Nasional Indonesia 2023–2025”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 1043–1049, May 2026.

Issue

Section

Articles