Praktik Komunikasi Virtual dalam Komunitas FANDOM K-Pop di Media Sosial Instagram @BLINKINAUNION)
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.8299Keywords:
Komunikasi Virtual, Fandom, Etnografi Komunikasi, Media Sosial, K-PopAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik komunikasi virtual dalam komunitas Fandom K-Pop di media sosial, khususnya pada akun @Blinkinauniuon sebagai representasi komunitas penggemar Blackpink di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi komunikasi virtual yang berfokus pada observasi interaksi digital dalam bentuk postingan, caption, serta komentar. Analisis data dilakukan menggunakan model “SPEAKING” untuk mengidentifikasi pola komunikasi, partisipan, tujuan komunikasi, serta norma yang berkembang dalam komunitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi dalam komunitas Fandom bersifat interaktif, partisipatif, dan terstruktur, di mana anggota komunitas tidak hanya berperan sebagai penerima informasi, tetapi juga sebagai partisipan aktif dalam produksi dan distribusi pesan. Praktik komunikasi yang terjadi mencakup pemberian dukungan terhadap idol, penyebaran informasi, serta mobilisasi partisipasi kolektif melalui aktivitas seperti streaming dan voting. Selain itu, komunikasi juga berperan dalam membentuk norma dan budaya komunitas, seperti loyalitas, solidaritas, serta etika komunikasi yang mengatur interaksi antaranggota. Di sisi lain, komunikasi dalam komunitas Fandom memiliki makna simbolik sebagai sarana pembentukan identitas sosial, di mana individu menegaskan keanggotaannya melalui keterlibatan dalam aktivitas komunikasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunitas Fandom di media sosial merupakan entitas sosial digital yang aktif, terorganisasi, dan memiliki peran penting dalam membentuk dinamika komunikasi serta budaya populer. Namun demikian, praktik komunikasi tersebut juga berpotensi menimbulkan tekanan sosial dan hierarki implisit dalam komunitas.
Downloads
References
Yashfilhaz, “Komunikasi Virtual Fandom K-Pop (Etnografi Virtual Komunitas Fandom Online: Discord Server CoppaMagz),” J. Ris. Komun. Terap., vol. 1, no. 2, pp. 94–108, 2023.
J. Patimoa, S. S. E. Mandaru, and M. Aslam, “Studi etnografi virtual aktivitas dan konten promosi @kupang.foodies di media sosial Instagram,” Deliberatio J. Mhs. Komun., doi: 10.59895/deliberatio.v2i2.48.
S. Permatasari and H. Cyntia, “Aktivitas Cyber PR Humas Ditjen Imigrasi Dalam Publikasi Aplikasi M-Paspor Melalui Media Sosial Instagram,” J. Compr. Sci., pp. 21–35, 2024.
V. Memeru and T. I. Wahidar, “Komunikasi Fandom Boygroup NCT (Neo Culture Technology) Di Pekanbaru Dalam Mempertahankan Solidaritas,” J. KAGANGA, vol. 8, no. 1, pp. 11–20, 2024.
K. Fitria, “Sebuah Kajian Ethnografi Digital Pada Keterlibatan Fandom K-POP Dengan Isu Sosial di Media Sosial,” J. Muara Ilmu Sos. Humaniora, dan Seni, vol. 6, no. 2, pp. 458–469, 2022.
S. Harmaini, A. Anisti, and T. Mutiah, “STRATEGI KOMUNIKASI FANDOM KPOP DALAM MENDUKUNG IDOLNYA: STUDI KASUS AKUN X@ 9900PROJECT,” Triwikrama J. Ilmu Sos., vol. 11, no. 6, pp. 81–90, 2025.
P. A. Harianja, “Speaking Dell Hymes Dalam Talkshow Little Big Shots,” Bahtera J. Pendidik. Bhs. dan Sastra Indones., vol. 13, no. 2, pp. 1–10, 2025.
S. B. Novianti and Wiwik, “Etnografi Komunikasi Komunitas yang Kehilangan Identitas Sosial dan Budaya di Kabupaten Cilacap,” J. Kaji. Komun., vol. 6, no. 1, pp. 64–77, 2018.
D. Prasanti and S. S. Indriani, “Analisis etnograf virtual tentang proses komunikasi kesehatan ibu dan anak dalam WhatsApp Group ‘Tentang Anak,’” Mediat. J. Ilmu Komun., vol. 12, no. 2, pp. 178–188, 2019.
I. Putri and et.al., “Media Sosial Sebagai Media Pergeseran Interaksi Sosial Remaja,” J. Ilmu Komun. Balayudha, vol. 2, no. 2, pp. 42–55, 2022.
S. Q. A. Afa, N. Sugiarta, and N. Lathifah, “Pembentukan Identitas Virtual Shippers K-Pop di Media Sosial: Studi Interaksi Simbolik Mengenai Pembentukan Identitas Virtual Shippers K-Pop ENHYPEN dan AESPA# ddeungromi Pada ‘Komunitas Warga BXG’ di Media Sosial X,” In Search, vol. 24, no. 2, pp. 105–112, 2025.
H. Prasetya, “Virtual Ethnography (Kajian Etnografi Komunikasi pada Media Sosial Facebook di Indonesia),” Wacana, vol. 12, no. 4, pp. 355–371, 2013.
S. Muthmainah and et.al., “Dinamika Komunikasi kelompok fandom ARMY Indonesia dalam melakukan aktivisme digital,” Comdent Commun. Student J., vol. 1, no. 2, pp. 389–405, 2024.
B. S. Zuhri, “Trash Talking Dalam Komunitas Virtual : Studi Kasus Pada Komunitas Marah-Marah Platform X,” J. Ilmu Komun. UHO, vol. 10, no. 1, pp. 188–206, 2025.
R. Irene, A. Cahyaning, C. Siahaan, P. Komunikasi, and U. K. Indonesia, “PERANAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI REMAJA PENGGEMAR KPOP,” vol. 12, no. 1, pp. 65–83, 2022.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ferwindus Rajesh Mahaga, Edison Bonartua Hutapea

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















