Sistem Pakar Diagnosa Awal Penyakit Amyoplasia Menggunakan Metode Backward Chaining Dan Forward Chaining Berbasis Android

Authors

  • Kayla Fadalwa Universitas Pamulang
  • Rengga Herdiansyah Universitas Pamulang

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.8242

Keywords:

Sistem Pakar, Amyoplasia, Forward Chaining, Backward Chaining, Aplikasi Android

Abstract

Amyoplasia merupakan kondisi bawaan langka yang ditandai dengan keterbatasan gerak dan kontraktur sendi sejak lahir, sehingga membutuhkan identifikasi awal yang cepat agar penanganan lanjutan dapat dilakukan lebih tepat. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai gejala amyoplasia serta terbatasnya media deteksi awal yang mudah diakses menjadi salah satu faktor penyebab keterlambatan diagnosis. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem pakar berbasis Android untuk membantu diagnosis awal penyakit amyoplasia dengan menerapkan metode inferensi Forward Chaining dan Backward Chaining. Penelitian menggunakan pendekatan terapan dengan model pengembangan System Development Life Cycle (SDLC) Waterfall yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Data gejala dan aturan diagnosis diperoleh melalui studi pustaka, observasi, serta wawancara dengan tenaga kesehatan tanpa menggunakan data pasien secara langsung. Sistem dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman Java dan Firebase sebagai basis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu memproses gejala yang dipilih pengguna, mencocokkannya dengan basis pengetahuan, dan menghasilkan diagnosis awal secara sistematis. Pengujian black box menunjukkan seluruh fungsi utama aplikasi berjalan sesuai kebutuhan, sedangkan evaluasi user response menunjukkan aplikasi mudah digunakan dan bermanfaat sebagai media informasi awal. Dengan demikian, sistem pakar ini dapat mendukung peningkatan kesadaran masyarakat, memperkuat edukasi kesehatan digital, mengurangi ketergantungan pada informasi tidak valid, serta membantu pengambilan keputusan awal sebelum pemeriksaan medis lanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

N. Hamdi, P. Serianti, and J. Nargaza, “Implementation of Machine Learning in Improving the Accuracy of Android-Based Heart Disease Diagnosis Expert System,” Journal of Informatics and Computer Science, vol. 11, no. 1, 2025.

Latumakulita, L. A., Studi, P., Fmipa, M., Sam, U., Kampus, R. J., & Manado, U. (2021). Sistem Pakar Pendiagnosa Penyakit Anak Menggunakan Certainty Factor (Cf).

J. Torous, J. Linardon, S. B. Goldberg, S. Sun, I. Bell, J. Nicholas, L. Hassan, Y. Hua, A. Milton, And J. Firth, “The Evolving Field Of Digital Mental Health: Current Evidence And Implementation Issues For Smartphone Apps, Generative Artificial Intelligence, And Virtual Reality,” World Psychiatry, Vol. 24, No. 2, 2025.

M. D. Irawan, A. Widarma, Y. H. Siregar, and R. Rudi, “Penerapan Metode Forward-Backward Chaining pada Sistem Pakar Pencegahan dan Pengobatan Penyakit Sapi,” J. Teknol. dan Informasi (JATI), vol. 11, no. 1, pp. 14–25, Mar. 2021, doi: 10.34010/jati.v11i1.3286

A. A. Rangga and K. W. Rato, “Penerapan sistem pakar untuk mendiagnosa penyakit pencernaan dengan metode certainty factor,” Jurnal Penelitian Rumpun Ilmu Teknik, vol. 4, no. 2, pp. 81–92, 2025, doi: 10.55606/juprit.v4i1.4872

A. T. Ayunda, “Perancangan expert system menggunakan teknik backward chaining berbasis web,” Information System Journal, vol. 8, no. 2, pp. 157–166, 2025, doi: 10.24076/infosjournal.2025v8i02.2440

M. Husni dan A. R. Chavia, “Sistem Pakar Diagnosis Penyakit Gigi Karies Dengan Metode Forward Chaining (Studi Kasus: Puskesmas Pamotan, Malang),” Jurnal Dinamika Dotcom, vol. 13, no. 2, Jul. 2022.

G. Agustian, S. P. A. Alkadri, dan Sucipto, “Sistem Pakar Diagnosa Tipe Penyakit Diabetes Melitus Menggunakan Metode Forward Chaining dan Backward Chaining Berbasis Website,” CYBERNETICS, vol. 7, no. 01, pp. 47–54, Mei 2023.

S. Hady, Azlin, dan Y. Rumakat, “Pragnosis Penyakit Ayam Dengan Metode Forward dan Backward Chaining (FBC) Pilar Android,” Jurnal Fokus Elektroda, vol. 8, no. 1, pp. 1–6, 2023.

D. Reizandi dan A. Witanti, “Implementasi sistem pakar diagnosis penyakit gigi dan mulut berbasis web dengan metode hybrid chaining,” Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi (JATISI), vol. 12, no. 3, 2025, doi: 10.35957/jatisi.v12i3.12969.

I. Asnaini, H. Mulyono, dan A. A. Samudra, “Pengembangan Sistem Pakar Mendiagnosa Kerusakan Jaringan Local Area Network (LAN) Dengan Metode Backward Chaining di SMK Negeri 6 Padang,” Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, vol. 10, no. 03, pp. 267–277, Sep. 2025.

Efan, Sasmita, dan D. A. Suhada, “Sistem Pakar Pemilihan Bibit Padi Unggul dengan Metode Forward Chaining,” Journal of Computer System and Informatics (JoSYC), vol. 5, no. 2, pp. 467–476, Feb. 2024.

Sulindawaty dan H. Fahmi, “Analisis Sistem Pakar Dengan Metode Forward Chaining untuk Pengenalan Jenis Kulit Wajah pada Manusia,” JIKOMSI (Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi), vol. 5, no. 2, pp. 90–95, Sep. 2022.

M. F. D. Nirwana, B. Nadhira, S. F. F. Amjad, A. R. M. Putra, dan A. S. Wardhana, “Implementasi Sistem Pakar Berbasis Forward- dan Backward-Chaining untuk Diagnosa Gangguan Proses Filling Tank,” Seminar Nasional Teknologi Energi dan Mineral (SNTEM), vol. 5, pp. 1737–1746, Nov. 2025.

J. F. Malawat dan R. Rachman, “Penerapan Metode Forward Chaining dan Backward Chaining Pada Darah Kewanitaan Berbasis Website,” Jurnal Ilmiah ILKOMINFO: Jurnal Ilmu Komputer dan Informatika, vol. 9, no. 1, pp. 1–8, Jan. 2026.

Downloads

Published

29-05-2026

How to Cite

[1]
K. Fadalwa and R. Herdiansyah, “Sistem Pakar Diagnosa Awal Penyakit Amyoplasia Menggunakan Metode Backward Chaining Dan Forward Chaining Berbasis Android”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 5387–5395, May 2026.

Issue

Section

Articles