Penyuluhan dan Pelatihan Pengendalian Penyakit Busuk Daun (Phytophthora) pada Tanaman Tomat bagi Kelompok Tani Watu Manuk di Kecamatan Nita
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.8228Keywords:
Penyuluhan Pertanian, Pelatihan Petani, Penyakit Phytophthora, Tomat, Pengendalian Penyakit TanamanAbstract
Anggota kelompok tani Watu Manuk dihadapkan pada kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam mengatasi serangan penyakit Phytophthora pada tanaman tomat sehingga dapat memengaruhi produktivitas dan penghasilan ekonomi mereka. Oleh karena itu, penyuluhan dan pelatihan menjadi pendekatan yang efektif untuk membantu petani yang mengalami kendala tersebut. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para petani melalui penyuluhan dan pelatihan pengendalian penyakit Phytophthora pada tanaman tomat di kelompok tani Watu Manuk. Pemahaman dan penerapan teknik pengendalian yang tepat sangat penting untuk menjaga produktivitas dan keberlanjutan pertanian tomat. Metode yang digunakan adalah Demonstrasi Cara (Demcar), yaitu penyuluhan dan pelatihan secara langsung kepada petani di lapangan. Sebanyak 11 anggota kelompok tani Watu Manuk dilibatkan dalam kegiatan penyuluhan dan pelatihan yang mencakup identifikasi gejala penyakit, cara penularan, serta strategi pengendalian yang tepat. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan dan pelatihan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan praktik petani dalam pengendalian penyakit Phytophthora, yang ditunjukkan melalui partisipasi dan kerja sama yang baik antaranggota kelompok tani, serta kemampuan petani dalam menerapkan teknik pengendalian secara mandiri berdasarkan materi yang telah diberikan selama kegiatan berlangsung. Kesimpulannya, kegiatan penyuluhan dan pelatihan sangat diperlukan oleh petani untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam budidaya tomat yang berkelanjutan, efektif, dan adaptif terhadap serangan penyakit.Kata kunci: penyuluhan, pelatihan, Phytophthora, tomat, pengendalian penyakit.
Downloads
References
Aisyah, S., Listiana, I., Effendi, I., & Nurmayasari, I. (2025). Peran penyuluh pertanian dalam meningkatkan minat pemuda di sektor pertanian di Kecamatan Baradatu Kabupaten Way Kanan. Suluh Pembangunan: Journal of Extension and Development, 7(01), 60–68. https://doi.org/10.23960/jsp.Vol7.No01.2025.260
Amalia, S. (2026). Peran penyuluh pertanian dalam pemberdayaan petani muda pada Program YESS (Youth Entrepreneurship and Employment Support Services) di Desa Tatah Pemangkih Laut Kecamatan Kertak Hanyar Kabupaten Banjar. PubBis: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Publik dan Administrasi Bisnis, 10(1), 37–51. https://doi.org/10.35722/jurnalpubbis.v10i1.1457
Badan Pusat Statistik Kabupaten Sikka. (2024). Produksi tomat Kabupaten Sikka tahun 2023–2024. https://ntt.bps.go.id/id/statisticstable/3/ZUhFd1JtZzJWVVpqWTJsV05XTllhVmhRSzFoNFFUMDkjMw==/produksi-tanaman-sayuran-dan-buah-buahan-semusim-menurut-kabupaten-kota-dan-jenis-tanaman---di-provinsi-nusa-tenggara-timur--2021.html
Canton, H. (2021). Food and Agriculture Organization of the United Nations–FAO. In The Europa Directory of International Organizations 2021 (pp. 297–305). Routledge.
Dwinanti, A. W., & Damanhuri, D. (2021). Uji daya hasil calon varietas hibrida tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) pada musim hujan. PLANTROPICA: Journal of Agricultural Science, 6(1), 38–48. https://doi.org/10.21776/ub.jpt.2020.006.1.5
Fry, W. E. (2016). Phytophthora infestans dan epidemi penyakit tanaman.
Gupta, K., & Dubey, S. C. (2022). Phytosanitary standards and international exchange of potato. In Sustainable Management of Potato Pests and Diseases (pp. 25–58). Springer, Singapore.
Lebeda, A., et al. (2019). Penyakit tanaman hortikultura dan pengendaliannya.
Lyra, C. T. (2026). Pengaruh dan karakterisasi formulasi biopestisida dengan penambahan ekstrak pupa maggot BSF (Hermetia illucens) terhadap Phytophthora pada tanaman tomat. https://digilib.unila.ac.id/97778/
Nowicki, M., et al. (2018). Kajian global penyakit busuk daun pada tomat/kentang.
Pretty, J. (2018). Intensification for redesigned and sustainable agricultural systems. Philosophical Transactions of the Royal Society B: Biological Sciences, 363(1491), 447–465.
Savary, S., Willocquet, L., Pethybridge, S. J., Esker, P., McRoberts, N., & Nelson, A. (2019). The global burden of pathogens and pests on major food crops. Nature Ecology & Evolution, 3, 430–439.
Strange, R. N., & Scott, P. R. (2016). Plant disease: a threat to global food security. Annual Review of Phytopathology, 54, 83–104.
Wattimury, M., Taribuka, J., & Siregar, A. (2021). Penggunaan Trichoderma endofitik untuk mengendalikan penyakit busuk buah Phytophthora infestans, pertumbuhan dan hasil tanaman tomat. Jurnal Agrologia, 10(1), 45–53.
Wiwi, E. (2022). Margin pemasaran usaha tani tomat di Kelurahan Baruga Dua Kecamatan Banggae Timur Kabupaten Majene Skripsi, Universitas Sulawesi Barat). https://repository.unsulbar.ac.id/id/eprint/670/
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hildegundis Albinus Lado, Yovita Yasintha Bolly, Mario Malado

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















