Analisis Perencanaan Pembangunan Daerah dalam Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat di Kota Parepare
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.8162Keywords:
Perencanaan Pembangunan Daerah, RPJMD, Kesejahteraan Masyarakat, Kebijakan Publik, Pembangunan InklusifAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas perencanaan pembangunan daerah serta keterkaitannya dengan kesejahteraan masyarakat di Kota Parepare. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-analitis melalui analisis dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan, serta studi dokumentasi dan observasi lapangan. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña serta teknik analisis isi untuk mengidentifikasi pola hubungan antara perencanaan, implementasi, dan capaian pembangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas dokumen RPJMD secara struktural telah memenuhi ketentuan formal, namun masih lemah dalam perumusan indikator kinerja yang terukur serta konsistensi antara tujuan, sasaran, dan program. Proses penyusunan RPJMD telah melibatkan berbagai aktor, tetapi partisipasi masyarakat masih bersifat formal dan belum substantif. Selain itu, ditemukan adanya ketidaksesuaian antara perencanaan dan implementasi akibat keterbatasan sumber daya, dinamika kebijakan, serta lemahnya koordinasi lintas sektor dan kapasitas kelembagaan. Dari sisi outcome, pembangunan daerah menunjukkan tren positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, seperti peningkatan Indeks Pembangunan Manusia dan penurunan tingkat kemiskinan. Namun, manfaat pembangunan belum sepenuhnya merata, terutama dalam akses terhadap peluang ekonomi dan layanan publik. Penelitian ini menegaskan bahwa kualitas perencanaan pembangunan memiliki peran penting, tetapi efektivitasnya sangat bergantung pada kapasitas kelembagaan, konsistensi implementasi, dan partisipasi masyarakat yang bermakna. Temuan ini berkontribusi pada penguatan literatur pembangunan daerah dengan menekankan pentingnya integrasi antara perencanaan, implementasi, dan evaluasi kebijakan berbasis bukti.
Downloads
References
Asian Development Bank. (2022). Asian development outlook 2022. ADB.
Bappenas. (2021). Pedoman penyusunan RPJMD. Kementerian PPN/Bappenas.
Barca, F., McCann, P., & Rodríguez-Pose, A. (2019). The case for regional development intervention: Place-based versus place-neutral approaches. Journal of Regional Science, 59(1), 134–152.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2022). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). Sage Publications.
Etikan, I., & Bala, K. (2017). Sampling and sampling methods. Biometrics & Biostatistics International Journal, 5(6).
Howlett, M., & Mukherjee, I. (2018). Theories of the policy process. Routledge.
Imanina, K. (2024). Penggunaan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis. Jurnal AUDI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Anak.
Krippendorff, K. (2018). Content analysis: An introduction to its methodology (4th ed.). Sage Publications.
Lim, W. M. (2024). What is qualitative research? Australasian Marketing Journal, 33(2).
Lincoln, Y. S., & Denzin, N. K. (2018). The SAGE handbook of qualitative research. Sage Publications.
Malahati, F., Ultavia, A., Jannati, P., Qathrunnada, Q., & Shaleh, S. (2023). Kualitatif: Memahami karakteristik penelitian sebagai metodologi. Jurnal Pendidikan Dasar, 11(2), 341–348.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2018). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.
Nowell, L. S., Norris, J. M., White, D. E., & Moules, N. J. (2017). Thematic analysis: Striving to meet the trustworthiness criteria. International Journal of Qualitative Methods, 16(1).
Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD). (2019). Making decentralisation work: A handbook for policy makers. OECD Publishing.
Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD). (2020). Regional development policy papers. OECD Publishing.
Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD). (2021). Multi-level governance studies. OECD Publishing.
Rodríguez-Pose, A., & Wilkie, C. (2019a). Institutions and the uneven development of regions. Regional Studies, 53(5), 1–12.Rodríguez-Pose, A., & Wilkie, C. (2019b). Strategies of local economic development. World Development, 118, 24–37.
Septiana, N. N., Khoiriyah, Z., & Shaleh, S. (2024). Metode penelitian studi kasus dalam pendekatan kualitatif. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD.
Siregar, A. Y., & Murhayati, S. (2024). Metodologi studi kasus dalam penelitian kualitatif. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(3), 45305–45314.
United Nations. (2021). World public sector report 2021: Rebuilding better after COVID-19. United Nations.
United Nations Development Programme (UNDP). (2022). Human development report 2022: Uncertain times, unsettled lives. UNDP.
United Nations Development Programme (UNDP). (2023). Human development report 2023. UNDP.
World Bank. (2020). World development report 2020: Trading for development in the age of global value chains. World Bank.
World Bank. (2021). Indonesia economic prospects. World Bank.
World Bank. (2023). World development indicators. World Bank.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fitriyani Syukri, Sofyan Sofyan, Rahmad Dani, Pajrin Pajrin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















