Hubungan Self-Esteem dengan Kecenderungan Social Anxiety pada Siswa SMA

Authors

  • Fajar Dwianda Universitas Negeri Padang
  • Frischa Meivilona Yendi Universitas Negeri Padang
  • Ade Herdian Putra Universitas Negeri Padang
  • Zadrian Ardi Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.8154

Keywords:

Remaja SMA, Self-esteem, Kecenderungan Social Anxiety, Implikasi layanan BK

Abstract

Masa remaja merupakan fase transisi krusial yang ditandai dengan berbagai perubahan fisik, emosional, dan sosial, sehingga menuntut kemampuan penyesuaian diri yang baik dari individu. Pada fase ini, remaja sering kali dihadapkan pada tuntutan sosial yang dapat memunculkan berbagai permasalahan psikologis, salah satunya adalah kecemasan sosial (social anxiety). Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara self-esteem dengan kecenderungan social anxiety pada siswa kelas X dan XI di SMA Negeri 1 Ampek Nagari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 200 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen berupa skala Likert yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas, dengan nilai Alpha Cronbach untuk variabel self-esteem sebesar 0,813 dan untuk variabel social anxiety sebesar 0,886, yang menunjukkan bahwa kedua instrumen memiliki tingkat reliabilitas yang baik. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik korelasi Product Moment. Hasil analisis menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar r = -0,140 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,047 (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara self-esteem dengan kecenderungan social anxiety. Artinya, semakin tinggi tingkat self-esteem yang dimiliki siswa, maka semakin rendah kecenderungan mereka mengalami kecemasan sosial. Sebaliknya, rendahnya self-esteem cenderung berkaitan dengan meningkatnya kecemasan sosial. Hasil penelitian ini mengimplikasikan pentingnya peran guru Bimbingan dan Konseling dalam membantu meningkatkan self-esteem siswa sebagai upaya preventif untuk mereduksi kecemasan sosial di lingkungan sekolah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anggawira, A., Kholiza, D. N., & Dewinda, H. R. (2022). Hubungan antara Self Esteem dengan Social Anxiety pada Remaja Berstatus Sosial Ekonomi Rendah. Psyche 165 Journal, 68–73.

Antonietti, C., Camerini, A.-L., & Marciano, L. (2020). The impact of self-esteem, family and peer cohesion on social appearance anxiety in adolescence: examination of the mediating role of coping. International Journal of Adolescence and Youth, 25(1), 1089–1102.

Ayeras, S. R., Bumanlag, J., De Guzman, B. F., Reyes, B. M., Ruiz, A. K., & Villarama, J. (2024). Too anxious to speak: Assessing the impact of social anxiety on high school students’ Self-Esteem, academic performance, and coping strategies. Journal of Interdisciplinary Perspectives, 2(7), 65–75.

Caturtami, C. Y., & Sumaryanti, I. U. (2021). Pengaruh Intensitas Penggunaan Media Sosial Instagram terhadap Tingkat Kecemasan Sosial pada Mahasiswa di Kota Bandung. Prosiding Psikologi, 7(2), 300–304.

Daeli, F. A. (2024). Hubungan Penggunaan Sosial Media Terhadap Kesejahteraan Mental Remaja: Perspektif Siswa Sekolah SMA di Jakarta Barat. Ranah Research: Journal of Multidisciplinary Research and Development, 6(5), 2249–2262.

Heatherton, T. F., & Polivy, J. (1991). Development and validation of a scale for measuring state self-esteem. Journal of Personality and Social Psychology, 60(6), 895.

Izzani, T. A., Octaria, S., & Linda, L. (2024). Perkembangan masa remaja. JISPENDIORA Jurnal Ilmu Sosial Pendidikan Dan Humaniora, 3(2), 259-273.Kamaruddin, I., Tabroni, I., & Azizah, M. (2022). Konsep pengembangan self-esteem pada anak untuk membangun kepercayaan diri sejak dini. Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 6(3), 496–503.

La Greca, A. M., & Lopez, N. (1998). Social anxiety among adolescents: Linkages with peer relations and friendships. Journal of Abnormal Child Psychology, 26(2), 83–94.

Mashudi, T., Hesti, R. M., & Purwandari, E. (2020). Membangun kepercayaan diri remaja melalui pelatihan public speaking guna menghadapi era industri 4.0. Abdi Psikonomi, 78–79.

Mawaddah, N., & Prastya, A. (2023). Upaya peningkatan kesehatan mental remaja melalui stimulasi perkembangan psikososial pada remaja. DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 115–125.

Melawati, A., Indrawati., & Atikah, C. (2023). Kasus Dampak Perundungan Verbal pada Siswa SMAN 2 KS Cilegon. Jurnal Parameter, 35(2), 77-88.

Najah, F. F. L., Nurazizah, Y. S., & Mulyana, A. A. (2021). The effect of social media use intensity on anxiety, depression and stress level during covid-19 pandemic outbreak. International Journal of Nursing and Health Services (IJNHS), 4(5), 522–529.

Najich, M. A., Rahman, D. H., Atmoko, A., Setiyani, O. D., & Elsanadia, O. (2024). The contribution of self-efficacy, self-esteem, social support, and self-concept to social anxiety of high school students in Malang city. ProGCouns: Journal of Professionals in Guidance and Counseling, 5(2), 91–104.

Noviyanthi, C. E. (2025). Gambaran Self-esteem Perempuan Dewasa Muda yang Pernah Mengalami Verbal Abuse dalam Toxic Relationships. Jurnal Sosial Dan Sains (SOSAINS), 5(1).

Pratama, Y. R., & Tjhin, P. (2024). Self-esteem as a risk factor of anxiety in senior high school students. Universa Medicina, 43(1), 69–75.

Rosenberg, M. (1965). Society and the adolescent self-image, Princeton, NJ. Princeton Press. Russell, DW (1996). UCLA Loneliness Scale (Version 3): Reliability, Validity, and Factor Structure. Journal of Personality Assessment, 66(1), 20–40.

RUSLI, F. (2025). Kontribusi Self Efficacy dan Self Esteem terhadap Career Decision Making Mahasiswa Tingkat Akhir Generasi Z di Universitas Hasanuddin= Contribution of Self Efficacy and Self Esteem to Career Decision Making of Generation Z Final Year Students at Hasanuddin University (Doctoral dissertation, Universitas Hasanuddin).

Rusman, A. A., & Nasution, F. (2020). Hubungan Antara Self-Efficacy dan Iklim Kelas dengan Self Regulated Learning Siswa SMK Negeri 2 Medan. AL-IRSYAD, 10(2). Https://doi.org:10.30829/al-irsyad.v10i2.8937

Sahputra, D., Habibah, P., & Fitria, D. (2023). Munculnya Kecemasan Sosial sebagai Masalah Kesehatan Mental pada Pengguna Media Sosial. CARAKA: Indonesia Journal of Communication, 4(1), 17–25.

Setri, F. D., & Nasution, F. Z. (2021). Hubungan Antara Konsep Diri Dengan Harga Diri Pada Mahasiswa Universitas Potensi Utama. Jurnal FPSi, 2(1), 12–22.

Stoic, V. B., & Antika, E. R. (2023). Pengaruh self-compassion terhadap self-esteem pada siswa di SMAN 1 Semarang. Quanta: Jurnal Kajian Bimbingan Dan Konseling Dalam Pendidikan, 7(3), 80–91.

Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Wardhani, A. P. A., & Suharso, P. L. (2022). Program Intervensi Kognitif-Perilaku daam Menurunkan Kecemasan Sosial Di Lingkungan Akademik Pada Siswa Sekolah Menengah Atas. INQUIRY: Jurnal Ilmiah Psikologi, 13(01).

Yendi, F. M., Syukur, Y., & Rafsyam, Y. (2015). Self-Esteem Dan Pelayanan Bimbingan Dan Konseling yang Dibutuhkan Siswa Kelas Akselerasi. Konselor, 4(4), 191. https://doi.org/10.24036/02015446471-0-00

Downloads

Published

24-04-2026

How to Cite

[1]
F. Dwianda, F. M. Yendi, A. H. Putra, and Z. Ardi, “Hubungan Self-Esteem dengan Kecenderungan Social Anxiety pada Siswa SMA”, RIGGS, vol. 5, no. 1, pp. 14548–14555, Apr. 2026.